Banyaklah Konsumsi Jeruk, Karena Bisa Kurangi Risiko Stroke

Gulalives.com, SEMARANG –Ladies, ini tentu menjadi kabar baik bagi pecinta jeruk dan penderita tekanan darah tinggi. Pasalnya, mengonsumsi buah jeruk kini dikaitkaan dengan penurunan risiko stroke. Efek ini terkait dengan kandungan phytonutrient pada jeruk yang disebut hesperidin, yang mampu meningkatkan aliran darah ke seluruh tubuh, termasuk ke otak.

Dilansir Gulalives.com dari laman Dailymail, Senin (14/3/2016), riset terbaru menunjukkan, mengonsumsi buah jeruk secara rutin dapat membantu mengurangi risiko stroke. Untuk studi ini, peneliti memusatkan perhatian pada senyawa yang disebutflavanone, yang terdapat dalam buah jeruk.

Begini Lho Cara Merawat Rambut agar Cepat Panjang_jerukDengan menggunakan mesin yang dikenal sebagai fluxometer doppler, para ilmuwan dapat mengukur aliran darah melalui kulit dengan menggunakan sinar laser. Jika seseoranng dihubungkan ke mesin ini dan diberi larutan yang mengandung jumlah hesperidin dari dua cangkir jus jeruk, akan terlihat tekanan darah menurun dan aliran darah secara keseluruhan meningkat.

Para wanita partisipan dibagi ke dalam dua kelompok, kelompok pertama yang meminum cairan dengan kandungan phytonutrient jeruk murni. Sedangkan, kelompok lain mengonsumsi minuman plasebo.

manfaat jeruk lemonKelompok yang mengonsumsi minuman plasebo, suhu tubuhnya semakin dingin. Ini disebabkan karena aliran darah yang menurun, bahkan suhu ujung jari mereka turun hingga hampir 13 derajat celcius selama penelitian. Sementara itu, kelompok wanita yang mengonsumsi minuman jeruk murni, aliran darahnya tetap stabil.

Setelah itu, para peneliti meminta dua kelompok tersebut untuk merendam tangan mereka ke dalam air es, hasilnya mereka yang mengonsumsi jeruk murni 50 persen lebih cepat pulih ketimbang mereka yang mengonsumsi meinuman plasebo rasa jeruk. Ada kemungkinan bahwa flavanone dalam buah jeruk meningkatkan fungsi pembuluh darah atau mengurangi peradangan, yang telah dikaitkan dengan stroke, kata para peneliti.

Jeruk lemon membantu menjaga alpukat berwarna hijau (Foto: Greatlifeandmore)
Jeruk lemon membantu menjaga alpukat berwarna hijau (Foto: Greatlifeandmore)

Cassidy mengatakan, untuk mendapatkan manfaat maksimal dari flavanone, sebaiknya buah-buahan disajikan dalam bentuk jus dan tanpa tambahan gula.

Penelitian ini dipublikasikan secara online pada 23 Februari 2012 dalam journal Stroke, yang risetnya didanai oleh US National Institutes of Health. Flavanones adalah jenis dari flavonoid yang selama dikenal karena kemampuannya dalam menekan kejadian risiko stroke lebih rendah. Selain buah dan sayuran, flavonoid juga banyak ditemukan dalam anggur merah dan coklat gelap. Untuk studi ini, para peneliti berfokus pada enam subkelas dari flavonoid, termasuk flavanone.

Jeruk-obat-tak-enak-badanDalam risetnya peneliti mengevaluasi data dari U.S. Nurses Health Study selama 14 tahun. Penelitian ini melibatkan hampir 70.000 wanita, yang masing-masing melaporkan asupan makanan mereka setiap empat tahun dan termasuk rincian tentang konsumsi buah dan sayuran. Pada akhir penelitian diketahui bahwa ada sekitar 1.803 kasus stroke yang terjadi. Sekitar setengahnya mengalami stroke iskemik (tersumbatnya saluran pembuluh darah).

Peneliti mengatakan, jumlah asupan flavonoid tidak mengurangi risiko stroke, tetapi asupan flavanone dapat mengurangi resiko stroke. Wanita yang mendapatkan asupan flavanone lebih banyak memiliki risiko 19 persen lebih rendah terkena stroke iskemik ketimbang mereka yang mengonsumsinya dalam jumlah sedikit.

Kulit Jeruk
Kulit Jeruk Pengharum Ruangan. Sumber : plus.google.com

Para peneliti menemukan bahwa 95 persen konsumsi flavanone berasal dari buah jeruk dan jus, terutama jeruk orange dan grapefruit. Peserta yang memakan buah atau jus jeruk paling banyak, risiko stroke berkurang sebanyak 10 persen.

Wanita yang mendapat asupan terendah flavanone rata-rata mengonsumsi sekitar 150 miligram flavonoid per hari atau kurang. Sedangkan mereka yang mendapatkan asupan flavanone dalam jumlah banyak mengonsumsi sekitar 470 miligram sehari.

Jeruk lemon membantu menjaga alpukat berwarna hijau (Foto: Greatlifeandmore)
Jeruk lemon membantu menjaga alpukat berwarna hijau (Foto: Greatlifeandmore)

Cassidy mengungkapkan, sepotong buah jeruk mengandung 45 sampai 50 miligram flavanone. Temuan juga menunjukkan bahwa mereka yang menjalankan diet tinggi flavonoid cenderung memiliki gaya hidup yang sehat seperti, jarang merokok, lebih sering berolahraga, makan lebih banyak serat, dan sedikit konsumsi kafein dan alkohol.

Peneliti menegaskan bahwa hubungan antara diet tinggi flavanone dan rendahnya risiko stroke tidak membuktikan hubungan sebab-akibat. Penelitian tambahan diperlukan untuk lebih memahami hubungan antara konsumsi flavanon dan risiko stroke, kata para peneliti. Meskipun studi ini hanya meliputi wanita, Cassidy menduga temuan akan berlaku untuk laki-laki. (DP)

SHARE

Warning: A non-numeric value encountered in /srv/users/serverpilot/apps/gulalivesco/public/wp-content/themes/Newspaper/includes/wp_booster/td_block.php on line 352

LEAVE A REPLY