6 Jenis Vaksinasi yang Harus Dihindari oleh Ibu Hamil

infoimuniasi.com

Gulalives.co – Vaksinasi kehamilan penting dilakukan ibu hamil demi menjaga kesehatan ibu dan janin. Tahukah kamu, bahwa tidak semua vaksinasi kehamila dapat dilakukan? Ada beberapa vaksinasi yang harus dihindari oleh ibu hamil. Vaksinasi ini harus kamu hindari karena berpotensi menulah ke janin dan dapat menyebabkan keguguran, kelahiran prematur, atau cacat lahir.

Selain itu, efek samping dapat terjadi hingga tiga minggu setelah vaksinasi. Jika kamu mengalami efek samping yang parah, segeralah hubungi dokter. Berikut 6 jenis vaksinasi yang harus dihindari oleh ibu hamil.

Vaksinasi yang Harus Dihindari oleh Ibu Hamil

Image result for vaksin ibu hamil
parentalk.id

Measles, Mums, Rubella (MMR)

Untuk mencegah penyakit infeksi demam, gondongan dan campak Jerman, pemberian vaksin MMS dilakukan pada masa anak-anak setelah usia 15 bulan dan pada masa remaja. Bahan vaksin ini terbuat dari virus aktif. Untuk imunisasi ini seorang wanita tidak diperbolehkan untuk hamil, paling tidak tiga bulan setelah diimunisasi.

Varisela

Vaksin ini bermanfaat untuk melindungi tubuh dari cacar air. Paling tidak satu bulan setelah imunisasi, kamu baru diperbolehkan hamil. Vaksin ini juga terbuat dari virus aktif, sehingga harus dihindari oleh ibu hamil.

Hepatitis A

Keamanan vaksin ini belum ditentukan, jadi harus dihindari selama kehamilan. Perempuan yang berisiko tinggi terpapar virus ini harus mendiskusikan risiko dan manfaat dengan dokter.

Polio

Vaksin polio dapat diberikan secara suntik maupun oral. Untuk vaksin oral mengandung bahan virus aktif, sedangkan vaksin suntik mengandung virus yang dilemahkan. Vaksin polio baik oral maupun suntik harus dihindari oleh ibu hamil.

Pneumococcal

Vaksin ini bermanfaat untuk mencegah risiko infeksi yang disebabkan oleh bakteri streptococcus pneumoniae, yaitu penyebab dari penyakit pneumonia, meningitis, dan bacteremia. Keamanan vaksin ini belum dievaluasi. Bila memang akan diberikan kepada wanita yang berisiko terkena penyakit tersebut, sebaiknya dilakukan sebelum hamil.

Vaksin HPV

Vaksin HPV untuk mencegah human papilloma virus (HPV) yang merupakan salah satu infeksi menular seksual yang paling umum terjadi. Sebaiknya kamu melakukan vaksinasi HPV setelah melahirkan agar mendapatkan manfaatnya secara maksimal.

Baca Juga: Curiga Anak Anda Dapat Vaksin Palsu? Begini Cara Mengetahuinya

Jika kamu merencanakan kehamilan, bicaralah dengan dokter tentang vaksin apa pun yang mungkin kamu butuhkan sebelumnya. Semoga bermanfaat.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here