Kamu Pencinta Keju? Ini 8 Jenis Keju Berdasarkan Kegunaannya

0
4 views
finedininglovers.com

Gulalives.co – Kamu salah satu pencinta keju? Penganan yang memiliki cita rasa unik ini memang selalu menggugah nafsu makan, ya? Rasa asin dan gurihnya yang khas membuat keju disukai banyak orang. Dan, tidak sedikit makanan dengan bahan baku utama keju menjadi sangat lezat.

Related image
mamiverse.com

Namun, sebagai pencinta keju, sudahkah kamu tahu apa saja jenis-jenis keju berdasarkan rasa, bahan, dan juga fungsinya? Jadi, kalau kamu ingin mulai belajar memasak makanan berbahan dasar keju, maka kamu wajib tahu jenis-jenis keju berikut ini:

Keju Cheedar

Related image
meistercheese.com

Keju yang satu ini kamu pasti sudah sangat familiar, ya? Keju cheddar memang salah satu jenis keju yang paling populer, termasuk di negeri kita sendiri. Sebab, keju yang berasal dari desa Cheddar di Somerset, Inggris, ini terbuat dari susu sapi, dan termasuk ke dalam jenis keju yang keras.

Jika keju cheddar masih muda, warnanya akan terlihat lebih kuning pucat, dan tidak terlalu keras. Namun, jika usianya sudah semakin tua, maka warnanya pun akan semakin kuning, dan teksturnya semakin keras. Keju ini mengandung lemak sebanyak 48%, dan biasanya keju ini digunakan sebagai bahan dasar utama dalam pembuatan kue atau makanan.

Keju Chevre

Related image
gourmetfoodworld.com

Keju berikut ini berasal dari Perancis, dan terbuat dari susu kambing. Cevre sendiri dalam Bahasa Perancis berarti kambing. Kalau biasanya keju memerlukan fermentasi selama berbulan-bulan bahkan hingga bertahun-tahun, keju chevre hanya cukup difermentasikan selama beberapa hari saja.

Tekstur keju ini sedikit lembap, sedangkan rasanya sedikit asam seperti lemon, dan sedikit ada rasa seperti kapur. Keju ini biasanya digunakan untuk campuran makanan sehari-hari seperti mac and cheese, crumbled salad, dan juga sandwich.

Keju Edam

Related image
oldeuropecheese.com

Bentuknya yang bulat dan dilapisi oleh lilin berwarna merah, membuat keju ini mudah sekali untuk dikenali. Keju edam merupakan keju keras (hard cheese) yang terkenal dari Belanda. Keju ini dinamai Edam karena pertama kali dibuat di daerah Edam, Holland Utara.

Keju ini terbuat dari susu skim (low fat), sehingga kandungan lemaknya tergolong cukup rendah, jika dibandingkan dengan jenis keju lainnya, yakni hanya 28%. Dan, keju ini memiliki rasa yang sangat lembut, cenderung menyerupai kacang.

Baunya juga tidak terlalu menyengat, karena kandungan lemaknya yang rendah. Keju ini sering digunakan untuk membuat kue kering seperti kastengel, nastar, cheese stick, dan lain sebagainya.

Keju Emmental

Related image
descopera.ro

Keju emmental juga biasa disebut dengan keju Swiss. Maka, sudah pasti keju ini berasal dari Swiss, ya? Hahahaha. Ia terbuat dari susu sapi mentah. Dan, diberi nama Emmental karena berasal dari lembah Emme, di Canton Bern.

Sedangkan, keju sejenis yang berasal dari Norwegia, justru dikenal dengan keju Jarlsberg. Keju emmental ini memiliki banyak sekali lubang di dalamnya. Dan, lubang-lubang ini merupakan bekas gelembung gas karbon dioksida yang ditimbulkan oleh bakteri Propionibacterium freudenreichii yang telah mengonsumsi asam laktat.

Keju ini sangat mudah meleleh, Maka, keju ini biasanya digunakan untuk memasak fondue, quiche, roti lapis keju bakar, cheese burger, dan makanan lainnya.

Baca Juga: Konsumsi 7 Makanan dan Minuman ini untuk Mengurangi Kecanduan Rokok

Keju Gouda

Related image
pearlvalleycheese.com

Selain keju edam, Belanda juga punya keju Gouda. Dan, banyak yang bilang kalau keju ini termasuk salah satu keju terlezat di dunia. Sebab, keju Gouda terbuat dari susu sapi dan difermentasikan selama 4 minggu, bahkan hingga satu tahun lamanya. Keju ini biasanya berbentuk bulat dan berwarna kuning, lapisan luarnya dilapisi oleh lilin.

Tekstur dari keju ini sedikit keras, tapi juga renyah. Namun, jika disajikan dalam keadaan panas, keju ini bisa meleleh seperti keju mozzarella. Soal rasa? Jangan ditanya lagi, keju ini punya rasa yang gurih dan creamy di lidah. Biasanya, keju ini digunakan sebagai topping salad dan kaserol.

Keju Mozzarella

Related image
cheesemaking.com

Keju yang satu ini sangat mudah dikenali. Biasanya, makanan atau kue yang menggunakan keju ini, jika dalam keadaan panas, maka kejunya akan meleleh. Sebab, teksturnya lembut, lentur, dan elastis.

Keju Mozzarella berasal dari Italia, dan biasanya terbuat dari susu sapi atau susu kerbau. Teksturnya lembut dan rasanya sangat creamy. Keju ini sangat pas digunakan untuk taburan makanan, seperti pizza, pasta, rice baked, lasagna, macaroni schotel, dan lain sebagainya.

Jadi, kalau kamu menggunakan keju mozzarella, sebaiknya sajikan pengananmu dalam keadaan hangat, ya. Karena jika sudah dingin, maka keju mozzarella akan kembali mengeras.

Keju Parmesan

Related image
cheeselinks.com.au

Keju yang berasal dari Parma, Italia, ini termasuk ke dalam jenis keju padat (hard cheese). Keju parmesan terbuat dari susu sapi, dan berwarna kuning pucat. Biasanya, keju ini dibilang matang dan siap untuk diolah setelah 3 bulan, tapi ada juga yang dibiarkan matang hingga satu tahun lamanya.

Keju Parmesan biasa dijual dalam bentuk bubuk. Dan, biasanya keju ini digunakan sebagai taburan keju pada pasta, spaghetti, pizza, salad, sup, dan juga beberapa kue kering seperti kastengel.

Keju Stilton

Image result for stilton cheese
cheesemaking.com

Keju yang satu ini berasal dari Inggris. Keju Stilton terbuat dari susu sapi yang telah mengalami proses pasteurisasi, yakni proses pemanasan makanan dengan tujuan membunuh bakteri, virus, protozoa, dan sejenisnya.

Keju ini memiliki bentuk silinder tinggi, dan kulitnya berwarna cokelat tebal. Terdapat banyak sekali lubang-lubang kecil pada kulit keju, yakni merupakan bekas tusukan jarum yang berfungsi agar udara di dalam keju dapat keluar.

Ada dua jenis keju stilton, yakni keju stilton muda yang berwarna gading dan teksturnya sedikit rapuh, serta keju stilton tua yang berwarna gelap dan terdapat guratan corak biru yang menonjol.

Mulai sekarang sudah tahu ya jenis keju mana yang akan kamu gunakan sesuai jenis makanan yang akan kamu buat?

LEAVE A REPLY