3 Jenis Depresi yang Mungkin Menyerang Wanita, Pasca Melahirkan

0
3 views
panda.org.au

Gulalives.co – Melahirkan adalah kebahagiaan yang dinantikan oleh para ibu hamil. Namun, di balik kebahagiaan tersebut, nyatanya ada 3 jenis depresi yang mungkin menyerang wanita, pasca melahirkan. Lantas, apa saja depresi yang dimaksud, dan bagaimana cara mengenalinya?

Image result for Postpartum Psychosis Depression
rd.com

Depresi pasca melahirkan adalah salah satu kondisi yang banyak dirasakan wanita setelah proses melahirkan. Banyak hal yang bisa menjadi penyebab terjadinya depresi pasca melahirkan.

Kurang tidur atau istirahat dan masalah hormonal bisa menjadi beberapa alasan penyebab terjadinya hal tersebut. Kondisi depresi pasca melahirkan bahkan bisa dikategorikan sebagai penyakit mental.

Namun, kamu tidak perlu khawatir berlebih, sebab banyak hal yang bisa dilakukan untuk menghindari kondisi depresi pasca melahirkan. Beberapa di antaranya dengan beristirahat yang cukup di sela-sela waktu kosong.

Baca Juga: Menjenguk Teman yang Baru Melahirkan? Jangan Lakukan 6 Hal Ini

Dan, melakukan hal-hal yang menyenangkan seperti membaca buku atau mendengarkan lagu. Kamu bisa juga meminta pasangan untuk melakukan beberapa tugas baru sebagai orangtua.

Komunikasi yang baik dengan pasangan bisa menjadi kunci, agar kamu terhindar dari depresi pasca melahirkan. Jadi, tidak ada salahnya jika kamu mengenal beberapa jenis depresi pasca melahirkan, untuk mempersiapkan diri dengan baik menyambut proses kelahiran. Berikut 3 jenis depresi tersebut:

Baby Blues

Baby blues adalah salah satu jenis depresi yang paling dikenal, dan banyak wanita yang merasakannya pasca melahirkan. Baby blues bisa dialami hingga 80 persen wanita. Gejala baby blues dengan depresi pasca melahirkan yang lain memang mirip.

Namun, baby blues merupakan kondisi yang jauh lebih ringan jika dibandingkan dengan depresi pasca melahirkan lainnya. Baby blues terjadi dalam waktu yang lebih singkat, yakni 2 minggu pertama setelah melahirkan.

Post Partum Major Depression

Post Partum Major Depression merupakan salah satu jenis depresi yang cukup berat dialami oleh wanita pasca melahirkan. Biasanya, kondisi ini terjadi pada 10 persen wanita yang baru melahirkan.

Gejala umum yang dialami hampir sama dengan baby blues, tapi yang membedakan adalah waktu terjadinya depresi. Jika baby blues bisa disembuhkan dalam waktu minimal 2 minggu setelah melahirkan, post partum major depression, cenderung berlangsung lebih lama.

Selain itu, kondisi perubahan suasana hati juga akan lebih buruk jika dibandingkan dengan baby blues. Biasanya, ibu yang mengalami post partum major depression akan menangis sambil mengucapkan kata-kata yang tidak jelas, memiliki perasaan tidak mampu untuk mengurus anak, dan yang paling parah adalah keinginan untuk bunuh diri.

Tidak hanya pada psikologisnya saja, ibu yang mengalami kondisi ini juga akan mengalami perubahan pada fisiknya seperti raut wajah yang lelah, kulit yang lebih kering, dan sensitif terhadap suhu dingin.

Post Partum Psychosis Depression

Terakhir adalah kondisi yang sebenarnya hampir mirip dengan kondisi post partum major depression. Namun, pada post partum psychosis depression, kondisi ibu akan jauh lebih parah, karena pada fase ini ibu memiliki halusinasi. Banyak halusinasi yang dialami, seperti perasaan bisikan yang bisa mencelakakan bayi atau bahkan diri sendiri.

Dan, tidak hanya halusinasi, gejala dari post partum psychosis depression juga ditandai dengan gangguan pikiran yang menyebabkan ibu terlihat kebingungan, cemas, dan bahkan tidak tertarik pada keberadaan anak yang baru dilahirkannya. Perubahan hati yang sangat ekstrem juga akan ditunjukan oleh ibu yang mengalami kondisi ini.

Setelah tahu 3 jenis depresi yang mungkin menyerang wanita pasca melahirkan, kamu dan pasangan harus saling mendukung menjelang persalinan, nantikan buah hati dengan penuh rasa cinta dan kasih.

Related image
parfaitemamancinglante.com

Dengan begini, kamu pasangan bisa melewati masa-masa sulit dengan baik, bahkan tidak perlu merasakan depresi yang menyulitkan ini. Anakmu adalah kebahagiaan dan anugerah yang Tuhan titipkan, jangan lupa jaga dia dengan penuh kasih dan cinta, ya.

LEAVE A REPLY