9 Daun Pembungkus Makanan ini Membuat Cita Rasa Semakin Khas

0
39 views
oomph.co.id

Gulalives.co – Kamu pencinta makanan tradisional Indonesia, pasti sudah tidak kaget lagi melihat penganan yang disajikan dalam bungkus daun, ya? Biasanya, daun yang digunakan untuk membungkus makanan adalah daun pisang. Namun, ternyata ada 8 jenis daun pembungkus makanan lainnya yang digunakan orang-orang Indonesia, dan membuat cita rasa masakannya pun semakin khas. Apa saja? Berikut Gulalives telah merangkumnya untuk kamu:

Daun Pisang

Related image
google.com

Karena mudah didapat dan digunakan untuk membungkus makanan, maka daun pisang menjadi yang paling sering digunakan sebagai daun pembungkus makanan. Daun ini kerap dimanfaatkan untuk membungkus pepes, lontong atau nasi bakar yang akan dimatangkan.

Aroma harum daun pisang, jelas menambah kelezatan makanan. Daun pisang berwarna hijau tua lebih sering digunakan, karena lebih kokoh dan muda ditemukan. Sedangkan daun pisang yang berwarna hijau muda biasa dipakai untuk membungkus kue-kue seperti timpan atau nagasari.

Jenis daun pisang batu paling umum digunakan sebagai pembungkus. Selain memberi aroma, daun pisang batu juga memberikan semburat warna hijau pada makanan yang dibungkus.

Nah, agar daun pisang lentur saat akan dilipat, biasanya ia akan dipanaskan pada bagian permukaan di atas api kecil secara cepat, sembari digerakkan hingga seluruh permukaannya terkena panas.

Daun Bambu

Related image
grid.id

Daun dari pohon bambu juga sering dipakai sebagai daun pembungkus makanan, salah satunya untuk membungkus bacang. Daun direbus lebih dulu agar menjadi layu, dan menghilangkan bulu-bulu halus pada permukaan daun. Karena saat sudah layu, daun akan menjadi lebih lentur dan mudah untuk dilipat.

Daun Jambu Biji

Related image
cookpad.com

Memberi warna hijau alami dan rasa khas pada tapai dari ketan putih, khas daerah Kuningan, Jawa Barat, menjadikan daun satu ini digunakan sebagai daun pembungkus makanan. Biasanya, daun jambu yang dipilih adalah yang sudah tua, dan segera dipakai setelah dipetik untuk memberi warna hijau yang lebih maksimal.

Daun Jati

Related image
diaryhijaber.com

Daun dari pohon jati ini, dulu digunakan sebagai daun pembungkus makanan makanan berkat, lalu diikat dengan tali bambu. Sampai saat ini daun jati juga masih sering digunakan untuk membungkus nasi jamblang khas Cirebon, atau membungkus tempe. Biasanya, yang digunakan adalah daun jati muda, karena lebih lentur dan tidak mudah sobek.

Baca Juga: 100 Makanan Tradisional Khas Indonesia

Daun Kelapa

Image result for makanan yang dibungkus daun Kelapa
id.wikipedia.org

Daun pembungkus makanan satu ini terkenal dengan nama janur. Lembaran daunnya panjang seperti pita, dan berwarna hijau kekuningan. Biasa digunakan untuk membuat ketupat dan membungkus kue clorot. Digunakan daun yang masih muda, karena lebih lentur dan mudah untuk dibentuk.

Daun Mangkok

Image result for makanan yang dibungkus daun Mangkok
idntimes.com

Sesuai namanya, daun ini jelas berbentuk cekung menyerupai mangkuk. Beberapa daerah di Indonesia mempunyai julukan masing-masing untuk daun ini. Orang Sunda biasa menyebutnya daun mamanukan, masyarakat Jawa Timur menyebutnya godong mangkokan, sedangkan di Ambon dan Papua disebut daun papeda.

Beberapa makanan seperti bubur sagu, pepes, dan pecel juga menggunakan daun mangkok sebagai wadahnya. Selain praktis, daun pembungkus makanan ini dikenal ramah lingkungan dan bisa menghilangkan bau amis pada pepes ikan.

Daun Nyangku

Related image
travelingyuk.com

Mungkin, daun nyangku belum begitu familiar seperti daun lainnya, ya? Tapi nyatanya daun pembungkus makanan ini sudah sering dimanfaatkan warga lereng Gunung Slamet, sejak dulu sebelum ada plastik atau kertas, lho.

Karakteristiknya yang lebar memanjang dan mempunyai serat kuat, dianggap ideal. Termasuk pada kuliner khas masyarakat lereng Gunung Slamet yang bernama sego nyangku. Yummy!

Daun Pandan

Related image
scoop.it

Ada dua jenis ukuran daun pandan, besar dan kecil. Sebagai pembungkus, sebaiknya gunakan daun pandan dengan ukuran besar. Karena aromanya yang khas akan lebih menyerap pada makanan yang dibungkus. Contohnya adalah kue lampu-lampu dari Sulawesi. Pernah coba?

Daun Pelepah Jagung

Related image
tokopedia.com

Daun pembungkus makanan yang terakhir adalah pelepah jagung. Ia memiliki serat memanjang yang kuat dan rapat, sehingga dianggap ideal untuk membungkus makanan. Selain itu, ada aroma wangi khas yang muncul saat proses pemasakan. Maka, tak heran jika banyak jajanan manis yang menggunakan daun satu ini. Seperti wajik Bandung, pudak, dan dodol ayas khas Gresik.

Seru-seru ya tampilan makanan khas Indonesia? Bangga, deh!

LEAVE A REPLY