Rio Haryanto tak sabar menantikan balap perdana di Melbourne. Foto: Manor Racing

Gulalives.com, JAKARTA – Berlaga di ajang balap sekelas Formula 1 tentu bukan perkara sepele. Pertama kali berpartisipasi di ajang balap jet darat Formula 1, pebalap asal Indonesia, Rio Haryanto tentu harus mempersiapkan segala sesuatunya dengan baik.

Selama berada di Barcelona mengikuti tes pra musim, Rio mengikuti jadwal sangat ketat. Segala sesuatu yang dilakukan pebalap berusia 23 tahun ini harus melalui pengawasan tim Manor Racing yang menaunginya di ajang balapan jet darat tersebut.

Rio Haryanto akan menggeber MRT05 di balap Formula 1. Foto: Manor Racing
Rio Haryanto akan menggeber MRT05 di balap Formula 1. Foto: Manor Racing

Dikatakan ibunda Rio, Indah Pennywati, putra bungsunya itu jam tujuh pagi sudah berangkat ke sirkuit. “Di situ dia banyak melakukan briefing dengan pihak Manor untuk belajar mengenai mobil yang sudah di-develop (dikembangkan) oleh mereka. Pulangnya jam 11 malam,” kata Indah Pennywati seperti dilansir laman Indosport.

“Makanan Rio juga diatur oleh pihak Manor. Harus makan salad dan nggak boleh makan makanan yang terlalu manis,” kata Indah.

Ibunda Sulit Berkomunikasi dengan Rio

Rio Haryanto dan ibunda, Indah Pennywat,i pendukung setianya.
Rio Haryanto dan ibunda, Indah Pennywat,i pendukung setianya.

Padatnya jadwal yang dijalani Rio selama latihan diakui oleh Indah membuat dirinya tak bisa leluasa sekadar berkomunikasi dengan putranya tersebut.

Indah lebih lanjut mengungkapkan, “Selama saya di Barcelona, saya ketemu Rio selama 10 menitan setiap harinya, yaitu saat makan siang saja. Jadinya, saya tidak bisa nanya banyak sama dia.”

Bahkan, lanjut Indah, hal terus juga berlanjut sekembalinya Indah ke Indonesia. “Saya jika mencoba komunikasi dengan dia (Rio) jarang sekali dibalas,” katanya. “Tapi keadaan Rio selama di sana baik-baik saja meskipun di Barcelona saat ini lagi musim dingin.”

Rio Haryanto harus menjalani sejumlah latihan fisik ketat. Foto: Manor Racing
Rio Haryanto harus menjalani sejumlah latihan fisik ketat. Foto: Manor Racing

Dennis van Rhee, personal trainer Rio, menyebut itu adalah konsekuensi yang harus dijalani Rio.

”Tekanan yang dialami Rio sangat berat,” ucap Van Rhee. “Ada 60 orang mekanik dan engineer hebat yang mempersiapkan mobilnya. Dia harus menjawab kerja keras mereka dengan performa maksimal di atas lintasan,” paparnya.

Latihan Fisik Harus Dijalani Rio untuk Jaga Performa

Rio Haryanto kini tengah bersiap untuk lakukan debutnya di ajang Formula 1 musim ini yang akan berlangsung di sirkuit Melbourne, Australia. Sejumlah latihan fisik dilakukan Rio untuk meraih hasil maksimal.

Formula 1 musim ini akan segera dihelat pada 20 Maret mendatang di sirkuit Albert Park, Melbourne, Australia.

Bukan hal mudah bagi Rio untuk menjalani debutnya. Sejumlah latihan fisik harus ia lakukan agar mampu memberikan hasil terbaik di sirkuit Melbourne nanti.

Rio Haryanto harus menjalani sejumlah latihan fisik ketat. Foto: Manor Racing
Rio Haryanto harus menjalani sejumlah latihan fisik ketat. Foto: Manor Racing

‘Mengemudikan mobil secara kompetitif menuntut fisik yang prima. Seusai lomba, seorang pebalap bisa kehilangan hingga 2 kg bobot badannya. Panas kokpit hingga lebih dari 50 derajat Celsius membuat tubuh cepat dehidrasi,” tulis akun Facebook, Rio Haryanto.

Selain itu, akselerasi dan deselerasi mobil dapat menghasilkan g-force yang mencapai angka 5 g. Artinya, Rio harus menahan beban hingga lima kali lipat berat badannya saat mengemudi. Tidaklah mengherankan mengapa latihan yang penuh disiplin adalah hal yang wajib.

Untuk menjaga kebugarannya, Rio menjalani berbagai latihan fisik seperti lari jarak jauh, angkat beban, atau berenang. Otot-otot leher, tangan, hingga kaki yang kuat dibutuhkan untuk melawan g-force yang fenomenal.

Saat mengemudi dalam kecepatan tinggi, koordinasi mata dan tangan yang baik sangat diperlukan. Asupan nutrisi yang sehat berimbang pun tidak boleh dilupakan Rio.

Rio dan Manager telah tiba di Australia, Ibu Dewi Savitri Wahab sebagai perwakilan Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) di Melbourne telah menyambut kedatangan pebalap Manor Racing asal Indonesia, Rio Haryanto, di Bandara Tullamarine, Melbourne, Australia, Selasa (15/3/2016). Langkah ini sebagai bentuk dukungan terhadap Rio yang akan menjalani balapan perdana Formula (F1) 2016 di Sirkuit Albert Park, Melbourne, 20 Maret. Foto: FB Rio Haryanto
Rio dan Manager telah tiba di Australia, Ibu Dewi Savitri Wahab sebagai perwakilan Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) di Melbourne telah menyambut kedatangan pebalap Manor Racing asal Indonesia, Rio Haryanto, di Bandara Tullamarine, Melbourne, Australia, Selasa (15/3/2016). Langkah ini sebagai bentuk dukungan terhadap Rio yang akan menjalani balapan perdana Formula (F1) 2016 di Sirkuit Albert Park, Melbourne, 20 Maret. Foto: FB Rio Haryanto

Rio saat ini sudah berada di Melbourne bersama manajernya, Piers Hunnisett, serta tim Manor Racing. Pebalap usia 23 tahun ini tak sabar ingin segera menjajal sirkuit di balap perdananya.

“Melbourne akan menjadi momen besar bagi saya, negara saya, keluarga dan fans,” kata Rio Haryanto seperti dilansir redbull.com.

Rio Haryanto tak sabar menantikan balap perdana di Melbourne. Foto: Manor Racing
Rio Haryanto tak sabar menantikan balap perdana di Melbourne. Foto: Manor Racing

Debut Rio Haryanto di Australia pun banyak ditunggu oleh sejumlah pihak, salah satunya dari wartawan senior luar negeri yang fokus di F1, Peter Windsor.

Windsor mengatakan jika melihat perfomance Rio di sesi pramusim, Rio Haryanto cukup menunjukkan hal yang berbeda dibanding rookie lainnya yang juga akan lakukan debutnya di F1 musim ini seperti Pascal Wehrlein, rekan Rio di Manor dan Jolyon Palmer yang membela tim Renault.

“Dia menunjukkan selera yang mengagumkan dan banyak belajar dari kesalahan yang dibuatnya di Spanyol,” puji Windsor.

Semoga Rio Haryanto mampu menjawab harapan juga keraguan sejumlah pihak atas debutnya di Formula 1 dengan hasil cemerlang!  (VW)

 

LEAVE A REPLY