Jatuh Cinta Menyebabkan Berat Badan Naik?


Warning: imagejpeg(): gd-jpeg: JPEG library reports unrecoverable error: Output file write error --- out of disk space? in /srv/users/serverpilot/apps/gulalivesco/public/wp-includes/class-wp-image-editor.php on line 402
Gambar Via: wp.nyu.edu

Gulalives.co – Jatuh cinta sering diterjemahkan sebagai perasaan yang membahagiakan. Walaupun butuh perjuangan, tapi memiliki hubungan sehat dengan perasaan cinta yang terjaga untuk jangka panjang, akan memberikan berbagai manfaat positif bagi kesehatan, baik secara psikologis pun fisik. Pertanyaannya, benarkah jika seseorang jatuh cinta menyebabkan berat badan naik?

Image result for falling in love makes you fat
Gambar Via: express.co.uk

University of North Carolina melakukan penelitian pada lebih dari 8000 orang responden yang mengikuti pengukuran berat, disimpulkan bahwa wanita yang sudah menikah, rata-rata mengalami kenaikan berat badan hampir 12 kg, dalam kurun waktu 5 hingga 6 tahun pernikahannya.

Situasi yang sama pun terjadi pada pria yang sudah menikah, biasanya mereka akan mengalami kenaikan berat badan lebih cepat, di mana terjadi pertambahan hampir 12 kg, menginjak tahun kedua pernikahannya. Dari penelitian ini bisa dibuktikan adanya korelasi kuat antara hubungan romantis dengan meningkatnya kemungkinan obesitas.

Baca Juga: Benarkah Depresi Menjadi Salah Satu Penyebab Wanita Susah Hamil?

Hasil yang sama pun ditemukan dalam penelitian lain yang dilakukan oleh National Institute of Health, di mana pasangan yang baru saja menikah dan kehidupan rumah tangganya bahagia, memiliki kemungkinan dua kali lebih besar untuk mengalami kenaikan berat badan. Sedangkan pasangan yang tidak bahagia dalam hubungannya, justru kerap mengalami penurunan berat badan.

Kesimpulan dari penelitian ini adalah pasangan yang bahagia akan bertambah berat badannya, karena mereka tidak perlu menarik perhatian dari lawan jenis lain, sebab mereka sudah menemukan orang yang menerima lebih kurangnya.

Dan selain mengalami kenaikan berat badan karena bahagia, ternyata penambahan berat badan juga bisa “menular” ke pasangan. Seperti penelitian yang dilakukan oleh New England Journal of Medicine, di mana 37 persen pasangan mengalami kenaikan berat badan, seiring bertambah gemuknya pasangan mereka.

Keadaan ini disebabkan karena pasangan yang telah menikah akan saling beradaptasi dengan kebiasaan masing-masing. Mereka akan terbiasa menghabiskan banyak waktu bersama.

Sedangkan pasangan yang mungkin tidak bahagia dalam hubungan, mereka akan menghindari untuk menghabiskan waktu bersama, sehingga menjadi lebih sulit untuk beradaptasi dengan kebiasaan (makan) masing-masing.

Meskipun tidak bisa menjadi tolak ukur dalam setiap hubungan, tapi setidaknya beberapa penelitian yang diuraikan di atas menunjukkan adanya hubungan antara romantisme, jatuh cinta, dengan peningkatan obesitas. Lantas, apakah korelasi ini bisa kita samaratakan dengan semua orang? Belum tentu. Karena pada akhirnya ada beberapa faktor lain yang bisa menjadi pemicu.

Terlepas dari hasil penelitian tersebut, sangat penting bagi pasangan untuk saling memengaruhi secara positif satu sama lain, melalui kebiasaan makan dan gaya hidup.

Agar bisa menikmati kebersamaan, daripada saling menularkan kebiasaan makan serta pola hidup yang kurang menyehatkan. Maka, kamu bisa mengajak pasangan untuk hidup sehat dengan cara-cara seperti berikut:

Image result for cooking with partner
Gambar Via: goodfood.com.au

Memasak Menu Makanan Sehat

Biasanya, kalau masak bersama, kamu dan pasangan akan lebih selera makan. Aktivitas bersama juga bisa semakin mempererat hubungan kamu dengan pasangan.

Olahraga

Kamu bisa pilih jenis olahraga apa yang paling pas untuk dilakukan bersama pasangan, contohnya lari atau daftar di gym? Joging di car free day, pun kegiatan mengolah fisik lainnya juga bisa kamu jalani bersama suami, ya ‘kan?

Jadi, siap sehat bersama dengan pasangan agar tidak mengalami obesitas?

SHARE

Warning: A non-numeric value encountered in /srv/users/serverpilot/apps/gulalivesco/public/wp-content/themes/Newspaper/includes/wp_booster/td_block.php on line 352

LEAVE A REPLY