Jangan Pernah Lukai Hati Ibumu! Jangan!

0
19 views
blogspot.com

Gulalives.co – Selama ini, apa yang sudah kamu perbuat untuk ibu? Meskipun kamu merasa telah memberikan dan memenuhi segala kebutuhannya, semua itu tetap belum dan bahkan tidak akan pernah cukup untuk membalas perjuangannya melahirkan, sekaligus membesarkan kamu. Sejak ia mengandung, melahirkan, menyusui, serta mendidikmu hingga saat ini, hingga dewasa.

Related image
wowkeren.com

Semua itu membutuhkan perjuangan yang ekstra, bukan? Maka, kamu tidak akan pernah sanggup melakukan hal yang sama untuk ibu. Namun, meski kamu tidak akan mungkin mampu membalas semua kebaikan yang ibu berikan, setidaknya ada yang bisa kamu upayakan, yakni jangan sampai menyusahkan ibumu. Meski banyak sekali di antara kita yang masih sering melukai hati ibu, karena mereka lupa bahwa ibunya adalah sosok yang memiliki jasa terbesar dalam hidupnya.

Satu hal yang jangan sampai kita lupa, yakni jasa ibu kita. Sebab, dengan senantiasa mengingat jasanya, maka akan menimbulkan rasa ingin selalu menghormati ibu, bukan lagi menjadi suatu kewajiban bagi kita, tapi kebahagiaan saat bisa patuh, hormat, sayang, dan terus mencintainya. Tapi hal yang paling penting dari semua adalah jangan sampai kamu termasuk ke dalam orang-orang yang durhaka pada ibu. Sebab, ini sangat dilarang oleh Allah SWT dan Rasul-Nya.

Dalam sebuah hadis Rasulullah bersabda, “Sesungguhnya Allah Ta’ala mengharamkan kalian berbuat durhaka kepada ibu-ibu kalian, mengubur anak perempuan hidup-hidup, menolak kewajiban dan menuntut sesuatu yang bukan menjadi haknya. Allah juga membenci jika kalian menyerbarkan kabar burung (desas-desus), banyak bertanya, dan menyia-nyiakan harta,” (Hadis shahih, riwayat Bukhari, no. 1407; Muslim, no. 593, Al-Maktabah Asy-Syamilah).

Ibnu Hajar juga memberikan penjelasan sebagai berikut, “Dalam hadis ini disebutkan ‘sikap durhaka’ terhadap ibu, karena perbuatan itu lebih mudah dilakukan terhadap seorang ibu. Sebab, ibu adalah wanita yang lemah. Selain itu, hadis ini juga memberi penekanan, bahwa berbuat baik kepada ibu harus lebih didahulukan daripada berbuat baik kepada seorang ayah, baik itu melalui tutur kata yang lembut, atau limpahan cinta kasih yang mendalam,” (Fathul Baari V : 68).

Sementara, Imam Nawawi turut menjelaskan, “Di sini, disebutkan kata ‘durhaka’ terhadap ibu, karena kemuliaan ibu yang melebihi kemuliaan seorang ayah,” (Syarah Muslim XII : 11).

Jadi, jika kita mengaku beriman kepada Allah, maka jangan pernah membiarkan diri kita termasuk ke dalam orang-orang yang durhaka kepada ibu. Sebab, ridha Allah tergantung dari ridha ibumu sendiri. Maka, membahagiakan ibu adalah langkah penting yang harus dilakukan seorang anak. Ibu, ibu, ibu, kemudian ayah. Dan, yang perlu ditekankan di sini adalah mencintai ibu tak lantas membuatmu abai pada ayah, sebab ayah dan ibumu adalah satu kesatuan yang menjadikanmu ada, di dunia ini atas izin Allah.

Image result for fanny bauty dan shireen zaskia
kapanlagi.com

Sekarang, jika kamu masih memiliki orangtua, dekati mereka, peluk tubuhnya, katakan jika kalian menyayangi mereka, seperti dulu mereka mengatakan sayang padamu. Sampaikan maaf dari hati yang terdalam, selagi mereka ada. Namun, untuk kamu yang orangtua sudah tiada, jangan bersedih, kamu bisa membahagiakan orangtua dengan menjadi anak yang soleh dan solehah. Jangan pernah berhenti mengirim doa untuk mereka. Agar kalian bisa kembali bersama; di surga. Aamiin.

LEAVE A REPLY