kumparan.com

Gulalives.co – Banyak wanita yang mengakui jika ketakutan terbesar mereka adalah saat pesona perlahan luntur setelah menikah. Takut suami makin tidak tertarik, hingga melirik ke sosok lain di luar sana. Tapi pernahkah kita berpikir, jika pernikahan yang baik adalah hubungan yang dilandasi dengan perasaan cinta kita pada Allah? Kalau sejak awal pemikiran ini sudah tertanam dengan baik, insya Allah tak akan ada, “Kamu tak menarik lagi,” di antara kamu dan pasangan. Kenapa? Karena kalian mencintai pribadi masing-masing, bukan fisik semata.

Related image
twitter.com

Anggaplah fisik adalah bonus yang tetap bisa kita syukuri dengan saling menjaga dan jatuh cinta di setiap waktunya. Karena pernikahan sejatinya memang ditujukan agar hidup menjadi lebih tentram dan bahagia, bukan mendapatkan ia yang paling tampan pun cantik.

Perhatian dan kasih sayanglah yang akan menghangatkan kebersamaan kalian. Kalau kamu ingin senantiasa merasa disayang suami (tidak terlepas dari fitrah seorang wanita yang senang diperhatikan dan dicintai), ada beberapa hal yang bisa membuat suami jadi lebih perhatian, bahkan menyayangimu dengan penuh syukur.

Meluruskan Niat Pernikahan Untuk Ibadah

Related image
harianamanah.com

Seperti yang sudah disinggung di awal, hal utama yang perlu diingat kembali adalah meluruskan niat kita sebagai istri, yakni membangun pernikahan yang kita jalani semata-mata sebagai kewajiban untuk beribadah kepada Allah SWT, sadar pun tidak, dengan begini hati akan lebih tenang dan senantiasa bahagia tanpa harus menuntut apa pun dari suami, karena Allah akan senantiasa menjaga keharmonisan keluarga yang lurus niatnya hanya untuk mencapai keridhaan dari-Nya.

Mentaati Sekaligus Patuh Terhadap Suami

Related image
wanitaindonesia.co.id

Saat seorang wanita telah dimiliki oleh suaminya, maka segala apa yang dimiliki wanita tersebut menjadi hak suaminya, hingga istri harus dan wajib untuk mentaati apa yang menjadi perintah suami. Ini tak lain karena murkanya seorang suami akan berdampak pula pada murkanya Allah SWT.

Namun, yang perlu dicatat adalah bahwa apa yang diperintahkan oleh suami tidak menyimpang dari ketentuan agama atau tidak dekat dengan kemaksiatan, ya. Jika mengalami hal seperti ini, seorang istri wajib tidak mentaatinya lagi.

Menjaga Harta dan Kehormatan Suami

Related image
bahasa.aquila-style.com

Dalam berumah tangga, seorang istri harus memiliki kemampuan untuk menjaga kehormatan suami di hadapan manusia lainnya. Sebab, segala sesuatu yang terjadi di rumah tangga, cukuplah suami dan istri saja yang tahu. Karena dengan menceritakannya kepada tetangga maupun saudara yang lain, justru akan membuat aib kita tersebar, seperti kita sedang mencoreng wajah kita sendiri.

Sampaikan Kasih Sayang Saat Suami Akan Berangkat Bekerja

Image result for dude harlino dan alyssa soebandono
hello-pet.com

Suami yang bekerja mencari nafkah yang halal merupakan salah satu ibadah yang akan membuat rumah tangga menjadi berkah. Maka, istri harus melepas kepergian suaminya untuk berangkat bekerja dengan penuh kasih dan sayang. Siapkanlah berbagai keperluannya dengan teliti, termasuk sarapan kesukaan dan pakaian yang telah dirapikan. Kemudian antar suami sampai di depan pintu sebelum mencium pipi dan tangannya.

Dengan begitu suami menjadi lebih siap untuk berangkat kerja. Bonusnya? Suami akan makin sayang pada kita. Kita juga bisa memberikan penghargaan saat suami pulang dengan keadaan lelah dari pekerjaannya. Sambut ucapan salamnya dengan penuh kehangatan dan berikan wajah yang penuh senyum ikhlas juga sapaan yang lembut, yang bisa menembus hatinya hingga ia benar-benar merasa jika rumahnya adalah surga.

Menjaga Perasaan Suami

Related image
tribunnews.com

Rumah tangga adalah tempat di mana dua individu yang berbeda belajar untuk saling memahami. Maka, seorang istri harus belajar memahami suami, begitupun sebaliknya. Sampaikan tutur kata yang sopan dan lembut kepada suami. Penampilan pun harus diperhatikan saat berjumpa dengan suami.

Jangan hanya memakai daster dengan dandanan seadanya setiap hari. Salah jika kamu pergi keluar dengan memilih baju terbaik dan dandanan super mewah, tapi di rumah justru seadanya. Kita cantik untuk siapa? Jangan lupa untuk tidak mengumbar kekurangan suami pada siapapun, ya.

Cerdas Dalam Mengatur Rumah Tangga

Related image
tribunnews.com

Rumah menjadi pondasi dasar dalam mengatur kehidupan di luar sana. Rumah memang ibarat perusahaan yang melibatkan berbagai individu seperti suami, istri dan juga anak-anak. Peran seorang istri umumnya adalah mengatur kondisi rumah agar tercipta suasana yang bahagia. Memang banyak pekerjaan kita sebagai istri, mulai dari mencuci, memasak, dan jika sudah memiliki anak, pastinya akan bertambah tugas kita.

Namun, jika dijalani dengan ikhlas, semua tugas tersebut akan berbuah pahala dan keridhaan Allah SWT. Mau? Terlepas apakah istri tersebut bekerja di luar ataupun tidak, fitrah seorang istri di rumah harus bisa memposisikan diri sebagai istri yang terbaik untuk keluarganya, terutama suaminya yang menjadi tauladan, baik bagi anak-anaknya pun kita pribadi.

Selalu Tampak Hebat Sepanjang Waktu

Related image
upstation.id

Apa yang dulu membuat suami jatuh hati pada kita? Kecantikan, sikap keibuan, penyayang, atau mungkin sikap kita yang selalu bersemangat? Nah, kalau kamu sudah tahu, setelah menikah bukan berarti kamu bisa bersikap asal-asalan, ya. Walaupun kamu sudah memiliki suami secara utuh, kamu juga harus bisa membuat suami selalu tertarik.

Berikan pelukan atau kecupan kecil sebelum berangkat kerja, bisa juga dengan komentar ‘nakal’ saat dia pulang kerja yang akan membuat suami makin luluh dengan kamu, mengingat istri memanglah obat dari segala lelah seorang suami.

Jadilah Lebih Tertarik Padanya

Related image
popbela.com

Setelah beberapa tahun menikah dengannya, suami akan selalu mengharapkan seorang istri yang senantiasa tertarik dengannya. Maka itu, kamu gak perlu merasa malu ataupun ragu untuk memberikan perhatian yang lebih, karena bukan tidak mungkin, saat dia merasa kamu kurang perhatian, dia akan mencari perhatian itu dari sosok yang lain. Sekalipun kita sudah bukan remaja, kita tetap harus bisa membuat hubungan pernikahan dan rumah tangga penuh dengan cinta.

Waktu untuk Bersama

Related image
popbela.com

Meskipun kamu dan dia sudah menjadi orang tua, tetap penting untuk bisa mengambil waktu istirahat sesekali dari jadwal sibuk yang ada, untuk merencanakan wisata atau liburan kecil bersama-sama. Hal ini sangat penting, selain bisa membuat kamu jauh lebih santai, bisa juga menjadi pelepas penat, dan sebagai cara untuk mengenang masa-masa dulu, saat kamu dan dia baru saja menikah. Duh, sweet!

Jangan Cerewet

Related image
tribunnews.com

Salah satu hal yang paling benci oleh seorang suami dari istri adalah kebiasaan ngomel. Memang banyak penyebab istri menjadi cerewet, sebagian besarnya adalah kesalahan suami. Namun, sebaiknya kamu bisa belajar untuk tidak memberi beban pada suami dengan segala jenis tuntutan hanya demi kesenangan pribadi. Sebaliknya, seorang istri harus dapat lebih memahami dan mendukung suami. Hargai berbagai hal yang telah suami lakukan untuk kita. Karena bukan hanya wanita yang ingin dimengerti, tapi pria juga.

Bersyukur

Related image
kapanlagi.com

Seorang istri yang senantiasa menunjukkan syukur dan keceriaan adalah ‘rumah’ yang paling nyaman untuk suami. Karena dari rasa syukur dan keceriaan itulah akan terpancar dan mengalir energi yang positif untuk suami, anak dan seisi rumah.

Menjaga Kehormatan Diri Sebagai Seorang Wanita

Related image
kapanlagi.com

Terjaga atau tidaknya kehormatan seorang wanita menjadi hal mendasar yang menentukan pandangan, anggapan, kepedulian dan kasih sayang seorang suami terhadap istri. Karena dengan kita menjaga kehormatan pribadi, sama saja dengan menjaga kehormatan keluarga.

Menjaga Kesetiaan

Related image
kumparan.com

Kesetiaan adalah harga mati yang harus dijaga oleh seorang istri. Islam secara jelas mengatur hal ini, “Seorang istri tidak boleh berhubungan atau berkomunikasi dengan laki-laki lain kecuali seizin suaminya dan dilakukan dengan tujuan, waktu dan tempat yang tepat, misalnya ditemani oleh suami atau keluarga.”

Sabar

Related image
winnetnews.com

Kesabaran seorang istri dalam melayani dan menghadapi suaminya sangat penting untuk diterapkan dalam mengarungi biduk rumah tangga. Ini akan menjadi suatu hal yang sangat diidam-idamkan para suami. Siapa yang tidak bahagia jika memiliki istri yang penyabar?

Memberikan Penghargaan

Related image
wahanariau.com

Suami adalah imam dalam keluarga yang wajib memberikan nafkah secara lahir dan batin. Meski ini bukan hal yang mudah untuk dilakukan, maka apresiasi atau penghargaan sangat penting untuk diberikan atas usaha atau pekerjaan sekecil apa pun yang telah dilakukan oleh suami untuk menafkahi kita, baik secara lahir maupun batin.

Penghargaan yang kita tunjukkan pada suami akan membuatnya jadi lebih bersemangat dan merasa jerih payahnya sangat bermanfaat untuk rumah tangga, sehingga akan menambah kasih sayangnya pada kita.

Selalu Terbuka dan Transparan

Related image
gulalives.co

Suami adalah cerminan bagi seorang istri, begitupun sebaliknya. Maka, sebagai seorang istri kita diwajibkan untuk selalu terbuka pada suami mengenai hal apa pun. Selain menghindari dosa, hal ini juga sangat efektif untuk menanamkan juga menumbuhkan rasa percaya suami pada kita.

Karena, semakin banyak rahasia dalam sebuah rumah tangga, akan semakin sedikit pula rasa kepercayaan, bahkan mungkin yang ada hanya kecurigaan, dan bukan tidak mungkin akhirnya menjadi pemicu konflik antara kalian berdua.

Tidak Membanding-bandingkan Suami dengan Orang Lain

Image result for teuku wisnu shireen
breakingnews.co.id

Manusia adalah makhluk yang dikaruniai keunikan tersendiri, baik dalam hal fisik, psikis pun sosilnya. Jadi, setiap manusia pasti memiliki jalan hidupnya masing-masing dengan kondisi yang akan terus berputar seperti roda, terkadang kita di atas dan bisa saja lain waktu kita di bawah. Maka itu, jangan sekali-kali membandingkan suami kita dengan orang lain yang mungkin lebih berada atau beruntung dari dia.

Misalnya soal keadaan fisik, rezeki, pun perilaku yang sekiranya dapat merendahkan apalagi melukai hati suami kita. Bagaimanapun juga, dia adalah orang yang sudah dengan sepenuh hati mengajak kita jatuh cinta dalam halal, bagaimanapun juga dia adalah pasangan yang insya Allah menemani kita hingga ke surga-Nya yang paling indah.

Selalu Meminta Izin Suami

Related image
dream.co.id

Sebagai manusia pastinya kita membutuhkan sedikit ruang kebebasan untuk bertemu teman atau keluarga, walaupun sudah menjadi seorang istri, tapi setelah kamu sah menjadi istri, maka segala kegiatan kita haruslah atas sepengetahuan dan seizin suami, karena seorang istri yang keluar tanpa izin suami akan mendapat dosa yang pedih di akhirat nanti. Selain itu, dengan meminta izin suami, akan membuat suami merasa dihargai dan dihormati oleh kita.

Membantu Mencarikan Solusi

Related image
okezone.com

Walaupun menafkahi adalah kewajiban suami, bukan berarti kita sebagai istri tak boleh membantu untuk meringankan kebutuhan ekonomi rumah tangga dengan cara sama-sama mencari alternatif, atau membantu melancarkan usaha suami. Jadi, sebagai istri yang baik, kamu pasti bahagia kan saat bisa menjadi solusi di tengah penat dan peliknya masalah suami?

Memberi Nasihat dan Kritik

Related image
brilio.net

Nasihat dan kritik selalu dibutuhkan oleh setiap manusia, termasuk suami kita, karena manusia tidak pernah luput dari kekurangan dan kesalahan, tugas kita adalah mengingatkannya. Tidak salahnya untuk kita memberikan nasihat pun kritik untuk kebaikannya.

Namun, yang perlu diperhatikan adalah cara kita menyampaikan, dan waktu yang tepat untuk mengutarakan nasihat juga kritik tersebut. Jangan sampai nasihat dan kritik yang kita sampaikan justru membuat dia merasa direndahkan dan menyinggung perasaan suami kita.

Maka, sampaikanlah dengan lembut, secara perlahan dan dengan memilih kosa kata yang baik, agar lebih mudah diterima, dan sampaikanlah saat kamu dan dia sedang menikmati waktu santai berdua.

Mudah-mudahan, mulai detik ini hingga seterusnya, kamu akan senantiasa menjadi istri kesayangan suami, ya. Setua apa pun kalian nanti. Aamiin.

LEAVE A REPLY