Inilah Manfaat Telur Buat Bumil

Gulalives.com, JAKARTA – Ada kabar penting nih buat para ibu hamil. Sebuah riset menunjukkan, menyantap telur dan daging yang diiris tipis-tipis akan mengurangi risiko bayi yang masih di dalam rahim terkena tekanan darah tinggi dan masalah kesehatan mental saat telah dewasa nantinya.

Nutrisi bernama kolin, yang ditemukan dalam daging, telur, kacang, dan brokoli, bisa menurunkan risiko anak mengalami penyakit yang berhubungan dengan stres dan kondisi kronis lainnya di kehidupannya kemudian hari.

Menurut pakar, perempuan bisa diberikan tablet kolin dengan cara yang sama ketika asam folat diresepkan untuk menurunkan risiko anak yang dilahirkan dengan cacat seperti spina bifida (cacat bumbung saraf), demikian dilaporkan The Telegraph.

Para peneliti dari Universitas Cornell mempelajari perubahan dalam “penanda epigenetik” – unsur kimia yang menempel pada DNA kita dan mempengaruhi bagaimana genetik kita bekerja – dalam sebuah kelompok terdiri dari 26 perempuan hamil pada trimester ketiga mereka. Penanda epigenetik sangat penting karena menentukan apakah gen seseorang bekerja dengan tepat atau tidak.

Beberapa perempuan kemudian diminta meminum 480 mg kolin tiap hari dalam makanan dan suplemen mereka – jumlah yang sedikit di atas dosis yang direkomendasikan – sementara yang lainnya diberikan 930 mg per hari.

Dosis yang lebih besar meningkatkan kandungan kimia pada DNA ibu, mengubah gen yang mengatur aktivitas hormon.

Gen-gen yang mengatur produksi kortisol, hormon yang sebelumnya terkait dengan risiko gangguan stres dan metabolisme sepanjang hidup, berhasil diturunkan sehingga level di dalam darah bayi, 33 persen lebih rendah.

Prof Eva Pressman, yang memimpin penelitian ini mengatakan ibu-ibu yang mengalami kecemasan dan depresi – kondisi yang naik karena level hormon kortisol – bisa mendapatkan keuntungan dari mengonsumsi kolin sebagai bentuk perlindungan.

“Suatu hari kami kemungkinan meresepkan kolin dengan cara yang sama dengan kami meresepkan folat ke semua perempuan hamil. Ini murah dan secara nyata tidak memiliki efek samping dalam dosis yang disediakan dalam penelitian ini,” ujar Pressman. (VW)

LEAVE A REPLY