Inilah 8 Motor Masa Depan dengan Desain yang Futuristik

Light Cycle (foto: cariberita.blogspot.com)

Gulalives.com, JAKARTA –  Memang di dunia ini perkembangan teknologi dan inovasi pada semua halnya berlangsung begitu cepat. Kebutuhan dasar manusia yang menginginkan semua hal agar  lebih praktis dan lebih mudah untuk dijalani nampaknya membuat berbagai macam alat yang baru telah diciptakan. Salah satunya adalah pada bidang transportasi atau otomotif ini.

Nah, bagaimana kira-kira motor masa depan yang akan tercipta? Gambaran tentang motor masa depan ini mungkin akan sangat mengejutkan, terdapat banyak inovasi dan desain menggila dengan fitur aneh dalam motor-motor tersebut. Gulalives.com merangkumnya dalam daftar 8 motor masa depan dengan desain paling keren dari berbagai sumber.

 

Feline One

Feline One, motor masa depan yang futuristik (foto: tenagakuda.com)
Feline One, motor masa depan yang futuristik (foto: tenagakuda.com)

Test rider sekaligus jurnalis asal Perancis yakni Yacauba Galle mencoba peruntungannya dengan menciptakan konsep motor masa depan yang futuristik. Memiliki nama Feline One, motor konsep masa depan yang futuristik ini berada pada naungan bendera Feline Motorcycles yang memiliki lambang kebanggaan Harimau Kumbang atau Panther yang sedang melompat.

Rencananya Feline One ini bakal di produksi di tahun 2016 ini dengan jumlah yang terbatas yakni 50 unit saja. Lalu untuk harganya diestimasikan memiliki banderol harga yang sangat fantastis yakni US$ 280.000 atau sekitar Rp. 3.6 Milyar. Wow, harga yang sangat fantastis bukan! Dengan harga yang yang sama seperti harga supercar kencang dan canggih saat ini maka motor ini akan memberikan visi dan kualitas yang baru serta lebih baik dari sebuah sepeda motor konvensional.

Perlu diketahui motor ini memiliki mesin berkapasitas 801 cc dengan konfiogurasi 3 silinder yang nampaknya segaris dapat memberikan tenaga maksimal mencapai 170 Hp. Tenaga tersebut di salurkan melalui transmisi manual 6 percepatan. Kualitas material mesin dan bodinya pun sangat baik. Mulai dari penggunaan serat fiber hingga titanium yang dapat menunjang performa motor masa depan ini.

 

Kawasaki J 3 Wheeler EV Concept

Kawasaki J 3 Wheeler EV Concept, tampilan motor ini terlihat sangat ganas dan garang (foto: iotomotif.com)
Kawasaki J 3 Wheeler EV Concept, tampilan motor ini terlihat sangat ganas dan garang (foto: iotomotif.com)

Hadir dengan desain yang ekstrem, bahkan jika melihatnya sekilas saja pasti Anda akan berpikir kalau motor ini terinspirasi dari Film Tron.Motor konsep terbaru Kawasaki ini juga memiliki  nama yang cukup singkat, yakni ‘J’. Hadir dengan garis-garis tajam dengan bertumpu pada tiga roda (dua di depan dan satu di belakang) sebagai kakinya membuat tampilan motor ini terlihat sangat ganas dan garang. Selain itu, lekukan-lekukan tajam juga terlihat menyelimuti setiap inci tubuhnya mulai dari facia sampai keburitannya.

Meskipun memiliki tampilan yang garang, namun motor tiga roda Kawasaki ini merupakan motor ramah lingkungan atau motor listrik yang menggunakan tenaga listrik yang diletakkan di tengah motor tepat di tempat mesin biasanya berada.

Kawasaki juga mengklaim bahwa J dirancang khusus untuk pribadi yang berani yang menginginkan sebuah motor yang bisa disesuaikan dengan jenis perjalanan yang dibutuhkan.

Motor ini juga dibekali dengan beberapa pilihan atau mode berkendara, yakni Comfort Mode yang dapat Anda gunakan untuk berkendara santai di perkotaan, dan Sport Mode yang memungkinkan Anda untuk memacu motor ini untuk mendapatkan sensasi berkendara ala motor sport.

Sayangnya pihak Kawasaki masih belum mau membeberkan secara detail spesifkasi dari motor konsep terbarunya ini termasuk berapa tenaga dan kecepatan puncak yang mampu dihasilkan oleh motor listrik ekstrimnya ini.

 

Yamaha PES1

Yamaha PES1, sumber tenaganya adalah listik (foto: anangcozz.com)
Yamaha PES1, sumber tenaganya adalah listik (foto: anangcozz.com)

Bentuknya sport bike yang ukurannya tidak terlalu besar, meski mirip motor konvensional, motor ini berbeda dengan sportbike lainnya! Tentunya karena sumber tenaganya adalah listik. Yamaha mengaku ingin menciptakan kenikmatan berkendara di atas motor listik layaknya berkendara motor konvensional. Jadi jangan heran bila bentuknya masih mirip sepeda motor sport kebanyakan.

Suspensi depannya up side down, suspensi belakang mono shock di bawah mesin dan pengereman disk brake di kedua roda. Buntutnya kecil dan tipis sedang tangkinya dihiasi rongga di tengahnya. Kan enggak perlu pakai bahan bakar lagi, tangkinya boleh dong dilubangi.

Power unitnya menggunakan Yamaha Smart Power Module yang letaknya menjadi satu dengan rangka tipe monocoque-nya. Motor listriknya tipe DC brushless. Baterai Lithium-ion-nya dapat dilepas untuk mempermudah proses charger.

Sedang transmisinya bisa dipilih mau manual atau automatik. Yamaha juga menyiapkan panel indikator yang dapat terintegrasi dengan smart phone.

 

Honda Oree Electric Motorcycle Concept

Honda Oree (foto: motorcycle-usa.com)
Honda Oree (foto: motorcycle-usa.com)

Motor listrik ini merupakan hasil karya mahasiswa Jerman, Nike Albertus dan Andre Look. Motor listrik sport ini memiliki tenaga 90 hp, torsi 125 lb/ft dan kecepatan maksimum 190 km/jam.

 

Harley Davidson konsep 2020

Harley Davidson konsep 2020 (foto: monster-bego.blogspot.com)
Harley Davidson konsep 2020 (foto: monster-bego.blogspot.com)

Desainer Miguel Cotto, Harley Davidson konsep terlihat seperti itu datang langsung dari sci-fi. Konsep futuristik adalah tanggal untuk tahun 2020, dan memiliki mesin 883cc untuk kekuasaan dan deru akrab Harley. Lalu ada desain ramping, roda hubless dan tampilan keseluruhan, semua indikator untuk sepeda motor masa depan.

 

The MoonRider

The MoonRider (foto: monste-bego.blogspot.com)
The MoonRider (foto: monste-bego.blogspot.com)

Motor konsep MoonRider didesain oleh Marko bukan hanya hybrid dalam hal mesin, tetapi juga ketika datang untuk operasi. Konsep ini mengintegrasikan sepeda motor nol-emisi listrik dan pesawat jet bermesin bertenaga ke dalam tubuh ultra-ringan yang dapat didorong atau diterbangkan didalam perkotaan.

Fitur kontrol elektronik pada MoonRider menyeimbangkan kendaraan ketika sedang didorong. Dengan konstruksi roda dua berbasis, masing-masing-roda tandem depan digerakkan oleh motor listriknya sendiri. Baterai listrik yang dijus-up oleh panel surya termasuk dalam bagian depan kendaraan.

Energi untuk terbang berasal dari mesin jet plasma yang kuat, yang akan menjadi pengganti untuk mesin turbo jet. Untuk membuat penerbangan memungkinkan, desainer bertujuan untuk mengembangkan kendaraan dari bahan komposit ringan yang bersama dengan desain aerodinamis akan membantu mesin ini mengambil langit dengan cara yang efisien

 

Motor Dyke

Motor Dyke (foto: ffffound.com)
Motor Dyke (foto: ffffound.com)

Terinspirasi oleh Multipliers Dyson Air, sepeda motor Dyke bekerja pada prinsip yang sama. Air mengalir melalui silinder berongga perunggu menciptakan sebuah entrainment. Udara ditarik, diperkuat oleh 1000000X, untuk didorong ke atas sepeda (stabilitas) dan ke depan (kecepatan), semua didukung oleh listrik. Desain bergaya dengan odynamic “udara” dalam pikiran – seksi dengan keanggunan provokatif dan ergonomi yang unik.

 

Light Cycle

Light Cycle (foto: cariberita.blogspot.com)
Light Cycle (foto: cariberita.blogspot.com)

Kendaraan-kendaraan yang ditampilkan dalam film Tron Legacy cukup beragam. Satu yang menonjol adalah Light Cycle. Desainnya begitu mengutamakan faktor aerodinamika sehingga komposisi antara jok, roda, dan setang begitu rapat.

Setangnya bahkan benar-benar terletak di kiri-kanan roda, membuat pengendara seakan-akan menggenggam roda dengan posisi bungkuk maksimal. Kalau begini, hambatan angin akan sangat minim dan motor bisa melesat.

Beralih ke ban, ukurannya cukup lebar dan serupa dengan apa yang ada pada Batpod (salah satu motor Batman). Uniknya, ban tersebut bahkan meninggalkan jejak panjang berwarna biru menyala.

Mau yang lebih imajinatif? Tunggangan besar tersebut hanya “tercipta” dari semacam tongkat berisi energi. Desain ini makin jauh saja dari realitas. Bagaimana mewujudkannya di masa depan? Kita tunggu saja. (Rans”)

 

SHARE

Warning: A non-numeric value encountered in /srv/users/serverpilot/apps/gulalivesco/public/wp-content/themes/Newspaper/includes/wp_booster/td_block.php on line 352

LEAVE A REPLY