Ini Penyebab Hasrat ‘Gituan’ Wanita Turun

Ilustrasi pasangan suami istri. (FOto: Thinkstock)
Ilustrasi pasangan suami istri. (FOto: Thinkstock)

Gulalives.com, SEMARANG – Para wanita, selama ini kita memahami bahwa kondisi stres dan gaya hidup kurang baik bisa menurunkan libido wanita. Kondisi ini, tentu bisa membahayakan rumahtangga dengan suami. Sebab, tak bisa dimungkiri bahwa seks memegang peranan penting dalam sebuah pernikahan.

Akan tetapi, menurut sebuah penelitian, banyak wanita yang kurang menikmati seks sehingga menyebabkan libido mereka turun sampai dengan tahap tak lagi menginginkan seks sama sekali. Berdasarkan penelitian yang dipublikasikan oleh Journal Sexual Desire, sebanyak 70 persen wanita yang mengalami libido menurun mengaku, memiliki masalah personal dan interpersonal.

Ilustrasi gairah seks. (Foto: Shutterstock)
Ilustrasi gairah seks. (Foto: Shutterstock)

Pada umumnya, responden mengatakan, kurang percaya diri pada tubuh mereka, penurunan rasa percaya diri, dan hilang koneksi dengan pasangan. “Penurunan libido menciptakan ruang kosong dalam diri Anda,” sebut Jan Leslie Shifren, M.D, seorang endocrinologist di Mass General Hospital, Boston, AS, dilansir Gulalives.com dari laman Shape, Sabtu (12/3/2016).

Seorang wanita bernama Katherine Campbell yang mengaku menderita penurunan libido mengatakan bahwa kondisi tersebut berawal tanpa pertanda. Campbell mengaku, aktif berhubungan seksual bersama suaminya, bahkan mereka sudah memiliki dua anak.

Ilustrasi gairah seks. (Foto: Shutterstock)
Ilustrasi gairah seks. (Foto: Shutterstock)

Seiring waktu, Campbell merasakan bahwa kegiatan intimasi itu terasa seperti rutinitas yang membosankan. Tak ada lagi percikan asmara dan api cinta yang membakar hasrat hingga klimaks. Kemudian, kondisi yang dialami oleh Campbell semakin parah karena telah mempengaruhi minat dan pekerjaannya sebagai musisi. “Aku tidur, bernapas, dan berjalan untuk musik. Lalu itu semua hilang,” jelas Campbell.

Menurut Shifren, banyak wanita yang memanfaatkan pil pemicu libido untuk menangani disfungsi seksual. Namun, sebenarnya disfungsi seksual itu tak melulu penderitaan secara fisik, melainkan penyakit emosional. Jadi, Shifren menganjurkan agar pasangan suami istri di mana pihak istri mengalami disfungsi seksual, harus segera berkonsultasi ke terapis hubungan dan seksual.

Ilustrasi gairah seks. (Foto: thinkstock)
Ilustrasi gairah seks. (Foto: thinkstock)

Tujuannya untuk menguatkan kembali kasih sayang dan komunikasi yang merupakan kunci utama dalam kehidupan seks yang membara.

Sementara, pakar lain, Louanne Cole Weston, PhD, memaparkan 10 alasan atau penyebab yang paling sering dialami wanita, istri atau kekasih Anda ketika mereka menjadi tidak bergairah atau menolak berhubungan intim.

Yang pertama adalah Stres. Beragam tekanan akibat pekerjaan, masalah keuangan , pendidikan, stres, keluarga, dan problem lain dalam kehidupan jelas berpengaruh. Ketika stres meningkat, kebanyakan wanita justru tidak memilih seks sebagai solusi untuk meredakannya. Kemudian konsumsi obat antidepresan. Tidak setiap wanita akan menurun gairahnya, tetapi sebagian besar justru mengalaminya.

Ilustrasi gairah seks. (Foto: thinkstock)
Ilustrasi gairah seks. (Foto: thinkstock)

Selanjutnya, saat menyusui. Bila istri sedang masa menyusui, kandungan prolaktin (hormon yang memicu produksi ASI) bisa mengurangi dorongan seksual. Kondisi kurang tidur juga berpengaruh, sebab bagi sebagian besar wanita, tidur ternyata lebih utama daripada seks ketika sebelum menjalin hubungan dengan pria.

Selanjutnya, penggunaan alat kontrasepsi. Beberapa wanita akan mengalami penurunan dorongan atau hasrat seksual akibat konsumi pil. Pertengkaran dengan pasangan. Setiap hubungan atau relasi tentu saja akan berhadapan dengan tantangan baik berupa konflik atau pun keinginan. Hal ini akan mempengaruhi hasrat bercinta seorang wanita.

Intensitas Seks Pria Gemuk Cenderung Lebih Banyak
Ilustasri Seks. (Foto: Shutterstock)

Selanjutnya, rendahnya kadar hormon testosteron. Hormon testosteron juga terdapat pada tubuh wanita dan kadarnya secara total dalam aliran darah ikut menentukan fungsi seksual para wanita. Mengukur kadar testosteron dalam tubuh juga penting untuk untuk mengungkap kemungkinan fisiologis penyebab rendahnya dorongan seks wanita.

Berikutnya tinggnya hormon SHBG. Wanita yang memiilki SHBG (sex hormone binding globulin) dalam jumlah tinggi biasanya tidak bergairah untuk melakukan hubungan intim. SHBG merupakan protein yang membalut testosteron dan membuatnya menjadi tidak tersedia bagi kebutuhan–kebutuhan tubuh wanita. Inilah yang akan menurunkan libido wanita.

Makanan Sehat Mampu Tingkatkan Gairah Seksual Anda dan Suami
Makanan Sehat Mampu Tingkatkan Gairah Seksual Anda dan Suami

Kecemasan dalam keintiman. Ketidakmampuan untuk mengendalikan tingkat keintiman yang muncul dan dipelihara dalam sebuah hubungan adalah alasan yang sering timbul dari menurunnya dorongan seksual pasangan. Kecemasan biasanya timbul karena wanita pernah mendapat pengalaman buruh di masa lampau.

Terakhir adalah penampilan/ bentuk tubuh. Wanita yang melihat atau menganggap diri tidak menarik baik bagi pasangan ataupun dirinya sendiri bisa kehilangan confidence yang berujung pada menurunnya gairah. (DP)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here