PARA ibu pasti pernah mendengar rekomendasi untuk membiarkan bayi tidur di ranjang terpisah dari orangtua sebagai edukasi dini untuk menjadi mandiri. Namun, sebuah studi terbaru mengatakan bahwa bayi yang tidur satu tempat tidur bersama ibu mendapatkan banyak manfaat.

Studi yang dihelat oleh American Academy of Pediatrics menyimpulkan bahwa bayi tidur bersama orangtua hingga usia satu tahun membuat bayi tumbuh dan berkembang sebagai anak yang percaya diri.

Rasa aman dan nyaman tidur bersama orangtua, menurut studi, membangun semangat serta karakter positif pada diri anak. Namun, studi menyatakan bahwa hal ini terjadi ketika bayi tidur bersama orangtua hanya sampai dengan usia satu tahun.

Dr Lori Feldman-Winter dari Cooper Medical School Rowan University di Camden, New Jersey, mengatakan bahwa anak-anak yang  dijaga dengan baik oleh orangtuanya dan tidur bersama, maka akan mengurangi risiko ADHD pada anak hingga 50 %.

Sebuah penelitian baru mengungkap manfaat hal yang berbeda. Bahwa adaberbagai manfaat menarik tatkala ibu tidur bersama bayinya. Penelitian yang dipimpin oleh Helen Ball Ph. D ini melibatkan wanita hamil dengan latar belakang yang sama, mulai dari usia, status perkawinan, pendapatan keluarga hingga cara melahirkan sekalipun. Pemilihan latar belakang yang sama dilakukan untuk memastikan bahwa perilaku ibu hamil murni dengan niat menyusui, bukan yang lain.

Hasil penelitian tersebut menunjukkan adanya manfaat yang terlihat saat ibu beristirahat bersama dengan bayinya. Ibu yang berbagi tempat tidur dengan bayinya cenderung menyusui lebih lama daripada ibu yang tidak. Selain itu mereka juga lebih termotivasi untuk menyusui bayinya sejak melahirkan. Menyusui bayi secara langsung dapat memberi beragam manfaat tidak tergantikan seperti menangkal infeksi, mengurangi risiko bayi sakit, bahkan menghindari sindrom kematian bayi secara mendadak.

Gambar via: www.huffingtonpost.com
Gambar via: www.huffingtonpost.com

Jika dibandingkan ibu yang bayinya tidur terpisah, ibu yang satu tempat tidur dengan bayinya tercatat dua kali lebih lama saat menyusui. Dalam catatan peneliti, hal ini setidaknya dihitung sejak enam bulan pertama usai melahirkan. Terlebih lagi secara biologis bayi akan merasa lebih nyaman jika tidur di dekat ibu. Hal serupa dilakukan pula pada sebagian besar mamalia selama jutaan tahun.

Meski demikian keamanan bayi saat tidur menjadi hal yang tidak dapat digantikan. Selain memilih tempat tidur yang nyaman, posisi ibu, bayi termasuk posisi bantal dan selimut wajib diatur demi kenyamanan dan keamanan bayi. Hindari tidur bersama di sofa karena sangat riskan untuk jatuh. Satu lagi, selama fase menyusui, ibu dilarang keras untuk tidak menggunakan narkoba, minuman beralkohol dan merokok. (DP)

LEAVE A REPLY