Ini Lho Bakso yang Menggoyang Lidah Dari Berbagai Negara

Ini Lho Bakso yang Menggoyang Lidah Dari Berbagai Negara 2

Bakso khas Meksiko

Bakso khas meksiko atau disebut Albondigas. Biasanya disajikan dengan kuah tomat bersama nasi, kentang, dan sayur sayuran. Bahkan biasanya dalam adonan baksonya sendiri sudah ada nasi, bawang dan lada hitam. Itu sebabnya albondigas disajikan sebagai hidangan utama. Sebagian besar bahan masakan meksiko sudah dikenal dan mudah diperoleh seperti jagung, kacang kacangan, labu dan daging, ikan. Tapi ada bahan bahan tertentu yang harus diimpor seperti fortila dan aneka cabai khas meksiko.

Cara memasaknya tidak terlalu rumit. Bahan bahannya sederhana namun rasanya tetap eksotik. Bumbu bumbu yang sering digunakan antara lain adalah daun ketumbar , bawang bombay, cengkih, dan kayu manis.

Bakso khas Italia

Di Negara kaya akan kulinernya seperti Italia, bakso dikenal dengan sebutan polpette dan biasanya dimakan sebagai hidangan pembuka atau dalam sup. Bahan utama dari bakso italia adalah daging sapi, babi atau daging kalkun. Sedangkan untuk pencampurnya ada minyak jaitun, romano keju, telur, garam, merica hitam, bawang putih bubuk bubuk roti. Semua itu di campur dan diaduk hingga membentuk bola gong.

Di Aburuzzo salah satu kota di Italia, provinsi Teramo. Bakso yang biasanya berukuran kelereng disebut polpettine. Bakso ditemukan dalam kumpulan resep apicius yang katanya merupakan kumpulan resep masakan roma dari abad ke-4 atau awal abad ke-5.

Ketika italia membuat bakso sapi atau polpette maka pastinya akan ada beberapa bahan khusus yang selalu ditambahkan untuk mengangkat hidangan ini keluar dari sekedar bakso biasa. Seperti menambah bawang putih, telur dan kadang kadang saus mortadella atau bertamel daging sapi.

Meskipun kepopuleran polcetta belum bisa menyaingi hamburger dari Amerika tapi dapat dipastikan bahwa bakso dan banyak variasinya harus disertakan dalam makanan favorit khas italia.

Bakso Khas Belanda

Di Belanda, bakso dikenal dengan nama gehatkbal merujuk ke dalam bola daging dan biasanya disajikan dengan kentang rebus dan sayuran. Sepanjang sejarah, kombinasi hidangan ini memiliki bentuk yang lebih besar dari menu menu bakso yang ada di eropa pada umumnya. Dalam bahasa Belanda, gehaktbal berasal dari kata gehaktda yang artinya hari daging cincang yang jatuh pada hari Rabu.

Di negara kincir angin tersebut, para penjual daging biasanya memotong hewan pada hari Senin dan daging yang nggak laku dijual hingga hari Rabu akan dicincang dan dijual dengan harga miring. Daging cincang ini kemudian dimanfaatkan oleh penduduk, terutama mereka yang ekonominya pas-pasan untuk membuat bakso. Itu sebabnya bakso menjadi makanan rakyat jelata dalam budaya Belanda. Hidangan ini sekarang menjadi makanan favorit yang ditawarkan bagi para turis yang datang ke Belanda.

Waaoow… Gulalives jadi mau buru-buru nongkrong di warung bakso langganan nih. (IB/VD)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here