Ini Lho Bakso yang Menggoyang Lidah Dari Berbagai Negara

0
94 views

Gulalives.com, JAKARTA – Makan bakso panas dengan diguyur saos sambal plus es kelapa muda, wuiihhh.. rasanya nampol abis. Bakso adalah makanan yang ramah dengan lidah orang Indonesia. Hal ini terlihat dari banyaknya warung bakso yang ada di pinggir jalan hampir di setiap kota di Indonesia.

Makanan yang terbuat dari campuran daging sapi giling dan tepung tapioka tersebut, sering disajikan dengan kuah panas, namun banyak juga yang memodifikasi tampilan bakso menjadi pelengkap makanan seperti mie goreng, nasi goreng, atau cap cay.

Bakso sendiri memiliki akar dari seni kuliner Tionghoa Indonesia. Istilah bakso dalam bahasa hokien yang secara harfiah berarti daging giling. Berhubung kebanyakan penduduk Indonesia adalah muslim, maka bakso umumnya dibuat dari daging halal seperti daging sapi, ikan, atau ayam.

Ternyata bakso nggak hanya ngehits di Indonesia saja. Hampir di setiap negara di dunia, masyarakatnya juga mengonsumsi bakso. Tentunya dengan bentuk dan varian yang berbeda. Di negara mana saja kah yang masyarakatnya gemar menyantap bakso?

Ini Lho Bakso yang Menggoyang Lidah Dari Berbagai Negara 1

Bakso khas India

Bakso ini biasanya kaya akan bumbu seperti bawang putih, jahe, bawang bombay, berbagai macam cabai, dan serbuk kari bernama garam masala. Nama bakso yang sangat populer di india ini adalah Kofta. Biasanya dibuat dari daging sapi atau domba yang sudah dicincang dan dicampur dengan rempah rempah dan bawang. Bahan lain yang kerap dicampur dalam adonannya adalah bulgur, telur, serta cincang dan sayuran. Apabila jumlah sayuran lebih dominan, maka namanya adalah lauki kofta. Kofta ini bisa dibakar, digoreng atau direbus.

Sebagai pendamping menyantap kofta biasanya adalah saus kental. Untuk kofta yang berisi telur biasa disebut Nargisi Kofta. Jenis kofta ini paling populer di Pakistan. Selain India dan Pakistan, negara-negara yang termasuk dalam wilayah Afrika Utara juga mengenal kofta. Di India Timur, tepatnya di kota Bengal, kofta biasanya dibuat dari cincangan udang, ikan, paprika, dan juga pisang mentah.

Meskipun termasuk kedalam menu pembuka, kofta berukuran cukup besar. Sehingga satu porsi kofta sudah cukup mengganjal perut yang lapar.

Bakso khas Yunani

Ada dua bentuk bakso yang biasa dihidangkan di Yunani. Pertama adalah bakso goreng yang biasa disebut keftedes dan biasanya termasuk dalam campuran bawang dan daun mint. Kedua adalah bakso rebus yang dicampur kuah disebut yufarlakia. Setiap keluarga di Yunani memiliki resep keftedes masing-masing tergantung asal daerah mereka. Tapi secara umum bakso di Yunani dibuat dari roti yang direndam baik dengan air ataupun susu. Kemudian dicampur dengan daging cincang , bawang putih, dan oregano. Sering kali juga ditambahkan dengan bumbu lainnya seperti kunyit, cuka anggur, ataupun yang biasa disebut oujo.

Di kepulauan Siprus yang terletak di timur Yunani, bakso goreng serupa juga disajikan. Akan tetapi daging yang digunakan biasanya adalah daging babi giling disertai kentang panggang. Dan lebih kaya rasa dibanding dengan di Yunani. Di Siprus, bakso gorengnya disertai bumbuh tambahan seperti mint dan kayu manis.

Sementara untuk bakso kuah khas Yunani yang biasa disebut yufarlakia, hidangannya tampil lebih menyegarkan. Makanan rebus rebusan memang populer di yunani , terutama jika disajikan dengan roti kering hangat yang dicelupkan dalam saus. Salah satu resep saus yang biasa dipadukan dengan bakso yufarlakia adalah saus anggolemono, yaitu saus telur lemon yang berbentuk krim.

LEAVE A REPLY