Ini Dia Rahasia Cantik Ratu Spanyol

0
133 views
Ratu Letizia. (Foto: DW.DE)
Ratu Letizia. (Foto: DW.DE)

Gulalives.com, MADRID – Sang ratu Spanyol, Letizia selalu mendapat sorotan. Tak hanya karena gaya busananya yang dinilai stylish menyaingi Kate Middleton, namun ia juga memiliki paras cantik. Di usia 43 tahun, Letizia masih terlihat segar, tak tampak kerutan di wajahnya.

Banyak orang yang menduga, istri dari Raja Felipe VI itu melakukan perawatan botoks untuk menjaga kulit kencangnya. Perawatan dengan menyuntikkan cairan tersebut menjadi alternatif paling mudah dan cepat untuk menghasilkan kulit wajah yang bebas kerutan dan kencang. Faktanya, Ratu Letizia tidak menggunakan botoks untuk menjaga kecantikannya. Hal tersebut diungkapkan oleh adik dari Ratu Letizia, Telma Ortiz Rocasolano. Menurut Telma, kakaknya itu memilih perawatan herbal sebagai pengganti botoks untuk memberikan efek kulit kencang.

Ratu Letizia. (Foto: Dailymail)
Ratu Letizia. (Foto: Dailymail)

Sang ratu masih terlihat awet muda dan cantik di usianya yang ke-42 tahun. “Rahasia kecantikannya sebenarnya tak ada rahasia. Dia menolak keras Botox dan menggunakan kosmetik alami. Letizia itu cantik secara alami, dia tahu kalau operasi plastik hanya dapat menyakitkan, sesuatu yang tak diperlukan,” terang Rocasolano, dilansir dari laman Dailymail, Sabtu (13/2/2016).

Rocasolano mengatakan bahwa kakaknya memilih kandungan kosmetik dari Biotullin, yakni tanaman yang dipercaya dapat mengurangi kerutan. Selain Letizia, wanita lain yang menggunakan kosmetik kandungan Biotullin adalah Michelle Obama dan Kate Middleton.

“Letizia juga berlatih Iyengar yoga selama sepuluh tahun. Oleh karena yoga ini, postur tubuh, pernapasan, dan mental Letizia dibenahi,” ujar Rocasolano.

Ratu Letizia. (Foto: Dailymail)
Ratu Letizia. (Foto: Dailymail)

Selain itu, Ratu Letizia juga disebutkan minum air minimal tiga liter perhari, dan tidak memakan cokelat, makanan manis, dan berlemak. “Rahasia wajahnya adalah tidak ada rahasia khusus. Dia benar-benar menghindari perawatan botoks dan menggunakan bahan natural serta kosmetik yang bebas racun,” jawab Telma kepada Daily Mail yang menanyakan rahasia kulit Ratu Letizia.

Menurut Telma, kakaknya itu menggunakan bahan natural bernama Biotulin. Bahan tersebut diperoleh dari tanaman herbal bernama paracress yang dapat mengeliminasi kerutan. Efeknya memang seperti botoks yang dapat mengencangkan otot dan mengurangi tampilan kerutan wajah, bahkan dalam beberapa jam setelah digunakan sudah terasa efeknya. Kabarnya, Michelle Obama dan Kate Middleton juga melakukan perawatan wajah dengan bahan tersebut.

Tampilan ibu dua anak itu yang selalu terlihat segar dan prima juga tidak terlepas dari gaya hidup sehatnya. “Letizia telah melakukan Iyengar yoga selama 10 tahun ini. Dalam gerakan yoga ini banyak berputar balik untuk mengoreksi postur dan mengatur napas,” jelas Telma.

Perjalanan hidup si cantik Letizia

Ratu Letizia. (Foto: Dailymail)
Ratu Letizia. (Foto: Dailymail)

Sebagai informasi, sebelum menjadi ratu, putri Letizia berusia 31 tahun ketika ia bertemu dengan suaminya, pewaris kerajaan Spanyol, Pangeran Felipe de Borbon. Namun ketika masyarakat Spanyol terus memburu berita tentang sang putri, berita nya, tampak jelas bagaimana warna-warni masa lalu Letizia semakin jelas.

Letizia tampaknya terlihat sangat mirip dengan Duchess of Cambridge (Kate Middleton) – dengan tubuh ramping, tampil glamor, rambut hitam dan menyukai adibusana – tampaklah kemiripan keduanya secara fisik. Tentunya, kedua ikon kerajaan berasal dari keluarga kelas menengah yang menikahi pangeran, tapi Kate, 32, tidak terlibat satu pun skandal seperti pada sosok Letizia, 41 tahun yang akan naik tahta.

Letizia lahir di Oviedo, Spanyol utara, putri sulung Yesus Alvarez, wartawans, dan istri pertamanya Maria Rodriguez, seorang perawat. Salah satu saudarinya, Telma, adalah seorang ekonom; yang lain, Erika, tewas bunuh diri karena overdosis akibat depresi.

Karir Letizia dan Perjalanan Menjadi Ratu

Ratu Letizia. (Foto: Dailymail)
Ratu Letizia. (Foto: Dailymail)

Letizia bersekolah di Madrid, mendapat gelar di bidang jurnalistik dan master dalam jurnalistik audiovisual, sebelum bekerja untuk surat kabar dan jaringan TVE Spanyol.  Dia adalah seorang pembaca berita dan melaporkan langsung dari Ground Zero setelah serangan 9/11 pada 2001. Setahun kemudian, dia bertemu Pangeran Felipe di lokasi tumpahan minyak di utara Spanyol.

Dia banyak terlibat kisah cinta, tetapi tidak banyak diketahui umum. Namun tahun berikutnya Letizia tiba-tiba berhenti bekerja dan beberapa hari kemudian diumumkan tentang pertunangannya. Mereka menikah pada 2004 di Madrid – mendorong kegembiraan rakyat Spanyol meningkatnya dukungan pada keluarga kerajaan.

Ternyata hal itu tidaklah cukup, meskipun,  pernikahan kerajaan berlangsung secara tradisional – karena Letizia sebelumnya pernah menikah. Suami pertamanya adalah seorang pria yang lebih tua, Alonso Guerrero Pérez, seorang penulis dan guru sastra yang sembilan tahun lebih tua. Mereka berkencan selama sepuluh tahun sebelum menikah pada 1998, namun bercerai setahun kemudian.

Ratu Letizia. (Foto: DW.DE)
Ratu Letizia. (Foto: DW.DE)

Dia tidak pernah berbicara tentang pernikahan singkat mereka dan itu memutuskan bahwa dia tidak perlu pembatalan dari gereja sebelum menikahi Pangeran Felipe, karena upacara pernikahan sebelumnya di catatan sipil.

Dia dan Felipe memiliki dua anak perempuan, Leonor lahir pada 2005 dan Sofia pada 2007. Tapi Letizia langsung menuai kritik karena kaku dan sulit tersenyum pada acara resmi. Kritik dan kecaman semakin keras ketika ia menjalani operasi di hidungnya pada 2008. Kerajaan menyatakan bahwa ia membutuhkan operasi tersebut untuk memperbaiki bentuk hidungnya.

Kemudian, musim panas lalu, dia kedapatan pergi liburan ke vila keluarga kerajaan di Majorca tanpa suami atau anak-anak. Laporan-laporan media menyatakan ia ‘semakin kewalahan’ oleh pernikahan dan tugas kerajaan. Dia dikatakan ketakutan oleh sorotan – dengan beberapa alasan, hanya beberapa minggu kemudian muncul buku yang mengungkap kehidupan sang putri, yang ditulis oleh sepupunya sendiri. (DP)