source: infokomputer.com

Gulalives.com, BANDUNG – 25 wali kota dari benua Asia dan Afrika mengumandangkan Deklarasi Smart City di Kota Bandung, Jawa Barat. Acara bertajuk Asia Africa Smart City Summit (AASCS) itu berlangsung sebagai bagian dari rangkaian peringatan ke-60 Konferensi Asia Afrika (KAA). Deklarasi Smart City itu berkumandang di Trans Luxury Hotel, Jalan Gatot Subroto, Kota Bandung, Jawa Barat, Kamis 23 April.

Dalam deklarasi itu, Wali Kota Bandung Ridwan Kamil terpilih sebagai Ketua Lembaga Asia Africa Smart City. Ia terpilih karena berperan sebagai penggagas atas pertemuan AASCS yang pertama ini. “Ini adalah sejarah untuk masyarakat Bandung. Terima kasih untuk semua walikota yang yang telah hadir dan semua partisipasinya untuk Bandung untuk merayakan KAA. Kita berjuang bersama-sama untuk mewujudkan smart city. Karena kita senasib,” ujar Emil saat memberikan sambutan usai Deklarasi Smart City.

Emil pun tidak melupakan sejarah yang telah mempersatukan negara-negara di Asia dan Afrika sejak KAA pada tahun 1995 yang telah melahirkan negara-negara mendapatkan kemerdekaan. “Kita berada disini karena Presiden Soekarno pada 1955 datang ke Bandung, untuk membuat prinsip Dasasila Bandung. Dan juga karena beliau telah berhasil mempersatukan negara-negara di Asia dan Afrika. Ini merupakan visi masa depan,” tuturnya.

Isi Deklarasi Smart City:

1. Komitmen untuk pengembangan dan pembangunan sebuah model kota pintar berkelanjutan melalui membangun jaringan pengetahuan, berbagi teknologi. Terutama antara pemerintah daerah, manajerial dan akademisi, bisnis, dan industri.

2. Berupaya besar menuju terciptanya kota yang ramah lingkungan dan pelayanan publik yang cerdas, khususnya di bidang transportasi yang berkelanjutan, sumber energi terbarukan, serta pencegahan dan mitigasi bencana.

3. Berinvestasi dalam pengembangan masyarakat cerdas melalui pendidikan yang lebih baik dan kesehatan dalam rangka meningkatkan kualitas hidup masyarakat.

4. Mempromosikan pemanfaatan sistem ekonomi cerdas dan untuk memberikan dukungan bagi generasi muda yang cerdas untuk meningkatkan kreativitas, dan kewirausahaan untuk pertumbuhan berkelanjutan.

5. Mempromosikan jaringan dan kemitraan kolaboratif untuk mengadvokasi pembangunan kota pintar melalui pembentukan lembaga Asia-Africa Smart City.

(DP)

LEAVE A REPLY