Ini Jenis CD yang Harus Anda Pakai Agar Kesehatan Terjaga

Gulalives.com, SEMARANG – Girls, perlu diketahui bahwa kebiasaan memakai celana dalam bisa menentukan tingkat kesehatan area intim Anda. Nah, biasanya, wanita memilih celana thong atau celana dalam tanpa penutup bokong ketika mereka mengenakan rok ketat. Tujuannya agar garis tepi celana dalam tidak tercetak dan membuat penampilan tidak optimal.

Beberapa Kesalahan Perempuan dalam Memilih CD
Beberapa Kesalahan Perempuan dalam Memilih CD

Akan tetapi, menurut ahli, gaya celana thong tak baik untuk dikenakan setiap hari. Sebab, celana yang memiliki konektor berupa tali tipis di area bokong, bisa berdampak buruk pada vagina.“Celana dalam thong, biasanya ketat dan memiliki satu tali di belakang. Tali tersebut mudah bergeser ketika bergerak dan berolahraga. Jadi, bakteri dan kotoran dari bagian belakang ke bagian depan,” kata David Bank, M.D, Founder & Director di Center for Dermatology, Cosmetic, & Laser Surgery, dilansir Gulalives.com dari Shape, Rabu (30/3/2016).

CD Terlalu Ketat Tidak Baik Bagi Organ Intim
CD Terlalu Ketat Tidak Baik Bagi Organ Intim

Menurutnya, semua kotoran dan bakteri yang tergeser, kata Bank, bisa menyebabkan infeksi pada vagina. David Elmer, M.D, seorang konsultan dari Nantucket Cottage Hospital, sepakat dengan Bank.“Celana dalam thong itu mimpi buruk. Vagina bisa terpapar penyakit dari kotoran dan bakteri yang berasal dari bagian belakang,” katanya.

Selain itu, jenis bahan celana dalam juga berpengaruh pada kebersihan dan kecantikan vagina. Menurut Christine O’Connor, M.D, Director di Well Woman Care and Adolescent Gynecology di Weinberg Center for Women’s Health, Mercy Medical Center, jangan mengenakan celana dalam dari bahan satin dan renda.

celana dalamHal itu dikarenakan, dua jenis bahan yang licin itu bisa mengakibatkan gesekan di vagina yang menyebabkan iritasi. Dia menyarankan untuk para wanita yang aktif dalam keseharian untuk memilih celana dalam dari bahan katun.

Bahan katun menyerap keringat dan memudahkan kulit vagina bernapas meski dalam keadaan lembab. Selain itu perlu diketahui juga bahwa organ intim wanita mempunyai rongga ke dalam yang rentan terjadinya kelembaban.

Kelembaban yang tinggi atau berubah pada vagina akan menyebabkan kuman, jamur, dan bakteri. Salah satu upayanya adalah menggunakan celana dalam yang tidak mengganggu kelembaban vagina. Uuntuk menjaga kesehatan vagina dimulai dari memilih celana dalam yang tepat. Celana dalam yang tak memiliki cukup pori-pori dan tak terlalu ketat, semisal celana dalam katun.

sidiSelain itu, pemilihan pakaian luar alias celana juga harus diperhatikan. Jika Anda suka memakai celana ketat atau celana berbahan kulit, maka hal itu dapat berpengaruh pada perubahan kelembaban vagina dan memicu keputihan

Kemudian, celana dalam berbahan satin sebaiknya tidak dipakai berhari-hari, cukup beberapa jam saja. Demikian juga dengan celana dalam g-stringatau thong yang tak menutup seluruh permukaan vagina. Sehabis berolahraga atau dirasa lembab, segera ganti celana baru.

Untuk korset, sebaiknya tak dipakai sehari-hari. Jika memang terpaksa, maka sebaiknya pilih korset berbahan katun atau yang terbuka di bagian organ intim wanita.

Ilustrasi organ intim wanita. (Foto: Thinkstock)
Ilustrasi organ intim wanita. (Foto: Thinkstock)

Adapun, tips nyaman memakai celana dalam adalah dengan menyesuaikan model dengan bentuk tubuh. Jika bokong lebar dan turun, maka celana dalam model g-string jelas tidak cocok. Kulit yang tidak tertutupi celana dalam akan mengalami pergesekan. Lalu, jika perut Anda buncit dan berpinggul lebar, maka gunakan celana dalam model full figure atau maxi.

Berikutnya adalah perhatikan campuran bahan. Selain bahan katun, saat ini ada inovasi terbaru dengan menggunakan beech selulosa yang memiliki daya serap 50 persen lebih tinggi dari katun walaupun dilakukan pencucian berkali-kali.

Terakhir, sesuaikan warna celana dalam dengan pakaian luar yang dikenakan. Misalnya, Anda mengenakan celana putih, hindari memakai celana dalam warna-warna mencolok sehingga tidak tembus pandang dari luar. (DP)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here