Ingin Bahagia? Jauhi 12 Sifat Ini

Sifat yang Tidak Baik Jauhi
Jauhi Sifat yang Tidak Baik Sumber: haiineola.com
Jauhilah Sifat Ini
Jauhilah Sifat-Sifat Ini Dalam Dirimu Sumber: weknowyourdreams.com

Gulalives.com, JAKARTA – Sobat gulalives, kamu tahu bahagia itu seperti apa? Pertanyaan yang sangat simpel, namun memiliki beragam jawaban yang sifatnya relatif. Ya, namanya juga bahagia itu relatif, karena setiap orang itu berbeda dan memiliki kadar bahagia yang berbeda-beda. Ada yang mendapat sedikit anugerah langsung bahagia, ada pula yang mendapat banyak anugerah baru merasa bahagia.

Nah, pastinya semua orang tentu ingin hidup bahagia. Kita tentu mengejar kebahagiaan sejati dalam hidup. Sayangnya, segala hal yang kita lakukan belum tentu berujung bahagia.

Padahal, kebahagiaan diri kita sendiri adalah memilah milih hal-hal yang merupakan bagian dari kita dan apa yang bukan dari kita.

Berikut ini ada beberapa sifat dan hal yang perlu kamu hindari agar kamu bisa dapat lebih bahagia.

Kita simak yuk guys!

1. Malas

Sifat Malas Jangan diikuti
Sifat Malas yang Harus dijauhi Sumber: plus.google.com

Sifat malas harus dijauhi karena merupakan salah satu ‘musuh’ yang muncul dalam diri manusia. Nah biasanya, sifat ini akan muncul ketika seseorang tidak memiliki tekanan hidup. Karena tidak ada beban dalam hidup. Sehingga alhasil rasa santai dan malas pun dapat menyerang orang-orang untuk bermalas-malasan.

2. Terjebak Nostalgia

Move On
Terjebak Nostalgia Sumber: assorted-ideas.com

Guys, jangan seperti Raisa terus ya, hihiihi. Jadi, kamu terjebak nostalgia. Pasti masa lalu dan kenangan masih menghantui pikiranmu.

Karena, kenangan buruk membuat hidup kita selalu berhati-hati dan tidak penuh dengan kedamaian. Jadikan masa lalumu sebagai pelajaran.

Tidak ada yang bisa mengubah kelakukan apa yang sudah terjadi. Yang terbaik adalah memperbaiki dirimu dan melakukan hal baik bersama orang terdekatmu. Lepaskan masa lalu dan berbahagialah atas apa yang kamu miliki saat ini.

3. Muka Dua

Muda Dua tidak baik
Muka Dua Sama Saja dengan Munafik Sumber: hello-pet.com

Sifat yang satu ini sangat terkenal dengan istilahnya ‘Munafik’. Nah, sifat ini suka main aman dan tidak memiliki prinsip. Orang seperti ini bisa tergolong bahaya, atau bisa dikatakan musuh dalam selimut.

4. Membandingkan Diri dengan Orang Lain

Berhentilah membandingkan dan mulai bersyukurlah atas semua pencapaianmu
Membandingkan Diri dengan Orang Lain Sumber: angroom.wordpress.com

Hal inilah yang bikin kamu depresi dalam kehidupan. Buat kamu, yang selalu membandingkan dirimu dengan orang lain, dengan sekejap kamu merasa minder.

Kemungkin kalau kamu ingin melihat ke diri sendiri, melihat semua perjuangan telah kamu lakukan untuk hidupmu, kamu tidak seburuk yang kamu kira. Kamu sama kerennya atau bahkan lebih keren dari orang kamu kira lebih keren darimu.

Berhentilah membandingkan dan mulai bersyukurlah atas semua pencapaianmu hingga detik ini.

5. Pesimistis

Pesimistis
Cobalah Berpikir Positif Sumber: ecooptimism.com

Orang yang tidak sukses sangat mudah puas atas pencapaiannya. Ia cepat berbesar hati akan kesuksesannya itu.

Cobalah berpikir positif dalam hidupmu, beranilah mengambil resiko dan belajarlah bertanggung jawab.

6. Tidak Melakukan Apa-Apa dan Berdiam Diri

Berdiam Diri
Berdiam Diri Tanpa Memiliki Semangat Sumber: liputan.co.id

Wah, kamu sudah merasa puas dengan hidupmu sehingga doing nothing? Entah itu urusan pekerjaan, pertemanan hingga hubungan asmara kamu hanya berdiam diri tanpa berkarya nyata untuk lebih baik.

Padahal, jika ingin bahagia, lakukan sesuatu sesuai kapasitasmu. Jangan coba-coba untuk pasrah akan keadaan yang tidak mengenakan.

Janganlah menerima apa adanya sehingga kualitas hidupmu semakin terpuruk. Coba raih kesuksesanmu dengan melakukan sesuatu hal yang positif.

7. Berlebihan Terhadap Sesuatu

Jika ingin kamu ingin bahagia, seimbanglah dalam hidupmu.
Berlebihan Terhadap Sesuatu Sumber: sehat-bugar-cantik.blogspot.com

Jika ingin kamu ingin bahagia, seimbanglah dalam hidupmu. Walaupun harus kita akui memang ada beberapa hal baik yang negatif atau positif sangat kita senangi sehingga tanpa sadar kita menghabiskan waktu untuk hal tersebut.

So, kamu jadi lupa mengurus hal lainnya. Misalnya, kamu menghabiskan waktu di organisasi kampus hingga kuliahmu dapat terbengkalai atau pun sebaliknya. Kuncinya kebahagiaan adalah kewajaran dalam melakukan sesuatu yang dapat kita nikmati dengan sederhana.

8. Suka Berbohong

Sifat berbohong terjadi karena takut dengan kejujuran.
Suka Berbohong Sumber: www.dream.co.id

Sifat yang suka berbohong terjadi karena rasa takut yang berlebihan apabila berkata jujur. Orang yang jujur pertanda pemberani, sebaliknya dengan orang yang pembohong sama dengan pengecut.

9. Selalu Mengatakan ‘Ya’

terkadang tidak mampu menolak permintaan orang lain padahal hal itu merugikan dirimu
Selalu Mengatakan ‘Ya’ Sumber: felt.co.nz

Cobalah beri waktu untuk dirimu sendiri. Pahami dan sadari bahwa kamu juga perlu mengurus hal-hal baik untukmu. Kamu terkadang tidak mampu untuk menolak sesuatu permintaan orang lain padahal hal itu dapat merugikan dirimu sendiri.

Cobalah berkata tidak walaupun kamu merasa segan untuk menolaknya. Bagilah waktumu dengan baik, sehingga kamu merasa lebih bahagia atas dirimu tanpa harus merasa bersalah karena menolak permintaan orang lain.

10. Selalu Mendengarkan Apa Kata Orang

Selalu Mendengarkan Apa Kata Orang
Dengarkan Saja Orang Berkata Apa Sumber: wijj-lestari.blogspot.com

Jangan takut akan dikritik, dijauhi, dan terlalu pusing memikirkan pendapat orang lain, karena untuk mendapatkan kebahagia, kamu perlu menutup mata dan telinga terhadap apa kata orang dan mempercaya instingmu.

Jangan selalu ingin memuaskan semua orang, sebab kesuksesan apapun kamu, kamu tidak akan memenuhi harapan semua orang. Pasti ada saja yang pro kontra terhadap hasil kerjamu.

Beranikan diri menghadapi hinaan kritik yang datang ke mukamu. Fokus dan terus bekerja keras tetap semangat.

11. Bergosip

Begosip
Mengumbar Gosip Sumber: www.selasar.com

Selanjutnya, sifat semacam ini sangat perlu dihindari. Karena, dalam Islam gosip seperti memakan bangkai saudara sendiri. Bergosip juga sama sekali tidak menguntungkan, membuang waktu dan menanam kebencian. Jadi, kueangilah porsi gosip ria dan mulailah kamu lebih ramah atas kelemahan dan kekurangan orang lain.

12. Menutup Diri

Kamu tidak bisa hidup tanpa orang lain maka cobalah untuk adaptasi dengan lingkunganmu
Menutup Diri Sumber: www.adamsains.us

Kamu tidak bisa hidup tanpa orang lain. Maka, cobalah peduli dengan mau berinteraksi dan membawa diri di tengah orang lain.

Cobalah untuk fleksibel dan pandai menempatkan diri di berbagai macam kelompok masyarakat.

Menutup diri bukanlah pilihan yang tepat untuk kebahagian hidupmu. Ada baiknya kalau kamu mau berjalan- jalan keluar untuk melihat dunia, melihat tempat baru, suasana baru, bahkan cara pandang yang baru dalam melihat kehidupan.

Memiliki teman teman disekitarmu berarti juga melipatgandakan kebahagiaanmu dan membagi dukamu.

SHARE

Warning: A non-numeric value encountered in /srv/users/serverpilot/apps/gulalivesco/public/wp-content/themes/Newspaper/includes/wp_booster/td_block.php on line 352

LEAVE A REPLY