Apa Penyebab Ibu Hamil Muntah Darah? Dan Bagaimana Cara Mengatasinya?

0
37 views
klikdokter.com

Gulalives.co – Banyaknya perubahan hormon yang terjadi pada ibu hamil kerap menimbulkan berbagai masalah untuknya. Mulai dari morning sickness, mual muntah berkepanjangan, hingga ibu hamil muntah darah.

Related image
alodokter.com

Menurut ahli, ibu hamil memang wajar mengalami peningkatan asam lambung, dan hal ini yang akhirnya bisa membuat ibu tak mau makan dan mual muntah. Nah, yang keluar pada saat muntah itu adalah cairan berwarna kuning (asam lambung) yang dapat membuat iritasi pada saluran pencernaan, sehingga menyebabkan ibu hamil muntah darah.

Dalam dunia medis, muntah darah sendiri dikenal dengan sebutan hematemesis. Sebagai ibu hamil, kita harus waspada, sebab kondisi ini bisa menjadi pertanda bahaya. Maka, segera diskusikan dengan dokter untuk mendapatkan penanganan yang tepat. Tapi sebelumnya Gulalives akan bagikan apa saja penyebab ibu hamil muntah darah:

Peradangan pada Dinding Lambung

Penyebab ibu hamil muntah darah bisa terjadi karena ibu mengalami gangguan kesehatan seperti peradangan di bagian dinding lambung yang cukup parah. Peradangan ini biasanya terjadi ketika sudah merusak pembuluh darah lambung. Menurut ahli, kondisi ini bisa ditandai dengan rasa sakit atau perih pada lambung.

Selain itu, jika ibu mengalami gejala heartburn, disarankan untuk segera memeriksakan diri ke dokter ahli. Karena, jika kita tidak bisa menurunkan asam lambung secara alami saat hamil, kita sangat perlu saran dari ahli. Bukan justru langsung mengonsumsi obat yang bisa menurunkan asam lambung. Ibu hamil sebaiknya tidak mengonsumsi obat-obatan, kecuali berdasarkan resep dokter.

Sindrom Mallory-Weiss

Kondisi ini adalah pendarahan di kerongkongan yang terjadi sebagai akibat dari luka yang terjadi pada dinding esofagus. Kondisi ini dapat terjadi pada anak-anak dan orang dewasa. Dan, pada wanita hamil, muntah berlebihan dapat merusak dinding esofagus, hingga menyebabkan ibu hamil muntah darah.

Varises pada Kerongkongan

Selain peradangan pada dinding lambung, varises di kerongkongan juga bisa menjadi penyebab ibu hamil muntah darah. Kondisi ini bisa saja ditandai dengan pembesaran pembuluh darah pada dinding di bagian bawah kerongkongan, yang kebanyakan diakibatkan oleh sirosis (kondisi terbentuknya jaringan parut di hati akibat kerusakan hati jangka panjang). Menurut ahli, biasanya kondisi ini sering terjadi pada mereka yang menyukai minuman keras.

Mimisan

Apa hubungannya mimisan dengan muntah darah? Sebenarnya darah yang tertelan dari saluran pernapasan saat mengalami mimisan, ternyata juga bisa menyebabkan kondisi ini. Bukan hanya akan menyebabkan ibu hamil muntah darah saja, tapi darah yang tertelan ini juga bisa menyebabkan adanya darah pada feses, sehingga feses berwarna lebih gelap.

Baca Juga: 7 Penyebab Mimisan dan Cara Mengatasinya dengan Tidak Panik

Mimisan sendiri memang bisa terjadi pada setiap orang, termasuk ibu hamil. Banyak pemicunya, seperti ibu hamil yang lemah dan kurang sehat. Selain itu, tekanan darah tinggi, infeksi sinus, dan perubahan suhu udara juga bisa menyebabkan ibu hamil mengalami mimisan.

Radang Lambung (Gastritis)

Penyebab ibu hamil muntah darah juga bisa disebabkan oleh peradangan dinding lambung (gastritis). Kondisi ini dapat terjadi dalam jangka panjang jika tidak segera diobati. Gastritis sering disebabkan oleh infeksi bakteri Helicobacter pylori, stres, merokok, konsumsi alkohol, atau konsumsi obat anti-inflamasi non-steroid (NSAID).

Seperti aspirin dan ibuprofen, dalam jangka panjang. Pendarahan di perut dapat terjadi ketika peradangan mulai merusak pembuluh darah. Kondisi ini biasanya ditandai dengan sakit perut di bagian atas, gangguan pencernaan, kembung, mual, muntah, hingga kehilangan nafsu makan.

Tukak Lambung

Kondisi lain yang dapat menyebabkan ibu hamil muntah darah adalah sakit maag. Tukak lambung adalah luka yang muncul pada dinding lambung, akibat erosi. Luka ini juga memiliki potensi untuk muncul di dinding usus 12 jari (duodenum) dan esofagus. Gejala utama yang akan dirasakan jika ibu mengalami sakit maag adalah rasa nyeri atau kesemutan di perut.

Penyebab utama sakit maag biasanya sama dengan gastritis, yaitu infeksi bakteri Helicobacter pylori, stres, merokok, penggunaan alkohol, dan obat anti-inflamasi nonsteroid jangka panjang. Jika ibu mengalami kondisi tersebut, maka harus segera konsultasi dengan dokter, untuk menerima perawatan lebih lanjut.

Gastroesophageal Reflux Disease (GERD)

Penyebab lain dari ibu hamil muntah darah bisa dikarenakan oleh GERD, atau naiknya asam lambung ke kerongkongan. Menurut ahli, kondisi medis ini bisa saja menyebabkan peradangan pada kerongkongan sehingga terjadinya perdarahan.

Naiknya asam lambung ini terkadang juga akan diikuti oleh rasa sensasi terbakar di dada. Bahkan, dalam beberapa kasus rasa nyeri ini juga bisa terasa sampai ke ulu hati! Ibu hamil yang mengidap maag sebaiknya perlu lebih waspada.

Sebab GERD bisa diawali oleh adanya penyakit maag yang terkadang gejalanya tidak diperhatikan oleh ibu hamil. Dan, yang membuat hal ini menjadi mengerikan adalah jika tidak ditangani dengan tepat dan cepat, sebab kasus GERD yang sudah menjadi kronis bisa menimbulkan kanker.

Dan, selain beberapa penyebab di atas, menurut ahli, ada juga beberapa kondisi lainnya yang bisa menyebabkan ibu hamil muntah darah, seperti:

  • Kanker lambung atau kanker kerongkongan,
  • Tertelan racun seperti zat asam yang bersifat korosif atau arsenik,
  • Kelainan darah seperti leukimia, anemia, atau berkurangnya jumlah trombosit darah,
  • Masuknya salah satu bagian lipatan usus ke bagian lain yang berdekatan, atau lebih dikenal dengan intususepsi,
  • Peradangan pada pankreas, dan
  • Konsumsi aspirin dan obat antiiflamasi nonsteroid.

Namun, yang perlu diperhatikan adalah jika ibu hamil muntah darah, maka jangan tunda untuk memeriksakan diri ke dokter ahli. Apalagi jika disertai dengan kondisi lainnya seperti demam, napas tersengal, penurunan kesadaran, dan pucat.

Image result for Ibu Hamil Muntah Darah
go-dok.com

Mudah-mudahan kamu dan orang terkasihmu sehat selalu, dan jauh dari kondisi ini, ya. Aamiin.

LEAVE A REPLY