Gulalives.com, JAKARTA – Linus Nara Pradhana adalah siswa SMP penemu helm berpendingin. Helm ciptaannya itu sudah dibeli oleh perusahaan helm AVS. Sekarang Nara sudah duduk di bangku SMA jurusan IPA. Helm ciptaannya terus dikembangkan dan dia berhasil menciptakan temuan baru yakni “Helm Anti Begal”. Temuan siswa SMAN 16 Surabaya itu masuk dalam kategori Finalis National Young Inventors Award (NYIA) ke-8 Tahun 2015 yang diselenggarakan oleh Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI).

Ide dari Helm anti begal itu karena di tempat tinggal saya di Surabaya angka kejahatan pembegalan cukup tinggi, bahkan ada yang meninggal karena aksi para begal,” ucap Nara, Selasa (1/9/2015).

Berdasarkan itu, Nara mencoba membuat sebuah inovasi dari sebuah helm yang bisa aksi pembegalan. Dia mengkonsultasikan idenya itu ke orang tua dan gurunya. Lalu bagaimana helm itu bisa disebut helm anti begal?

Helm buatanya itu dipasangi sebuah tombol yang terhubung dengan motor. Perangkat yang ada di helm merupakan bagian transceiver sedangkan perangkat di motor merupakan receiver. Kalau motor dirampas di tengah jalan, maka tombol yang ada di helm bisa dipencet dan langsung terhubung dengan sepeda motor. Sepeda motor yang sudah dibawa kabur pembegal akan mengeluarkan alarm yang berbunyi kencang dan mesin motor otomatis mati.

Sobat wanita dengan sistem ini, si pemilik motor bisa tahu di mana posisi motornya dan si perampok tak bisa membawa kabur motor jauh-jauh. Dia juga bisa dicurigai warga karena alarm di motor yang terus berbunyi kencang. “Ini masih terus dikembangkan,” ucapnya.

Kelebihan helm ini adalah biaya modifikasi yang relatif murah, hanya sekitar Rp 200 ribu. Bahkan inovasinya ini sudah dilirik oleh perusahaan helm AVS, bahkan biaya penelitian Nara juga di-support oleh perusahaan helm itu. Masih kerjasama sama AVS maka dari pihak AVS kalau ada penelitian di bidang helm mereka mendukung, jadi penelitian ini sangat di support oleh pihak AVS. (IB)

LEAVE A REPLY