Berhubungan Intim saat Hamil? Ada 4 Hal yang Wajib Dilakukan!

0
18 views
poskotanews.com

Gulalives.co – Meski kamu sedang hamil, nyatanya kamu tetap boleh berhubungan intim dengan suami. Karena, berhubungan intim saat hamil, bisa memberi banyak manfaat untuk ibu. Namun, jangan lupa untuk selalu menjaga kebersihan dan kesehatan organ intim kamu setelahnya, ya. Selain itu, masih ada 4 hal lain yang wajib kamu lakukan jika kamu berhubungan intim dalam keadaan hamil, di antaranya:

Related image
today.line.me

Buang Air Kecil

Ibu hamil disarankan untuk buang air kecil setelah berhubungan intim. Mengapa? Karena saat berhubungan intim, bakteri yang berasal dari rektum bisa menempel pada ujung uretra, dan menyebabkan infeksi organ intim.

Maka, dengan buang air kecil, bakteri tersebut bisa dihilangkan. Buang air kecil setelah berhubungan intim juga tidak boleh disepelekan, karena bahaya infeksi saluran kencing (ISK) selalu mengintai ibu hamil pada minggu ke-6 hingga minggu ke-24 usia kehamilan.

Jadi, jika ibu hamil terkena ISK dan tidak segera diobati, maka infeksinya bisa menyebar sampai ke ginjal. Akibatnya, ibu hamil bisa melahirkan sebelum waktunya (persalinan prematur) dan bayi memiliki isiko lahir dengan berat badan di bawah rata-rata.

Lebih baik mencegah ISK dengan menerapkan kebiasaan buang air kecil setelah berhubungan intim, daripada menyesal setelahnya, kan?

Membersihkan Miss V

Setelah buang air kecil, ibu hamil juga perlu menjaga kebersihkan Miss V dengan ekstra. Karena, setelah berhubungan intim, daerah organ intim dan sekitarnya biasanya sudah tercemar dengan berbagai kotoran dan bakteri yang menempel.

Jika tidak dibersihkan dengan benar, kotoran tersebut bisa menyebabkan infeksi, dan akan berbahaya untuk kondisi janin. Maka, usahakan untuk selalu menjaga kebersihan Miss V setelah berhubungan intim, terlebih saat hamil. Ibu disarankan untuk menggunakan air hangat saat membasuh Miss V, dari arah depan ke belakang.

Ibu juga bisa menggunakan sabun berbahan ringan yang tidak mengandung pewangi, untuk membantu menghilangkan berbagai macam kotoran yang ada pada bagian luar Miss V. Hindari juga membersihkan Miss V bagian dalam, karena justru dapat mengganggu keseimbahan pH Miss V, atau bahkan meningkatkan risiko infeksi.

Baca Juga: Bagaimana Jika Sperma Masuk ke dalam Kandungan Ibu Hamil? Bahayakah?

Kenakan Celana Dalam yang Bersih

Setelah Miss V bersih, ibu hamil juga disarankan untuk tidak memakai celana dalam dulu. Namun, jika kamu merasa tidak nyaman, kamu boleh mengenakan celana dalam, tapi dalam keadaan bersih, ya.

Karena, celana dalam yang ibu kenakan saat bercinta mungkin saja sudah lembap, atau bahkan tercemar oleh bakteri atau jamur. Mengenakannya kembali bisa membuat kamu berisiko terkena ISK dan infeksi organ intim lainnya.

Jadi, gantilah celana dalam ibu setiap habis bercinta. Dan, pastikan untuk memilih celana dalam berbahan katun yang longgar, agar daerah Miss V tidak lembap.

Minum Air Putih

Kamu juga disarankan untuk minum air putih yang banyak setelah berhubungan intim saat hamil. Karena, menurut Nicole Scot, MD, dokter spesialis kandungan dari Indiana, aktivitas seksual yang bergairah bisa membuat tubuh mengalami dehidrasi.

Kondisi ini bisa sangat memengaruhi kesehatan tubuh ibu hamil, termasuk kesehatan Miss V. Bahkan, dehidrasi saat hamil juga bisa membahayakan kesehatan janin, karena menyebabkan berkurangnya cairan ketuban dan meningkatkan risiko bayi mengalami cacat tabung saraf, hingga lahir prematur.

Related image
kumparan.com

Jadi, jangan malas minum, guna menggantikan asupan cairan yang hilang saat berhubungan intim. Lagi pula, banyak minum air putih juga membantu ibu hamil untuk buang air kecil lebih banyak, yang akan membuat bakteri dan kuman hilang dari organ intim kamu.

LEAVE A REPLY