Sumber : mobleymd.com

Gulalives.co, Depok – Epistaksis atau yang biasa kita sebut mimisan merupakan salah satu jenis perdarahan yang cukup sering dialami baik oleh anak-anak maupun orang dewasa. Mimisan bisa tampak menakutkan bagi orang tua, tetapi jarang menyebabkan efek kesehatan yang serius. Walaupun bukan termasuk gejala penyakit yang serius, kondisi ini tentu mengganggu dan membuat kita kurang nyaman.

Mimisan terjadi karena pecahnya pembuluh darah yang ada pada hidung ini bisa disebabkan oleh beberapa faktor. Faktor yang menyebabkan mimisan adalah udara yang terlalu panas atau dingin, membuang cairan atau ingus terlalu keras, penggunaan obat-obat tertentu, alergi, bisa juga karena iritasi. Namun, kamu tidak perlu merasa khawatir dan panik saat mengalami mimisan. Biasanya hal tersebut akan terjadi selama beberapa menit saja. Tetaplah dengan kondisi yang tenang namun lakukan hal-hal yang dapat mengobati mimisan. Apa saja sih yang dapat memberhentikan atau mengobati mimisan? Yuk, ikuti ulasan dari gulalives!

Bawang Merah

Sumber : Sriwijaya Post – Tribunnews.com

Bawang merah merupakan salah satu bahan utama dalam kelezatan masakan. Bawang yang sangat terkenal dengan aroma khasnya ini mengeluarkan senyawa yang membuat mata perih. Banyak yang tidak tahu, ternyata di dalam bawang merah itu terdapat kandungan senyawa belerang. Senyawa belerang tersebut dapat membantu dalam pembekuan darah secara alami. Selain mengandung senyawa belerang, bawang merah juga sangat kaya akan vitaminC dan flavonoid yang juga ikut membantu memperkuat pembuluh darah kapiler. Untuk mengobati mimisan, kalian hanya perlu menghidup aroma khas dari bawang merah tersebut. Kalian bisa potong bawang merah tersebut tipis-tipis. Lalu tempelkan irisan bawang tersebut di bagian bawah atau lubang hidung. Dengan menghidup beberapa menit aroma bawang merah perdarahan akan mereda.

Jeruk lemon

Sumber : lisabousson.com

Jeruk yang memiliki segudang khasiat sangat baik untuk kesehatan ini ternyata juga bisa memberhentikan perdarahan di hidung atau biasa kita sebut mimisan. Lemon yang memiliki kandungan vitamin C yang juga cukup tinggi juga dapat memperkuat pembuluh darah yang rusak dalam hidung tersebut. Untuk mengobati mimisan dengan jeruk lemon sangatlah mudah untuk kalian lakukan. Kalian hanya perlu peras jeruk lemon secukupnya dan teteskanlah satu atau dua tetes perasan lemon tersebut ke dalam hidung yang sedang mimisan. Mungkin akan terasa sangat perih, namun kalian tahan sebentar ya. Mimisan akan berhenti dalam waktu beberapa menit saja kok.

Daun Ketumbar

Sumber : wikiHow

Tidak hanya bisa dipakai untuk masak saja, daun ketumbar ternyata bisa memberhentikan perdarahan pada hidung. Jangan sampai tertukar ya, daun ketumbar dengan daun seledri. Bentuknya yang sangat mirip banyak sekali orang yang tidak bisa membedakan keduanya. Perbedaannya adalah daun ketumbar memiliki bentuk daun yang lebih bulat dari pada daun seledri. Daun ini tidak hanya dapat menghentikan perdarahan saja, namun bisa juga menyeimbangkan tekanan darah loh. Caranya sangat mudah, kalian cukup haluskan daun ketumbar hingga benar-benar halus. Kemudian, oleskan daun ketumbar yang sudah dihaluskan tersebut pada bagian hidung. Lalu kamu diamkan beberapa menit saja sampai aliran darah dari perdarahan berhenti.

Tekan Hidung

Sumber : ideahacks.com

Cara ini sama sekali tidak memerlukan bahan-bahan seperti yang diatas. Ini sangat bisa kamu lakukan tanpa menunggu waktu yang lama, yaitu dengan menekan hidung. Kalian bisa lakukan dengan mencondongkan badan ke depan dengan kepala menunduk. Tekan bagian hidung dengan ibu jari dan telunjuk untuk mengurangi perdarahan tersebut. Lakukan di kedua lubang hidung, walaupun kalian hanya mimisan di satu lubang saja. Tahan sekitar 5-10 menit dan kamu bisa bernafas dengan mulut untuk sementara. Periksa hidung kalian kembali, apabila masih ada perdarahan, kalian bisa lakukannya lagi sampai darah berhenti. Satu hal yang kamu perlu perhatikan dalam melakukan ini adalah pastikan kamu tidak melakukan kepala yang melihat keatas untuk memberhentikan perdarahan. Karena darah tersebut bisa masuk ke tenggorokan dan membuat jalur pernapasan. Tidak hanya itu, hal tersebut juga bisa menyebabkan iritasi pada lambung.

LEAVE A REPLY