Guru Cantik Ini Bikin Anak Jatuh Cinta Sama Bahasa Inggris

1
96 views
Selain mengajar privat, Mrs Wenty juga mengajar anak-anak jalanan yang tinggal di dekat stasiun kereta.

Gulalives.com, BENGKULU – Belajar bahasa Inggris itu susah-susah gampang lho Bunda. Kenapa susah? Kembali lagi ke diri sendiri sih. Kalau sebelum belajar Bunda udah menganggap bahasa Inggris ribet bin njelimet, ya pasti ruwet. Coba kalau Bunda nggak alergi dan punya motivasi kuat untuk terus belajar, dijamin deh bakal gampang cas-cis-cus berbahasa Inggris. Itu kan teorinya, gimana praktiknya? Idealnya, bahasa Inggris itu udah harus dipelajari sejak dini, termasuk untuk anak Bunda yang masih kecil.

Sebut saja namanya Mrs Wenty. Wanita cantik berhijab yang udah belasan tahun tinggal di Bengkulu ini malang-melintang mengajar bahasa Inggris mulai dari SD, SMP, SMA, sampai anak kuliah. Metode mengajar Bahasa Inggris yang diterapkan oleh wanita yang juga penyiar radio dan pelatih tari ini sederhana namun hasilnya wow. Nggak heran kalau wanita lulusan S2 Universitas Bengkulu itu selalu banjir tawaran untuk menjadi guru les privat Bahasa Inggris untuk anak-anak pejabat dan pengusaha di sana. Nah… bu guru cantik ini berbaik hati untuk memberikan trik supaya anak Bunda menganggap belajar bahasa Inggris itu sesuatu yang sangat menyenangkan.

Belajar sambil bermain di ruang terbuka, membuat anak lebih mudah menyerap pelajaran.
Belajar sambil bermain di ruang terbuka, membuat anak lebih mudah menyerap pelajaran.

1. Suka dulu sama gurunya

“Cara utamanya adalah anak-anak harus suka dulu sama gurunya. Setelah suka, anak-anak pasti akan punya semangat belajar yang tinggi terhadap pelajarannya. Saya berusaha akrab dengan mereka satu per satu. Yang penting itu bukan seberapa cepat mereka pintar berbahasa Inggris, tapi bagaiamana mereka mengenal dan menyukai bahasa Inggris walau perlahan,” terang Mrs Wenty yang juga seorang PNS di sebuah kantor pemerintahan provinsi Bengkulu.

2. Pilih lokasi belajar yang cihuy

“Selama saya mengajar privat, saya nggak punya ruangan khusus. Saya menyiasatinya dengan cara moving class di beberapa lokasi out door. Misalnya taman atau pantai. Tempat-tempat santai ini pasti menimbulkan kesan fun untuk anak-anak. Saya ajak mereka rekreasi tapi intinya ya untuk belajar. Mereka nggak akan jenuh dengan rutinitas belajar yang melulu di dalam kelas,” papar bu guru cantik pemilik akun Instagram @shareefajehanamira ini.

3. Bikin anak-anak menjadi happy

“Sebelum mereka mengenal bahasa Ingris, saya biasanya mengajak mereka happy-happy. Saya pancing mereka bermain sambil bernyanyi, yang sebenarnya lirik lagunya memakai bahasa Inggris. Tanpa mereka sadari, anak-anak udah melalui proses belajar. Saya juga nggak melarang anak-anak belajar sambil makan dan minum. Kalau hati mereka riang, mereka akan lebih mudah dong dalam menyerap pelajaran,” beritahu wanita yang juga pernah mengajar di sebuah kampus swasta di Bengkulu itu.

4. Mencari permasalahannya sendiri

“Saya bukan tipe guru yang cenderung menyuruh anak-anak untuk membuka buku lalu mencari halaman sekian. Saya tanya, apakah ada permasalahan atau PR sekolah mereka yang sulit? Misalnya, ada murid kelas 4 SD yang punya kesulitan. Saya akan ajak semua murid untuk membahas bersama, meski jenjang kelas mereka berbeda. Besoknya, gantian saya ajak mereka membahas PR teman yang lain,” beber guru cantik berdarah Sunda tersebut.

5. Menghafal kosakata sebanyak-banyaknya

“Mengajar anak-anak SD dibutuhkan perhatian ekstra khusus. Mereka lebih senang diajak bermain ketimbang belajar yang serius. Saya selalu memberikan materi pelajaran tentang apa yang ada di sekeliling mereka. Dalam bahasa Inggris, yang penting adalah conversation. Anak-anak harus terlatih untuk berani ngomong. Percuma hafal banyak kosakata, tapi mereka nggak pede ngomong di depan umum. Soal grammar, itu bisa mengalir sendiri. Nah di saat bahasa Inggris mereka kacau, baru saya koreksi dengan grammar yang benar. Dengan begitu, mereka akan lebih cepat mengingatnya,” imbuh wanita yang pernah bercita-cita menjadi presenter teve ini.

Pemilik akun Facebook Amira Jehan Shareefa itu nggak pernah pilah-pilih lho dalam mentransfer ilmunya. Waktu kuliah di Bogor dulu, ibu dari Raka Sulthan Fauzan ini sering meluangkan waktu luangnya untuk mengajar bahasa Inggris untuk para anak jalanan yang tinggal di dekat stasiun kereta api. Ketika ia hijrah dari Bogor ke Bengkulu, banyak anak didik privatnya yang punya nilai lebih canggih dibanding anak-anak jebolan les Bahasa Inggris yang bersertifikat. (VD)

 

1 COMMENT

  1. buat sahabat ku yang hebat..
    sang penulis artikel humanis ini
    ga nyangka knp juga mesti aku sob???
    kan msh bnyk org2 hebat diluar sana

    walau bagaimana pun haturnuhun ya sob tiada mksd utk berbangga diri
    semoga dapat menginspirasi kita semua

LEAVE A REPLY