Gulalives.com, JAKARTA – Sudah pernah mencoba mie soba? Coba deh. Mie asal Jepang ini menawarkan gurih yang mantab dan juga sehat. Saat pembukaan Restoran Sagami Soba di Aeon Mall BSD City, Gulalives berkesempatan mencobanya.

Soba Beef, ini menu andalan restoran yang sudah membuka 273 resto di dunia dan Sagami Soba di Aeon Mall adalah restoran ke 273 itu. Wuih, rasanya mantap. Kuahnya kental gurih beraroma daging sapi dengan potongan-potongan daging yang lembut. Kalau kamu penyuka selera pedas, mintalah menu soba dengan level sedang atau pedas. Tapi level sedang, sudah cukup pedas kok.

Mie soba di Sagami Soba juga ada yang sudah disesuaikan dengan lidah orang kita, lho. Ada Soba Kari dan juga ada Soba Baso, yaitu mie soba dilengkapi baso. Tapi tenang saja, buat masyarakat Indonesia yang sebagian besar muslim, bahan pembuatan mie soba ini, termasuk juga menu-menu lainnya, sama sekali tidak menggunakan unsur babi. Prosesnya pun bersih sesuai standar internasional, sehingga dijamin halal.

Coba juga menu unik mie soba dingin. Dingin? Apa enaknya makan mie dingin? Pertanyaan itu wajar dilontarkan mereka yang belum mencobanya. Mie ini benar-benar dingin, bahkan uap dinginnya mengepul dari dalam wadah mie. Begitu juga kuahnya yang terpisah di mangkok sendiri, benar-benar dingin. “Enak, kok!” kata seorang pengunjung saat ditanya Gulalives.

Gak cuma mie soba, layaknya restoran Jepang lainnya, Sagami Soba juga menyajikan beragam menu yang enak dijadikan kudapan, seperti chicken teriyaki, sushi, udang tempura, ubi tempura hingga tebasaki yaitu chicken wing.

“Orang Indonesia sangat suka makan mie. Saya harap mie soba juga disukai karena selain rasanya enak, juga sehat bagi tubuh,” kata CEO Sagami Group Toshiyuki Kamada saat pembukaan Sagami Soba di Aeon Mall BSD City, Sabtu (30/5).

Mau tahu sehatnya seperti apa? Mie Soba, kata Toshiyuki, bukan terbuat dari tepung gandum biasa seperti mie pada umumnya. “Mie Soba dibuat dari buckwheat, yakni sejenis gandum yang mengandung amino acid dan kaya dengan flavonoids,” jelas Toshiyuki.

Lanjutnya, “Biji-bijian gandum jenis ini mengandung lebih banyak protein dan vitamin dibanding padi dan gandum yang umum kita kenal menghasilkan terigu. Buckwheat juga mengandung banyak mineral, magnesium, besi, zinc, tembaga, dan mangan. Buckwheat sehat karena tiap mangkok buckwheat yang sudah dimasak mengandung lebih dari 4 gram serat,” lanjut Toshiyuki.

Berkat kandungan nutrisi tersebut, konsumsi soba berkala akan membantu orang untuk menjaga dinding pembuluh darah awet muda dan mengontrol tekanan darah, karena soba memiliki tingkat glukosa lebih rendah yang bermanfaat untuk menjaga diabetes. “Soba juga mengurangi kolesterol, bermanfaat sebagai anti-aging, dan baik untuk diet,” kata Toshiyuki.

Sementara ini, kata Regi Datau, presiden director PT Gobel Dharma Sarana Karya, yang mendatangkan Sagami Soba ke Indonesia, Sagami Soba di Jakarta baru hadir di dua lokasi. Pertama di Food Court Plaza Senayan dan yang kedua di Aeon Mall BSD City. “Untuk di Aeon Mall BSD City kami buat konsep restoran untuk menampung besarnya pasar di Aeon Mall yang memang banyak komunitas Jepang,” ungkap Regi.

Desain restoran dibikin minimalis. Juga mengadopsi konsep dapur terbuka (open kitchen) sehingga pengunjung dapat melihat bagaimana para chef meracik dan menyiapkan menu terbaik mereka. Penasaran? Yuk, cobain mie soba!(MK)

LEAVE A REPLY