Serunya gathering anggota Gundam Depok Community, Minggu (14/6)

Gulalives.com, DEPOK – Merakit Gundam itu katanya nih sebelas-dua belas kayak mengejar cinta si someone special. Butuh kesabaran tingkat tinggi, bro! Ini dirasakan oleh para pecinta Gundam yang tergabung dalam Gundam Depok Community (GDC).

GDC bermarkas di Gundam HobbyShop, Jalan Margonda Raya No. 41-42, Pancoran Mas, Depok, Jawa Barat. Berangkat dari inisiatif 3 anak muda yaitu Yudhistira Gularso, Dendi, dan Dimas Arianto, GDC terbentuk pada 4 Oktober 2014 lalu.

Mereka mengawali dengan membuat Grup GDC di Facebook yang sekarang beranggotakan 173 orang. Mayoritas anggota berasal dari Depok dan beberapa di antaranya ada juga yang berasal dari wilayah Jakarta.

Sesuai dengan salah satu misi GDC yaitu menjadi fasilitator bagi para anggota untuk bertukar informasi mengenai franchise Gundam, dicetuskanlah ide untuk mengadakan gathering.

Tepatnya 1 Februari 2015, gathering anggota GDC pertama kalinya diadakan. Gathering kedua menyusul kemudian tanggal 18 April 2015 dan 14 Juni 2015.

“Kami jadwalkan pertemuan anggota GDC ini, 2 atau 3 bulan sekali. Rencananya, dalam 1 tahun dibuat 4 kali gathering,” kata Dimas Arianto saat dijumpai Gulalives.com, Minggu (14/6) kemarin.

Anggota GDC beragam lho. Mulai dari pelajar SMP atau remaja, mahasiswa, karyawan, sampai mereka yang sudah berumah tangga.

“Om-om yang sudah berumah tangga pun ada. Kami manggilnya om karena mereka lebih tua dan kami tetap harus menghormati meski punya hobi yang sama,” ucap Dimas diikuti senyum.

Memang tak dipungkiri orang yang hobi Gundam di Indonesia sangat banyak, bukan hanya di kalangan anak-anak melainkan juga remaja dan dewasa.

GDC atau boleh disebut Komunitas Model Kit Gundam Depok dikatakan Dimas, ingin memasyarakatkan franchise dan segmen hobi Gundam terutama di kawasan Depok dan sekitarnya.

“Kami berusaha menghilangkan pandangan negatif masyarakat mengenai Gundam yang selama ini dinilai membuang waktu dan uang. Hobi ini sangat jelas memacu kreatifitas dan bukan mainan anak-anak yang sekadar tahunya robot apaan sih buang duit aja. Hobi Gundam ini untuk semua umur,” terang Dimas.

Dalam kegiatan gathering GDC, biasanya para anggota komunitas saling berdiskusi tentang Model Kit-nya maupun memperlihatkan koleksi pribadinya. Tapi tidak jarang pula yang melakukan bisnis dengan jual beli Model Kit. Sesi seru di acara GDC gathering adalah ketika tutorial teknik merakit gundam digeber secara detail.

Anggota GDC tampak asyik menyimak tutorial yang disampaikan Yudhistira Gularso
Anggota GDC tampak asyik menyimak tutorial yang disampaikan Yudhistira Gularso

“Kami bangun keakraban dan berbagi kesenangan di sini. Target sementara untuk komunitas, yang utama GDC bisa dikenal masyarakat Depok,” ujar Dimas.

Berbicara soal kesulitan dalam merakit, merupakan suatu daya tarik dan kepuasan tersendiri untuk para peminat Modet Kit Gundam.

“Kami sering share tutorial. Merakit Model Kit Gundam dibutuhkan keahlian tersendiri. Mainan ini mempunyai karakter dan tingkat kesulitan berbeda-beda dalam perakitannya, jadi tidak hanya anak- anak saja yang ikut dalam hobi ini,” jelas Dimas.

Nah, setelah bicara tingkat kesulitan berlanjut pada tahap customized atau bisa dikatakan memodifikasi robot Gundam. Menurut Dimas, customized ini tergantung pada kreatiftas para modeler. Nilai jual Gundam yang dimodifikasi ini bisa tinggi lho.

“Namun biasanya, modeler Gundam ini nggak semudah itu melepas rakitannya. Bukan orientasi jumlah yang didapat berapa, tapi lebih pada kepuasan dan kecintaannya pada Gundam yang dirakit,” tambah Dimas.

Aneka robot Gundam keren yang ada di Gundam HobbyShop, Depok
Aneka robot Gundam keren yang ada di Gundam HobbyShop, Depok

Jadi, jelas kan bahwa hobi Gundam ini positif dan seru. Bahkan bagi yang sudah merasakan asyiknya menikmati membangun robot Gundam ini, bisa dikompetisikan ke tingkat internasional.

Ian, salah satu member GDC menyampaikan harapannya, “Untuk komunitas Gundam di Depok ini, semoga ke depan ada bibit-bibit baru yang berkesempatan mengikuti kompetisi regional dulu, baru dibawa ke internasional.” (WI/VD)

1 COMMENT

LEAVE A REPLY