16 Golongan yang Dibenci Allah, Naudzubillah

0
179 views
jllsly.com

Gulalives.co – Dalam Al-Qur’an, beberapa kali Allah SWT menggunakan kata يُحِبُّ yang artinya “Mencintai”. Ada beberapa golongan yang mendapat kemuliaan menjadi kekasih Allah SWT. Namun, kali ini kita akan melihat golongan lain yang disebutkan secara khusus oleh Allah SWT. Jika mencintai menggunakan kata يُحِبُّ maka sekarang kita akan melihat golongan yang dibenci Allah melalui kata لاَ يُحِبُّ. Siapakah mereka? Apakah kita termasuk? Naudzubillah.

Related image
okezone.com

Orang yang Melampaui Batas

وَلاَ تَعْتَدُواْ إِنَّ اللّهَ لاَ يُحِبُّ الْمُعْتَدِينَ -٨٧-

“Dan janganlah kamu melampaui batas. Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang melampaui batas.” (Al-Ma’idah 87)

Orang yang Berbuat Kerusakan

إِنَّ اللَّهَ لَا يُحِبُّ الْمُفْسِدِينَ -٧٧-

“Sungguh, Allah tidak menyukai orang yang berbuat kerusakan.” (Al-Qashas 77)

وَاللّهُ لاَ يُحِبُّ الفَسَادَ -٢٠٥-

“Sedang Allah tidak menyukai kerusakan.” (Al-Baqarah 205)

Orang yang Bergelimang Dosa

وَاللّهُ لاَ يُحِبُّ كُلَّ كَفَّارٍ أَثِيمٍ -٢٧٦-

“Allah tidak menyukai setiap orang yang tetap dalam kekafiran dan bergelimang dosa.” (Al-Baqarah 276)

Orang yang Kafir

فَإِنَّ اللّهَ لاَ يُحِبُّ الْكَافِرِينَ -٣٢-

“Ketahuilah bahwa Allah tidak menyukai orang-orang kafir.” (Ali Imran 32)

Orang yang Dzalim

وَاللّهُ لاَ يُحِبُّ الظَّالِمِينَ -٥٧-

“Dan Allah tidak menyukai orang dzalim.” (Ali Imran 57)

Orang yang Sombong dan Bangga Diri

إِنَّ اللَّهَ لَا يُحِبُّ كُلَّ مُخْتَالٍ فَخُورٍ -١٨-

“Sungguh, Allah tidak menyukai orang-orang yang sombong dan membanggakan diri.” (Luqman 18)

إِنَّهُ لاَ يُحِبُّ الْمُسْتَكْبِرِينَ -٢٣-

“Sesungguhnya Dia tidak menyukai orang yang sombong.” (An-Nahl 23)

Orang yang Berkhianat

إِنَّ اللّهَ لاَ يُحِبُّ مَن كَانَ خَوَّاناً أَثِيماً -١٠٧-

“Sungguh, Allah tidak menyukai orang-orang yang selalu berkhianat dan bergelimang dosa.” (An-Nisa’ 107)

إِنَّ اللّهَ لاَ يُحِبُّ الخَائِنِينَ -٥٨-

“Sungguh, Allah tidak Menyukai orang yang berkhianat.” (Al-Anfal 58)

Orang yang Berucap Buruk di Depan Umum

لاَّ يُحِبُّ اللّهُ الْجَهْرَ بِالسُّوَءِ مِنَ الْقَوْلِ إِلاَّ مَن ظُلِمَ -١٤٨-

“Allah tidak menyukai perkataan buruk, (yang diucapkan) secara terus terang kecuali oleh orang yang dizalimi.” (An-Nisa’ 148)

Orang yang Berlebihan

وَلاَ تُسْرِفُواْ إِنَّهُ لاَ يُحِبُّ الْمُسْرِفِينَ -١٤١-

“Tapi janganlah berlebih-lebihan. Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang berlebih-lebihan.” (Al-An’am 141)

Orang yang Kufur Nikmat

إِنَّ اللَّهَ لَا يُحِبُّ كُلَّ خَوَّانٍ كَفُورٍ -٣٨-

“Sesungguhnya Allah Membela orang yang beriman. Sungguh, Allah tidak Menyukai setiap orang yang berkhianat dan kufur nikmat.” (Al-Hajj 38)

Orang yang Bahagia Berlebihan

إِنَّ اللَّهَ لَا يُحِبُّ الْفَرِحِينَ -٧٦-

“Sungguh, Allah tidak menyukai orang yang membanggakan diri.” (Al-Qashas 76)

Baca Juga: Naudzubillah, Inilah Penyebab Seseorang Meninggal dalam Keadaan Su’ul Khatimah

Orang yang Pelit

Related image
ambcrypto.com

Seharusnya orang yang diberi kelebihan rezeki, bisa lebih banyak berbagi pada orang lain. Namun, jika ia bersikap kikir, maka hal tersebut akan memasukkan mereka ke dalam golongan yang dibenci Allah.

Apalagi jika mereka sangat takut hartanya berkurang jika harus bersedekah atau berbagi pada yang membutuhkan. Rasulullah mengancam golongan yang seperti ini, mereka bukanlah bagian dari orang-orang yang beriman. Naudzubillah.

“Barang siapa yang tidak peduli dengan urusan kaum muslimin, maka dia bukan bagian dari mereka.” (HR. Hakim)

Orang yang Malas Ibadah

Related image
express.co.uk

Semakin bertambah usia, sebenarnya Allah sudah beri peringatan untuk kita semakin mendekatkan diri pada-Nya. Saat rambut mulai memutih, tubuh tak bugar lagi, dan dihinggapi berbagai macam penyakit, pun banyak hal lainnya.

Sebenarnya, inilah pertanda semakin dekatnya kita dengan kematian. Sayangnya, justru masih banyak orang tua yang menghamba pada hal duniawi, dan malas untuk beribadah sehingga masuk ke dalam golongan yang dibenci Allah.

Pemimpin yang Keji

Image result for Pemimpin yang Keji
kisahmuslim.com

Pemimpin seharusnya mengayomi rakyat, adil, dan jauh dari perbuatan kejam. Sudah selayaknya ia mengupayakan kesejahteraan rakyatnya. Namun, saat ia justru melakukan hal yang sebaliknya, yakni berbuat semena-mena, maka nerakalah tempat untuk pemimpin yang dzalim, karena ia sudah termasuk ke dalam golongan yang dibenci Allah.

… وَمَأْوَاهُمُ النَّارُ ۚ وَبِئْسَ مَثْوَى الظَّالِمِينَ

“Tempat kembali mereka ialah neraka; dan itulah seburuk-buruk tempat tinggal orang-orang yang dzalim.” (Ali Imran: 151)

Ahli Ibadah yang Riya’

Related image
ebookanak.com

Hal seperti ini harus dihindari oleh para ahli ibadah. Karena perbuatan riya’ mereka memang tidak disadari sepenuhnya. Seperti saat mereka meremehkan orang lain yang ibadahnya tidak benar, pun saat mereka mengira bahwa ibadahnya diterima, sedang yang lain tidak, dengan demikian ia menjadi pribadi yang sombong dan masuk ke dalam golongan yang dibenci Allah.

Wanita yang Minim Rasa Malu

Di zaman sekarang ini, rasa malu yang ada dalam diri seorang wanita sudah semakin luntur. Meski banyak pula yang sudah memulai hijrahnya. Namun, semakin banyak pula yang dalam berpakaian, cara berjalan, bertutur kata, dan berperilaku, wanita di zaman sekarang sudah mulai menepiskan rasa malunya. Hingga fitnah dan maksiat semakin bertambah. Tak jarang pula mereka berbangga diri saat melakukan ghibah. Naudzubillah.

Semoga, setelah membaca artikel ini, menjadikan kita tak termasuk ke dalam golongan yang dibenci Allah SWT. Aamiin allahumma aamiin.

LEAVE A REPLY