5 Fakta Tentang Film The Lion King (2019)

screengeek.net

Gulalives.co – The Lion King adalah salah satu film yang wajib masuk ke dalam daftar kisah klasik Disney, karena pesonanya yang tak habis dimakan zaman. Kisah dramatis perjuangan seekor singa bernama Simba untuk menemukan jati dirinya sebagai sosok pemimpin seperti sang ayah, Mufasa, menjadi cerita yang melekat pada ingatan.

Image result for the lion king 2019
digitalspy.com

Lewat kisahnya yang menyentuh, animasi yang disutradarai oleh Roger Allers dan Rob Minko ini pun menjadi salah satu film paling sukses, dengan meraih total pendapatan US$ 783.841.776 atau setara dengan Rp11 triliun.

Nah, karena kesuksesannya inilah, The Lion King akan kembali menghiasi layar lebar dengan kemasan teknologi animasi masa kini, tepatnya pada 19 Juli 2019 mendatang.

Namun, di balik kisah haru yang menghangatkan hati, tahukah kamu jika ada berbagai fakta tersembunyi yang mungkin belum banyak diketahui para penonton setia Disney, tentang film The Lion King? Berikut 5 di antaranya versi Gulalives:

Adegan Pembuka yang Ikonik

Film animasi ini sebelumnya direncanakan dibuka dengan adegan penuh dialog. Namun, hal ini langsung berubah saat sang produser dan animator mendengar komposisi musik Hans Zimmer bertajuk Circle of Life. Mereka sangat terkesan dan langsung menjadikan lagu ini sebagai adegan pembuka film The Lion King, yang hingga sekarang sangat lekat di telinga dan mata kita.

Arti Nama

Beberapa nama karakter yang ada dalam film ini memang terdengar unik, ya? Hingga terkesan dibuat-buat. Namun, nyatanya nama-nama karakter tersebut diambil dari bahasa Swahili:

  • Simba berarti singa atau prajurit yang berani,
  • Rafiki sang penasehat berarti sahabat,
  • Pumbaa berarti bodoh, malas, atau ceroboh, dan
  • Sarabi dapat diartikan sebagai sebuah ilusi atau khayalan.

Baca Juga: Ms. Marvel, Film Superhero Wanita Muslim Pertama yang Akan Digarap

Judul Awal

Awalnya, film The Lion King hendak diberi judul King of the Jungle. Namun, Disney mengubah judul ini karena mereka sadar bahwa singa tidak hidup di hutan. Maka, mereka pun mencari judul lain, dan merasa jika yang paling tepat adalah The Lion King.

Simbol Tersembunyi

Dalam sebuah adegan, Simba, Timon, dan Pumba berbaring di rumput dan membahas bintang, dan tiba-tiba Simba jatuh hingga menyebabkan debu beterbangan. Nah, jika diperhatikan dengan saksama, ada huruf SFX (special effects) yang terselip pada butiran debu terbang tersebut. Singkatan yang mengandung arti tersebut ternyata memang sengaja di tempatkan di sana oleh tim efek khusus.

Suara Erangan Asli

Fakta terakhir tentang film The Lion King adalah untuk bisa terdengar otentik, pengisi suara Simba muda, Jonathan Taylor Thomas, ternyata benar dipukul tanpa rekayasa.

Related image
imdb.com

Aktor yang sudah lama tidak terdengar kabarnya ini harus dipukuli (secara ringan) di bagian belakang, untuk bisa mendapatkan erangan Simba kala meluncur di bawah tulang punggung gajah, saat mereka sedang memainkan adegan makam gajah.

SHARE

Warning: A non-numeric value encountered in /srv/users/serverpilot/apps/gulalivesco/public/wp-content/themes/Newspaper/includes/wp_booster/td_block.php on line 352

LEAVE A REPLY