16 Film Action Terbaik Sepanjang Masa, Salah Satunya dari Indonesia!

hollywoodreporter.com

Gulalives.co – Mungkin mayoritas kita jauh lebih menyukai film dengan genre drama, komedi, atau horor, ya? Namun, ada satu genre film yang semakin hari semakin tidak bisa kita abaikan, yakni action atau laga. Karena, film dengan genre ini membutuhkan aktor dengan kemampuan bela diri, dan juga effect yang mumpuni. Seperti 16 film action terbaik sepanjang masa versi Gulalives berikut ini, yang wajib kamu tonton segera!

Baby Driver [2017]

Related image
plugin.01net.com

Baby Driver adalah film action-crime yang menyabet beberapa penghargaan. Film ini menempati urutan teratas box office selama beberapa minggu. Film ini menawarkan alur cerita film action yang berbeda dari yang lain.

Bermula dari keterlibatan Baby (Ansel Elgort) yang bekerja pada kelompok penjahat yang dipimpin Doc (Kevin Spacey). Baby yang memiliki kelainan pada telinganya ini membuat pendengarannya sangat peka. Ia juga dikenal sebagai sopir handal yang mampu menghindari kejaran polisi yang memburu komplotan penjahat Doc.

Namun, sampai suatu ketika, Baby bertemu Deborah (Lily James), dan jatuh cinta padanya. Ketika Baby memutuskan untuk resign dari pekerjaannya, Doc justru mengancam akan menghabisi orang-orang yang ia cintai. Bagaimana akhir kisah mereka?

Die Hard [1988 – 2013]

Related image
mandatory.com

Film ini merupakan adaptasi dari novel Nothing Lasts Forever yang diterbitkan pada tahun 1979 silam. Awalnya, Frank Sinatra diminta untuk memerankan kelanjutan dari karakternya di film The Detective (1966), yang merupakan adaptasi novel pertama dari Roderick Thorp. Namun, Frank Sinatra menolaknya.

Hingga naskah terpaksa diubah, agar bisa diperankan oleh Arnold Schwarzenegger sebagai kelanjutan film Commando (1985), tapi Arnold juga menolaknya. Akhirnya peran utama diserahkan pada Bruce Willis yang saat itu lebih dikenal sebagai comedian serial televisi.

Namun, karena kesuksesan film ini, akhirnya Bruce Willis berubah menjadi bintang film action hingga saat ini, dan melanjutkan karakter yang sama pada 4 film sequel-nya, yakni Die Hard 2 (1990), Die Hard with a Vengeance (1995), Live Free or Die Hard (2007), dan A Good Day to Die Hard (2013).

Menariknya lagi, serial film Die Hard ini merupakan karakter John McClane yang nekat dan tidak kenal lelah untuk melawan teroris yang mengancam, meski dia hanya seorang diri hingga babak belur, ia tetap berusaha untuk menggagalkan rencana sang teroris.

Face/Off [1997]

Related image
die-hard-scenario.wikia.com

John Woo adalah seorang sutradara papan atas dalam dunia perfilman Hong Kong. Berbekal dari kesuksesannya itulahm ia dipercaya untuk membesut film produksi Hollywood yang mempertemukan aktor Nicolas Cage dan John Travolta.

Bercerita tentang seorang agen FBI yang menukar wajahnya dengan seorang narapidana demi membongkar kejahatan sebuah kelompok kriminal. Membuat sang narapidana berhasil kabur dan mencuri identitas agen FBI tersebut, lengkap dengan wajahnya, demi membalaskan dendam.

Banyak elemen-elemen action yang biasa terdapat pada film-film Hong Kong karya John Woo, juga ditampilkan di film ini, seperti adegan tembak-tembakan dalam slow-motion, burung merpati yang beterbangan di saat terjadinya baku tembak, dan adegan khas lainnya.

Fast and Furious [2001 – 2015]

Related image
wired.com

Film kebut-kebutan mobil modifikasi ini merupakan salah satu serial film action terbaik, karena keahlian para stuntman-nya dalam mengendarai mobil berkecepatan tinggi, adegan-adegan berbahaya, dan tentu saja dipenuhi juga adegan ledakan di sana-sini.

Vin Diesel dan Paul Walker adalah 2 aktor utama di serial ini, yang hampir selalu ada pada setiap filmnya. Film pertamanya yang dirilis pada tahun 2001 silam, sukses secara komersial dan menjadi pondasi kokoh bagi cerita pada film-film selanjutnya.

2 Fast 2 Furious (2003) yang hadir tanpa Vin Diesel, justru tampil dengan kualitas menurun, tapi pendapatannya tetap lumayan. The Fast and the Furious: Tokyo Drift (2006) yang sama sekali tidak menceritakan karakter Vin Diesel dan Paul Walker, tampil di bawah performa dua film pertamanya, bahkan sempat mengancam kelangsungan serial ini.

Semua cast film pertamanya kembali berkumpul di Fast & Furious (2009) dengan misi menghentikan peredaran heroin. Fast Five (2011) sering dianggap sebagai film terbaik di serial ini dengan semua kelengkapan elemen film action, dan kehadiran Dwayne Johnson ke dalam cast.

Hingga Fast & Furious 6 (2013) tampil dengan kadar action yang lebih tinggi, ditambah dengan kehadiran bintang action asal Indonesia, Joe Taslim. Namun, Furious 7 (2015) adalah penampilan terakhir Paul Walker di serial ini karena dirinya tewas dalam kecelakaan sebelum syuting film dirampungkan.

Akibatnya, sisa adegan yang menampilkan Paul Walker digantikan oleh kakak dan adiknya, yang dibantu dengan CGI untuk menyamakan wajahnya. Kadar action dalam film ini semakin ditingkatkan dengan hadirnya Jason Statham sebagai musuh utama.

John Wick [2014]

Related image
usanetwork.com

John Wick (Keanu Reeves) adalah pembunuh bayaran yang memutuskan pensiun. Namun, sebuah tragedi menyebabkan Wick kembali ke dunia lamanya. Tragedi itu menyebabkan anjing pemberian mendiang istrinya dibunuh, dan mobil kesayangannya, Ford Mustang, dicuri oleh penjahat.

Nah, kembalinya John Wick untuk membalas dendam ini cukup menggemparkan dunia kejahatan.

Apalagi, beberapa penjahat yang terlibat baru mengetahui siapa John Wick yang sebenarnya. Namun, selain membalas dendam, John Wick juga harus menyelamatkan nyawanya sendiri. Karena, ada seorang bos penjahat kelas kakap yang juga menginginkan kematian Wick.

Kill Bill [2003 – 2004]

Related image
knowyourmeme.com

Film besutan sutradara Quentin Tarantino ini memamerkan seni bela diri samurai khas Jepang. Uma Thurman yang berperan sebagai “The Bride”, yakni mantan pembunuh bayaran yang menuntut balas pada tim dan boss-nya (yang sebelumnya sudah berkhianat padanya).

Membuat film ini mengumbar banyak adegan kekerasan tingkat tinggi, lengkap dengan cucuran darah di mana-mana. Banyak elemen klasik yang dihadirkan dalam film ini, menurut sang sutradara, hal ini sebagai tribute untuk film-film silat dan kung fu klasik Hong Kong dan Jepang pada zaman dulu.

Maka, tidak aneh jika tokoh utamanya mengenakan kostum kuning dengan strip hitam, hampir serupa dengan kostum yang pernah dipakai oleh Bruce Lee pada salah satu filmnya. Kehadiran David Carradine yang merupakan seorang aktor veteran juga menjadi nilai tambah.

Kingsman: The Secret Service [2014] dan Golden Circle [2017]

Related image
indiewire.com

Kedua film Kingsman ini terbilang sukses. Diadaptasi dari komik karya Mark Millar dan Dave Gibbons, membuat Kingsman: The Secret Service fokus pada kisah Eggsy (Taron Egerton) yang direkrut oleh Galahad (Colin Firth) untuk menjadi seorang agen dalam organisasi mata-mata, yakni Kingsman itu sendiri.

Peralatan yang digunakan para agen Kingsman juga sangat canggih. Berbagai aksi di film Kingsman ini membuat kita tidak bosan untuk menontonnya. Apalagi, peralatan canggih ala agen Kingsman akan membuat kita terus berdecak kagum.

Sementara itu, di Kingsman: The Golden Circle, kita akan disuguhkan berbagai aksi yang tergolong lebih sadis dan ekstrem. Apalagi, Eggsy harus menghadapi seorang villain berbahaya bernama Poppy, dan di hadapkan pada kenyataan bahwa Galahad masih hidup, dan mengalami amnesia akut.

Mad Max: Fury Road [2015]

Related image
sdasia.co

Berlatar belakang padang pasir, Mad Max: Fury Road merupakan film yang menggambarkan dunia runtuh dan orang-orang menjadi gila. Manusia menjadi liar dan berusaha hidup dengan menggunakan caranya masing-masing, karena tidak ada lagi hukum yang menaungi kehidupan mereka.

Max (Tom Hardy) adalah pria yang hidupnya dipenuhi berbagai aksi berbahaya. Namun, Max mencoba bertahan hidup dari kejaran pimpinan Immortan Joe (Hugh Keays-Byrne).

Dan, dalam upaya pemberontakannya ini, Max bertemu dengan Furiosa (Charlize Theron), wanita yang juga memberontak agar bisa menemukan kehidupan yang lebih layak. Berhasilkah Max dan Furiosa memberontak pada Immortan Joe, seorang pemimpin kejam penguasa padang gurun?

Sherlock Holmes [2009 – 2011]

Related image
nit.pt

Merupakan adaptasi dari karakter detektif terkenal karya Sir Arthur Conan Doyle, versi terbaru ini menampilkan sosok Sherlock Holmes yang nyentrik dan unik. Robert Downey, Jr. sangat pantas memerankan tokoh ini, meski terasa hampir serupa dengan karakter Iron Man yang juga diperankan olehnya.

Namun, tempo dan ritme yang cepat menambah keseruan dalam film ini. Pemikiran unik yang ada di benak Sherlock Holmes juga bisa diterjemahkan dengan baik dan lucu, dilengkapi dengan adegan action yang menggunakan efek slow-motion, dan analisa tulang-tulang yang patah akibat pukulan. Pada tahun 2011, Sherlock Holmes: A Game of Shadows juga sukses tampil sebagai sequel yang baik.

Baca Juga: 15 Film India Terbaik Sepanjang Masa untuk Para Pencinta Bollywood

Skyfall [2012]

Related image
nytimes.com

Skyfall merupakan salah satu film James Bond terbaik yang dibintangi oleh Daniel Craig. Film action ini penuh dengan aksi yang emosional. Di film ini, loyalitas Bond (Daniel Craig) pada M (Judi Dench) diuji.

Setelah operasi di Istanbul selesai, Bond hilang dan diduga tewas. Namun, pada saat yang sama, identitas para agen MI6 yang masih aktif justru tersebar di internet. Kemampuan M dalam memimpin MI6 mulai dipertanyakan oleh pemerintah setempat.

Kemunculan Bond yang secara tiba-tiba seolah membawa angin segar bagi M. Hingga kemudian, M menugaskan Bond untuk mencari Raoul Silva (Javier Bardem), penjahat berbahaya yang menyebarkan identitas agen MI6 di internet, yang tidak lain merupakan orang yang selama ini mengincar nyawa M.

Speed [1994]

Related image
film.avclub.com

Film yang mengangkat karir sutradara Jan de Bont dan kedua aktornya, yakni Keanu Reeves dan Sandra Bullock ini, merupakan film action terbaik dengan tingkat ketegangan sangat tinggi.

Bagaimana tidak? Bus yang berisi banyak penumpang, disabotase oleh seorang psikopat yang memasang bom, dan akan meledak jika kecepatan bus berkurang. Hal ini semakin parah dengan tewasnya sopir bus, sehingga bus dikemudikan oleh seorang penumpang wanita dibantu seorang polisi LAPD, yang merupakan target utama psikopat tadi.

Dengan kecepatan yang tidak boleh kurang dari 50 mph, apa pun yang berada di depannya akan mereka tabrak, termasuk melompati fly-over yang belum selesai.

Film yang tidak disangka akan sukses besar secara komersial dan kualitas ini, kemudian dibuatkan sequel-nya, yakni Speed 2: Cruise Control (1997), tapi sayang kualitasnya jauh berada di bawah film pertamanya.

The Bourne Identity [2002 – 2007]

Image result for The Bourne Identity action movies
pinterest.com

Diangkat dari novel best-seller karya Robert Ludlum, film ini menceritakan tentang petualangan Jason Bourne sebagai salah seorang mantan agen CIA yang mengalami lupa ingatan dan hendak dibunuh oleh agensi tersebut, karena konspirasi di dalamnya.

Matt Damon memerankan karakter ini pada film sequel The Bourne Supremacy (2004) dan The Bourne Ultimatum (2007).

Meski lupa ingatan, kemampuan berkelahi, militer, dan spionasenya tidak menghilang, sehingga semua musuh yang hendak membunuhnya bisa ditaklukkan olehnya, meski harus berkelahi hanya menggunakan koran sebagai senjata. The Bourne Legacy (2012) menceritakan karakter lain yang masih memiliki hubungan dengan Jason Bourne.

The Fugitive [1993]

Image result for The Fugitive action movies
theatlantic.com

Dr. Richard Kimble dituduh membunuh istrinya. Hingga membuatnya harus menemukan sang pembunuh, sembari terus menghindari kejaran dari tim U.S. Marshals yang dipimpin oleh Deputy Samuel Gerard.

Harrison Ford yang karirnya sedang berada di puncak, merupakan faktor utama kesuksesan film yang diangkat dari serial televisi era 1960-an ini. Posisinya sebagai sosok tertuduh dan tidak memiliki keahlian bela diri, harus mampu terus menghindar dari kejaran pihak berwajib, saat ia harus menemukan sang pembunuh mendiang istrinya.

Segala cara yang terlintas di otaknya ia kerahkan, meski harus pontang-panting, berlarian dan terluka. Ada sebuah adegan yang cukup mendebarkan, yakni saat sang dokter harus terjun dari ketinggian bendungan beraliran deras, karena sudah terjepit akibat kejaran agen pemerintah.

The Fugitive adalah salah satu film action yang berhasil masuk sebagai nominator Oscar di kategori Best Picture, meski gagal meraih tropi. Setidaknya, akting Tommy Lee Jones berhasil meyakinkan sebagai deputy, hingga membuatnya sukses meraih Oscar dari kategori Best Supporting Actor, dan melanjutkan perannya dalam film U.S Marshals (1998).

The Hunt for Red October [1990]

Related image
mentalfloss.com

Kisah fiktif tentang perang dingin antara USA dan Uni Soviet ini diangkat dari novel best-seller karya Tom Clancy yang memperkenalkan karakter seorang analis CIA, Jack Ryan, di mana dalam film ini diperankan oleh Alec Baldwin.

Menceritakan tentang kapal selam Soviet yang dipimpin oleh kaptennya, diperankan oleh Sean Connery, dengan menyimpan tanda tanya, apakah dia akan menyerang atau menyerah?

Setting film yang mayoritas berada di dalam kapal selam ini semakin menciptakan suasana mencekam bagi penonton, apalagi untuk kamu yang memiliki phobia dengan ruangan sempit. Dalam ajang Academy Award, film ini berhasil membawa pulang Oscar dari kategori Best Sound Editing.

Karena kesuksesan film ini dan karakter Jack Ryan, akhirnya dibuatkan beberapa film lanjutan, yakni Patriot Games (1992), Clear and Present Danger (1994), The Sum of All Fears (2002) dan Jack Ryan: Shadow Recruit (2014).

The Raid: Redemption (2011)

Related image
indiewire.com

The Raid, karya Gareth Evans, bercerita tentang sebuah tim elit kepolisian yang terperangkap di gedung pusat gembong penjahat. Rama (Iko Uwais) dan teman-temannya harus berjuang untuk selamat, dan menuntaskan misi mereka.

Kerennya, selain film ini merupakan film Indonesia, The Raid juga memberikan adegan laga yang brutal dan menegangkan dari awal sampai akhir film.

The Raid berhasil merebut perhatian dunia dengan mengembalikan konsep film laga dengan koreografi maut, serta minim efek visual. Sekuel film ini, The Raid 2, juga menjadi hot seat di Sundance Film Festival 2014! Salut!

The Rock [1996]

Image result for The Rock action movies
denofgeek.com

Terakhir adalah film yang mempertemukan aktor senior Sean Connery dengan Nicolas Cage yang sedang naik daun saat itu. Disutradarai oleh Michael Bay, tempo dan ritme film ini berjalan dengan cepat dan taktis, sehingga penonton dibuat seolah-olah tidak berhenti terpacu adrenalinnya, apalagi dengan setting penjara terisolasi Alcatraz.

Kedua aktor ini memerankan seorang residivis yang dulunya merupakan seorang kapten Angkatan Udara dan seorang ahli kimia FBI, yang mencoba menyusup dan melumpuhkan pasukan militer yang membelot dari pemerintahan.

Dan ingin menguasai penjara Alcatraz, dengan rencana menyerang San Francisco menggunakan gas beracun. The Rock sukses masuk nominasi Oscar pada kategori Best Sound Mixing.

Kalau kamu ingin melepas penat, kamu bisa menyaksikan film-film di atas saat ada waktu luang! Selamat menonton!

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here