hed.go.th

Gulalives.co – Siapa yang tidak kenal dengan buah durian? Buah dengan ciri khas duri yang banyak di bagian kulit luar dan aromanya yang luar biasa mempengaruhi penciuman ini tersebar luas di beberapa negara, terutama di Asia Tenggara, dan? Negara kita tercinta. Namun, tak jarang orang terdekat kita saling mengingatkan agar kita tak mengonsumsinya secara berlebihan. Kenapa? Gulalives akan ulas secara rinci apa-apa saja positif negatifnya fakta kesehatan yang ada di balik buah satu ini.

Kaya Akan Nutrisi

Related image
someplace.kz

Buah durian mengandung berbagai macam vitamin yang dibutuhkan oleh tubuh, antara lain vitamin B, C, dan E. Selain itu, durian juga kaya akan mineral, seperti zinc, cuprum, mangan, besi, natrium, magnesium, kalsium, kalium, fosfat, dan lain sebagainya.

Baca Juga: Ini Ragam Pasokan Gizi dan Nutrisi yang Harus Dipenuhi

Kabar gembira untuk kamu pencinta buah unik yang juga dikenal dengan istilah raja buah ini, sangat baik untuk meningkatkan kekuatan otot dan tekanan darah. Selain itu, buah ini juga baik untuk melancarkan buang air besar dan menjaga kesehatan kulit. Tak hanya itu, durian juga mendukung sistem saraf, meningkatkan kekebalan tubuh, dan meningkatkan pembentukan sel darah merah.

Antioksidan yang Baik

Related image
tribunnews.com

Selain kaya akan vitamin, durian juga memiliki efek antioksidan. Antioksidan sendiri berperan penting sebagai penangkal radikal bebas, yakni molekul yang bisa merusak sel-sel dalam tubuh. Buah yang mengandung beberapa zat yang berfungsi untuk menangkal radikal bebas dalam tubuh ini, antara lain fenol, flavonoid, dan karotenoid.

Menjaga Kadar Lemak

Related image
detik.com

Buah durian juga memiliki sifat antilipidemik, yang artinya daging buah ini bisa mencegah kenaikan kadar kolesterol dan lemak jahat (LDL) dalam darah. Penelitian menunjukkan bahwa dalam durian terkandung asam lemak jenis n-3 yang bisa membatasi peningkatan kolesterol dalam darah.

Akan tetapi, bukan berarti kita bebas mengonsumsi buah yang satu ini sebanyak-banyaknya, ya. Karena durian juga tetap mengandung kalori. Dan, jika tubuh kita menerima terlalu banyak kalori, tentu saja akan memunculkan berbagai masalah kesehatan, seperti obesitas, penyakit jantung, hingga diabetes.

Kadar Kolesterolnya Nol

Related image
dinamina.lk

Meski banyak anggapan yang beredar di masyarakat bahwa durian mengandung banyak kolesterol, hingga dapat menyebabkan hiperkolesterolemia (kolesterol tinggi). Kenyataannya, banyak penelitian yang menyebutkan bahwa buah berduri ini tidak memiliki kandungan kolesterol. Jadi, orang yang punya memiliki kolesterol tinggi, sebenarnya boleh saja makan buah durian, dalam jumlah yang tidak terlalu banyak, ya.

Kadar Gulanya Tinggi

Image result for durian
tribunnews.com

Sayangnya, walaupun tidak mengandung kolesterol, buah durian justru memiliki kadar glukosa, terutama gula sederhana yang tinggi. Dalam satu takaran gelas durian misalnya, terkandung sekitar 357 kalori. Ini artinya, dengan makan lima gelas takaran durian, kebutuhan kalori sehari kita telah terpenuhi.

Dan, fakta ini harus diwaspadai, ya. Terutama untuk kamu yang memiliki penyakit kencing manis (diabetes), pun yang sedang menjaga berat badan. Fakta ini juga menjadi peringatan, agar kita tidak makan buah ini dalam jumlah yang terlalu banyak.

Menyebabkan Tubuh Gemuk

Related image
hitz.com.my

Salah satu fakta pahit yang lagi-lagi harus kita terima tentang buah ini adalah setiap satu kilogram buah durian, mengandung sekitar 1.350 kalori. Artinya, mengonsumsi satu kilo buah durian sama saja dengan memenuhi sekitar 68 persen kebutuhan harian kalori (2000 kalori) yang direkomendasikan untuk orang dewasa. Sedangkan, satu biji buah durian besar bisa mengandung sekitar 54 kalori.

Menjadi Sumber Energi Instan

Related image
beslendik.com

Durian mengandung karbohidrat yang cukup tinggi, jadi tak heran jika buah ini bisa diandalkan untuk mengisi energi rendah yang lebih cepat (pada orang sehat). Sedangkan kandungan kalium dalam durian juga bisa membantu mengurangi kelelahan, sekaligus menjadi pengusir stres dan kecemasan berlebih.

Mengurangi Risiko Tidak Subur pada PCOS

Related image
mentalfloss.com

Polycystic ovarian syndrome (PCOS) merupakan salah satu penyebab ketidaksuburan pada wanita di usia produktif. Penyakit ini ditandai dengan munculnya kista-kista kecil di dalam indung telur (ovarium). Penyebab PCOS salah satunya adalah resistensi insulin.

Nah, penelitian terbaru menunjukkan beberapa kandungan dalam buah durian dapat memperbaiki metabolisme glukosa dan lemak, sehingga bisa mengurangi resistensi insulin. Namun, masih perlu penelitian lebih lanjut terkait manfaat durian yang satu ini. Jadi, sebelum makan durian untuk mendapatkan manfaat ini, ada baiknya untuk kamu konsultasikan dulu dengan dokter ahli.

Kombinasi Mematikan: Durian dan Alkohol

Related image
konfrontasi.com

Meski belum ada penelitian ilmiah yang membuktikan bahwa durian dan alkohol adalah kombinasi yang mematikan. Namun, mengonsumsi keduanya dalam waktu yang bersamaan, mungkin saja menyebabkan perut kembung, gangguan pencernaan, dan rasa tak nyaman pada organ hati.

Ini disebabkan karena hati harus bekerja lebih keras untuk memetabolisme lemak dan kadar gula yang tinggi dalam buah durian juga alkohol. Apalagi, kalau kamu mengonsumsinya dalam jumlah yang berlebihan. Kebayang bagaimana efeknya?

Meningkatkan Libido

Related image
momjunction.com

Buah durian bisa membuat tubuh menjadi panas, tapi tidak pada buah afrodisiak. Jadi, buah durian tidak membuat libido kamu atau pasangan meningkat. Durian adalah buah yang kaya akan nutrisi, jika dikonsumsi dalam jumlah yang wajar.

Buah ini akan memanjakan tubuh dengan mineral, vitamin, dan lemak sehat. Maka, kamu cukup mengonsumsi 2 sampai 3 biji durian saja dalam sekali santap. Sayangnya, masih banyak orang yang terlena dan sulit untuk mengontrol jumlah buah durian yang mereka kunyah.

Setelah baca 10 fakta kesehatan tentang buah durian di atas, kamu masih mau mengonsumsinya secara berlebihan?

LEAVE A REPLY