Terkena Kasus, Bagaimana Jika Facebook Indonesia Benar-benar Lenyap?

0
65
propublica.org

Gulalives.co – Setelah sebelumnya 19 April 2018 Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) mengirimkan surat kembali, dan memberikan tenggat waktu pada Facebook Indonesia, akhirnya 26 April 2018, batas waktu yang diberikan terkait penyalahgunaan data pengguna oleh pihak ketiga, yakni Cambridge Analytica pun habis. Lantas, apakah media sosial tersebut sudah memberikan penjelasannya?

Related image
sfweekly.com

Saat dikonfirmasi, pihak Facebook Indonesia hanya mengatakan akan memberikan tanggapan terkait permintaan dari pemerintah tersebut. Sayangnya, pihak terkait tidak menegaskan apakah sudah membalas surat permintaan dari Kominfo atau belum.

“Yang bisa saya sampaikan sekarang, kita pasti akan memberikan tanggapan,” ucapnya melalui pesan singkat, Rabu 25 April 2018 kemarin.

Baca Juga: Facebook Indonesia Diberi Deadline 1 Bulan, Terkait Penyalahgunaan Data Pengguna!

Bedanya, surat yang dikirimkan oleh Kementerian Kominfo melalui Dirjen Aplikasi Informatika Semuel Abrijani Pangerapan ini bukan berupa surat peringatan tertulis yang sudah dilayangkan kepada Facebook sebanyak dua kali.

“Hari ini, Kamis 19 April 2018 kembali mengirimkan surat kepada Facebook untuk permintaan penjelasan dan dokumen terhadap penyalahgunaan data pengguna Facebook Indonesia,” ujar Plt Kepala Biro Humas Kementerian Kominfo Noor Iza.

Melalui surat tersebut, ada empat permintaan yang dilayangkan kepada media sosial terbesar di dunia ini:

  1. Klarifikasi mengenai adanya informasi penyalahgunaan data pengguna Facebook yang meluas ke firma analisis lain selain Cambridge Analytica, yaitu CubeYou dan Aggregate IQ.
  2. Penjelasan lebih lanjut mengenai tindakan teknis untuk membatasi akses data di Facebook, seperti yang telah dijelaskan pada surat dari Kepala Kebijakan Publik Facebook Indonesia tanggal 5 April 2018.
  3. Memberikan data jadwal dan/atau hasil audit kasus ini.
  4. Memberikan data pengguna Facebook Indonesia yang terkena dampak penyalahgunaan data oleh Cambridge Analytica.

Baca Juga: Waspada, Data Pengguna Facebook yang Bocor di Indonesia Bertambah!

Facebook diberi waktu hingga tujuh hari kalender, yang artinya sampai tanggal 26 April besok, mereka harus memberikan penjelasan mengenai hal tersebut kepada Pemerintah Indonesia.

“Dalam surat juga disebutkan agar Facebook memenuhi permintaan tersebut selambat-lambatnya dalam 7 (tujuh) hari kalender sejak surat dikirimkan hari ini,” tegas Noor.

Lantas, bagaimana jika Facebook Indonesia benar-benar lenyap? Sedangkan, mayoritas warga Indonesia sudah terbiasa menggunakan media sosial satu ini. Sebelum lebih lanjut memikirkan nasib akun Facebook-mu nanti, pernahkah kamu mencari tahu media sosial buatan anak bangsa yang belakangan ini mulai sering dibicarakan di mana-mana? Yap! viuGraph!

Image result for viugraph
jurnalapps.co.id

“viuGraph memberikan platform berbagi cerita dalam klasifikasi topik-topik tertentu, di samping dengan teman yang sudah dikenal. Selain hal tersebut, ada fitur filtering yang membuat pengguna ViuGraph hanya melihat apa yang diinginkan dengan timeline berdasarkan waktu kronologis konten tersebut di upload. You Watch What You Want, You View What You Like,” ungkap founder CEO viuGraph Wahyu Widi.

Sebelum masalah terkait Facebook Indonesia semakin runyam, sebelum akun kamu pun lenyap di makan permasalahan besar ini, ada baiknya untuk mulai menyelami aplikasi media sosial satu ini, sebagai pengguna, kita dibebaskan untuk berekspresi ini benar-benar layak untuk ada di smartphone kamu, karena kita hanya akan didekatkan dengan segala sesuatu yang kita suka. Penasaran?

  • Langsung download viuGraph via GooglePlay di sini
  • Dan, download viuGraph via IOS di sini

LEAVE A REPLY