10 Efek Buruk Perceraian Bagi Anak yang Harus Diketahui

0
153 views
exministries.com

Gulalives.co – Pasangan mana yang sengaja menikah untuk kemudian bercerai? Sepertinya, tidak ada satu pun yang mengharapkan perceraian, ya? Namun, ada beberapa yang mau tidak mau, suka tidak suka, harus mengalami hal pahit ini. Dan, apabila pasangan yang bercerai sudah memiliki buah hati, ada efek buruk perceraian bagi anak yang harus mereka sadari, seperti:

Bertabiat Buruk

Related image
hipwee.com

Anak-anak korban perceraian biasanya cenderung merasa tidak memiliki arah tujuan hidup, merasa tidak memiliki pendukung dalam hidupnya. Dan, efek buruk perceraian bagi anak adalah saat mereka berubah menjadi anak yang di luar kendali, dan lebih agresif. Mereka juga cenderung lebih mudah terlibat dalam penggunaan alkohol dan obat-obatan terlarang.

Kesepian

Related image
merries.co.id

Ini adalah salah satu efek buruk perceraian bagi anak yang berkaitan dengan dampak psikisnya. Rasa kesepian inilah yang akan sangat mencolok, sebab mereka akan merasakan kehilangan salah satu, bahkan kedua orang tuanya. Ia merasa keluarga yang dulu hangat dan harmonis, harus berubah menjadi dinding es yang dingin dan mematikan.

Kualitas Kehidupan yang Rendah

Related image
okezone.com

Anak-anak yang kedua orang tuanya bercerai, biasanya akan mengalami penurunan kualitas kehidupan sebagai efek buruk perceraian bagi anak. Hal ini disebabkan, uang saku mereka yang berkurang, karena orang tua mereka sudah enggan berkomunikasi untuk tetap memenuhi kebutuhan hidup sang anak. Mereka juga akan menganggap jika kewajibannya sebagai anak luntur, karena kewajiban orang tua padanya pun sudah rusak.

Mengalami Pelecehan

Related image
tempo.co

Perceraian mampu membuat anak-anak ada dalam risiko yang lebih tinggi untuk menerima pelecehan dari anak lainnya, mereka juga akan lebih rentan terkena masalah kesehatan. Tak jarang, anak korban perceraian menerima bully dari sekelilingnya, seperti “Payah lo, keluarga lo aja gak sayang sama lo, orang tua lo aja cerai!” Dan, kalimat ini mampu merobek hatinya, mencipta luka yang sakitnya luar biasa; meski tidak berdarah.

Baca Juga: Kamu atau Orang Sekitarmu Pernah Alami Kekerasan Seksual? 7 Cara ini Bisa Membantu Pulihkan Diri dari Trauma

Merasa Bersalah

Related image
tribunnews.com

Pikiran anak-anak yang belum matang, membuat mereka merasa jika keputusan orang tuanya untuk bercerai adalah karena mereka. Mereka akan merasa sangat bersalah, apalagi jika anak masih berusia di bawah 12 tahun. Mereka akan sangat rapuh dalam menghadapi hal ini. Efek buruk perceraian bagi anak lainnya adalah saat mereka menganggap jika dunia mereka menjadi berantakan setelah kedua orang tua bercerai.

Paranoid

Related image
okezone.com

Saat orang tua memutuskan untuk bercerai, maka anak akan berisiko kehilangan rasa percaya diri, ketenangan batin, dan kehilangan cita-cita. Mereka tidak lagi memiliki semangat untuk menjalani kehidupan. Hasilnya, efek buruk perceraian bagi anak melekat pada mereka, dan membuat sosoknya akan berkembang menjadi pribadi yang paranoid. Sifat ini akan membuatnya menarik diri dari pergaulan di masyarakat, dan ia akan memilih untuk bersembunyi dalam kesendirian atau malah menjadi seorang pribadi yang kasar.

Penurunan Akademik

Image result for anak Penurunan Akademik
momma.id

Menurut beberapa penelitian, anak-anak korban perceraian akan mengalami masalah perilaku. Kegiatan belajar mereka cenderung tidak lagi ada yang mengontrol, sehingga berdampak pada kemampuan akademik mereka yang merosot, terjun bebas. Mereka merasa tidak ada lagi yang perlu mereka banggakan, sehingga mengesampingkan bangku pendidikan, menjadi hal yang tak lagi penting.

Pergaulan Bebas

Related image
vradiofm.com

Seks bebas mampu menjadi pelarian anak yang menjadi korban perceraian. Tentu saja hal tersebut mampu memberikan dampak yang paling negatif untuk kehidupannya di masa depan. Karena orang tuanya bercerai, maka mereka merasa tak ada lagi yang perlu dihargai dari sebuah hubungan. Sungguh sangat berbahay dan disayangkan.

Tekanan Psikologis

Related image
sanook.com

Trauma psikologis pasti akan dialami oleh anak korban perceraian. Mereka bisa menderita stres, depresi, kecemasan, hingga efek psikologis jangka panjang lainnya. Kamu dan pasangan siap melihat anak tumbuh dan berkembang dalam berbagai tekanan?

Tidak Mau Menikah

Related image
blogspot.com

Dan, efek buruk perceraian bagi anak yang paling parah lainnya adalah saat rasa trauma membuat mereka menghindari pernikahan, saat dewasa. Ia akan merasa enggan melangsungkan pernikahan, karena takut mengalami hal yang sama seperti orang tua mereka. Parahnya lagi, mereka bahkan enggan menjalin hubungan dengan siapapun, akibat rasa traumanya yang mendalam.

Untuk siapapun yang merasa harus bercerai dengan pasangan, sudahkah kalian memikirkan segala dampak negatif yang akan terjadi pada anak? Dan, sudahkah kalian yakin akan tetap sanggup berkerjasama demi tumbuh kembang buah hati yang pastinya ada saat kalian sedang saling jatuh cinta dulu?

LEAVE A REPLY