Gulalives.com, JAKARTA– Hidup di zaman sekarang memang penuh tuntutan. Kondisi itu kerap membuat kita merasa tertekan sehingga menyebabkan stress. Terkadang, meski tak memiliki masalah, stress juga mudah kita alami. Pikiran terasa penuh tanpa sadar apa yang menjadi penyebabnya. Kalau sudah begini, cek, apakah frekuensi Anda menggunakan gadget atau smartphone sangat tinggi? Kalau iya, mulai sekarang, kurangi intensitas Anda menggunakan gadget.

“Gadget memicu stress lebih intens,” kata Psikolog Roslina Verauli, M.Psi ditemui Gulalives.com di acara peluncuran teh hijau kemasan Kiyora di Jakarta, baru-baru ini.

Ketika diciptakan, gadget ditujukan untuk memudahkan kegiatan sehari-hari, seperti berkomunikasi atau membantu pekerjaan. “Tapi belakangan, gadget justru jadi paradoks karena terlalu banyak waktu yang kita curahkan ke gadget,” kata Vera.

Selain itu, lanjut Vera, gadget membuat orang terlalu mudah terpapar informasi. “Akibatnya kita tiba-tiba mudah cemas bila tidak tersambung dengan informasi. Berat hidup masa kini. Kondisi inilah yang memicu stress,” jelas Vera.

Tanpa sadar , kita pun mengeluhkan kondisi tubuh yang menjadi tak nyaman. Otot bahu dan leher jadi  tegang, bahu meninggi, nafas pendek-pendek, kepala pusing, dan tubuh mudah lelah.

“Kalau ini dibiarkan terus-menerus, stres bisa meningkat menjadi depresi. Karena itu gunakan gadget seperlunya hanya untuk membantu komunikasi dan pekerjaan saja,” tegas Vera.

Relaks

Bila tanda-tanda stress terasa. Tinggalkan gadget. Lalu lakukan relaksasi. “Caranya mudah sekali. Duduk diam sejenak. Tarik nafas dalam-dalam. Bisa juga minum minuman yang menenangkan, seperti teh hijau. Hirup dalam-dalam aromanya. Fokuskan pikiran ke dalam sehingga pikiran tak liar berlari ke informasi-informasi yang anda terima dari gadget. Otomatis busy mind jadi berhenti,” saran Vera.(MK)

 

 

LEAVE A REPLY