Doa dan Ucapan Bela Sungkawa Mengalir Deras untuk Nukman Luthfie

0
111 views

Gulalives.co – Pakar media sosial, Nukman Luthfie mengembuskan nafas terakhirnya pada Sabtu (12/1/2018) pukul 22.15 WIB, di Yogyakarta. Tak sedikit yang merasa kehilangan dan berduka atas kepergian Bapak Media Sosial Indonesia itu. Para tokoh terkenal dan instansi di Indonesia pun turut mengucapkan bela sungkawa.

Image result for nukman luthfie

Salah satunya dari Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan. Ia menuliskan rasa bela sungkawanya melalui Twitter. Anies pun berterima kasih kepada Nukman atas ilmu yang telah dicurahkan, semasa hidupnya, demi kebaikan Jakarta.

“Innalilahi wa inna ilaihi raji’un. Sugeng tindak, Mas @nukman. Semoga husnul khatimah. Terima kasih atas sumbangsih ilmunya bagi Pemprov DKI Jakarta,” tulis Anies pada akun Twitter-nya. Ia menggunakan ucapan ‘selamat jalan’ dalam Bahasa Jawa.

Anies juga menyampaikan rasa dukanya melalui akun Instagram pribadinya.

“#socialmedia itu jendela kecil untuk menafsir siapa kita. Rawatlah demi masa depan yang lebih baik ~ @nukman⁣

Seorang sahabat dan mentor. Di awal-awal berkenalan dengan media sosial, Saya suka minta waktu Almarhum untuk belajar. Siang hingga sore, malam hingga larut tak terasa. Waktu itu saya masih mengajar di kampus. Mas Nukman itu cerdas, lugas, detail, tajam dan baik hati. Mas Nukman adalah senior di kampus UGM, aktif di kegiatan mahasiswa. Almarhum adalah rujukan bagi kita semua.⁣

Siang tadi saya mendengar kabar dari @iim_fahima sahabat saya (adik Mas Nukman) bahwa Almarhum berpulang dalam kondisi terbaik. Bibirnya tidak berhenti mengucap “Allah Allah Allah… ” sampai detik terakhir. ⁣

Kuburnya pun mulia, dikelilingi 3 ahli agama. Almarhum dikuburkan di samping Kakeknya Kiai Haji Achmad Abdul Hamid dan para alim keluarga besarnya di Kendal.⁣

Kakek Mas Nukman adalah orang pertama yang menggubah dan menggunakan istilah “bilahitaufiq wal hidayah wassalamu alaikum warrahmatulahi wa barakatuh”… yang kemudian populer dan ramai ditiru utk mengakhiri pidato. Banyak di antara pengguna kalimatnya tak tahu siapa inventor kalimat itu. Begitu juga Mas Nukman, kata-katanya hingga kini membenam di sanubari kita dan memancar dalam berbagai ekspresi di dunia media sosial.⁣

Terima kasih sudah membukakan jendela, sehingga kita bisa melihat media sosial yang positif dan bermanfaat bagi Indonesia. ⁣

Insya Allah Mas Nukman husnul khatimah… aliran pahala padanya takkan pernah berhenti dari ilmunya yang kita amalkan.⁣” tulis Anies.

Selain Anies, komisi Pemberantasan Korupsi lewat akun resmi @KPK_RI pun menuliskan ucapan dukanya. KPK menyebut Nukman sebagai sosok antikorupsi.

“Turut berduka cita atas wafatnya Nukman Luthfie, seorang pegiat antikorupsi yang senantiasa melantangkan dukungan dan kritikannya terhadap pemberantasan korupsi di Indonesia. Semoga diterima di sisi Tuhan Yang Maha Esa,” tulis KPK.

Baca Juga: Sudah Ditemukan, Dylan Sahara, Istri Ifan Seventeen Meninggal Dunia

Calon Presiden nomor urut 2, Prabowo Subianto pun menyatakan rasa dukanya atas kepergian Nukman.

“Turut berduka cita sedalam-dalamnya atas meninggalnya bung @nukman Seorang pegiat media sosial yang selalu memberikan hal positif bagi bangsa. Semoga keluarga yang ditinggalkan diberi kesabaran dan ketabahan,” tulisnya di akun @prabowo, Minggu (13/1/2019).

Nukman lahir di Semarang, 24 September, 54 tahun lalu. Berdasarkan akun LinkedIn, dia adalah lulusan Teknik Nuklir Universitas Gadjah Mada. Nukman tercatat sebagai Internet Service Director Agrakom (PT Agranet Multicitra Siberkom) pada Januari 1997 hingga Desember 2003, Marketing Director detikcom pada September 2008 hingga Desember 2013, Direktur Agrakom PR pada 2006 sampai 2008, dan CEO Virtual Consulting pada Januari 2003 hingga Januari 2010.

Informasi pertama mengenai kabar duka Nukman Luthfie meninggal berupa capture akun instagram dari adik Nukman, Muhammad Rizza.

Informasi lebih rinci datang dari Indriyatno Banyumurti, Director and Co-Founder of PT Chelonind Integrated; Program Coordinator at ICTWatch. Dia sudah berkomunikasi langsung dengan adik almarhum Nukman, termasuk soal rencana pemakaman.

“Ketika (beliau) sedang liburan ke Yogyakarta, sempat kena serangan stroke,” ujar Indriyatno.

Sebelumnya, lanjut Indriyatno, kondisi Nukman disebut mulai membaik dan bahkan ada rencana membawanya ke Jakarta pada Minggu (13/1/2019). Namun, Lukman mengembuskan napas terakhir sekitar pukul 22.00 WIB.

Nukman memang kerap menebarkan aura positif dalam tiap postingannya di media sosial. Segersang apa pun perdebatan yang ada, ia senantiasa datang bak membawa penyejuk. Selamat jalan, Bapak, Kakak, dan apa pun engkau di mata kami. Terima kasih untuk kenangan baik yang kau torehkan. Semoga jalanmu terang. Aamiin.

LEAVE A REPLY