Daftar 9 Desainer Baju Muslimah yang Go International

Sumber: ig @dianpelangi

Gulalives.com, JAKARTA – Indonesia mencanangkan program Indonesia menjadi kiblat fashion muslim dunia pada 2020 nanti. Untuk mencapai cita-cita itu, banyak pihak dan juga pelaku industri fashion mendukung.

Salah satu yang akhir-akhir ini menggeliat adalah fashion baju muslim. Sehingga, desainer busana muslim yang lebih dikenal dengan desainer modest wear. Tak hanya berkiprah di Indonesia, salah satu cara yang dilakukan para desainer adalah dengan melebarkan sayap mereka ke negeri tetangga hingga mancanegara.

Mereka secara tidak langsung memperkenalkan desain dan juga perkembangan fashion Indonesia saat ini yang sudah jauh lebih baik. Ini dia 9 daftar desainer baju muslimah ternama yang sudah go international dan sedang merintis untuk go international, dilansir Gulalives.com dari berbagai sumber, Rabu (23/3/2016).

1. Dian Pelangi

Tips Busana Lebaran Ala Dian Pelangi
Tips Busana Lebaran Ala Dian Pelangi

Nama Dian Pelangi pasti sudah tak asing ditelinga para penikmat fashion di Indonesia. Karya-karyanya yang sudah terkenal sampai ke Jordania, Malaysia, London, Kairo dan Australia membuat Dian Pelangi pantas disebut sebagai perancang muda yang paling bersinar saat ini.

Stylish dengan motif tie dye dan warna cerah merupakan ciri khas busana rancangan gadis lulusan Ecole Superieur des Arts et Techniques de la Mode (ESMOD) ini. Saat ini, ia juga telah memiliki 4 lini busana, yaitu Dian Pelangi, DP by Dian, Dian Pelangi Bride dan Dian Pelangi Kids.

Pemilik nama asli Dian Wahyu Utami ini sudah menjalani bisnis fashion hijab saat usianya belasan tahun. Dian mengaku bahwa dirinya memang sudah disiapkan oleh kedua orang tuanya untuk mengurus bisnis fashion.

“Nama brand Dian Pelangi sudah disiapkan oleh kedua orang tua saya, saya belajar dan menekuni dunia fashion,” terang hijaber yang namanya masuk ke 500 orang paling berpengaruh di bidang fashion versi majalah BoF ini.

Baru saja menjajal lantai London Fashion Week, nama Dian Pelangi menjadi desainer muslim satu-satunya yang memamerkan busana di London.

2. Ria Miranda

Ria Miranda - Desainer busana muslim
Ria Miranda – Desainer busana muslim

Pemilik brand Riamiranda ini merintis karirnya sejak tahun 2009 dan sukses memperkenalkan karya-karyanya hingga dikenal luas oleh masyarakat. Ia mengaku terinspiasi dari desain furniture Shabby Chic karya Rachel Ashwell dari Inggris.

Konsep girlyyang feminim, garis-garis dan rajut, serta warna-warna pastel merupakan ciri khas busana rancangan wanita kelahiran Padang ini. Di usia 30 tahunnya, Ria Miranda telah mempunyai belasan outlet yang tersebar di beberapa daerah di Indonesia hingga Malaysia.

3. Restu Anggraini

Restu Anggraini Designer Etuofficial Muslim Fashion
Restu Anggraini Designer Etuofficial Muslim Fashion

Mengawali karir di dunia fashion dengan membuat brand RA by Restu Anggraini, Restu menggarap pasar hijaber yang bekerja. “Cuttingan RA lebih simpel untuk pegawai yang memakai jilbab, kami ingin menjadi brand yang dicari mereka ketika membeli busana ke kantor,” kata pemilik brand ETU ini.

Kiprahnya di dunia fashion busana muslim mulai berkembang ketika dirinya terpilih menjadi desainer Indonesia Fashion Forward generasi keempat. Etu memboyong brand premiumnya, ETU ke ranah Tokyo Fashion Week.

4. Zaskia Sungkar

zaskiaZaskia Sungkar bersama suami nya ( Irwansyah ) saat ini memiliki E- Commerce Wokuwoku.com dan Brand Fashion Hijabers Zaskia Sungkar . Kakak dari Shireen Sungkar ini memang melejitkan namanya sebagai aktris dan penyanyi. Namun tak hanya itu, sekarang ia juga dikenal sebagai desainer muda dengan merilis brand HF by Zaskia Sungkar (HF by ZS). Istri dari aktor Irwansyah ini menyadari telah memiliki bakat menggambar sejak kecil dan sekarang ia memutuskan untuk menekuni hobinya tersebut sebagai perancang busana.

Zaskia banyak menghadirkan busana sehari-hari diantaranya atasan polos dimana banyak terdapat volume dibagian lengan dan jilbab dengan warna pastel yang simple. Agar baju rancangannya bisa dimiliki tak hanya kelas atas namun juga kelas menengah kebawah, Zaskia menawarkan harga yang bervariatif, yaitu Rp. 300.000 sampai Rp. 700.000 untuk second line dan Rp. 500.000 sampai Rp. 1.300.000 untuk first line. Selain HF by ZS, Zaskia Sungkar juga bekerja sama dengan brand fashion PinkEmma.

Selain itu, Zaskia baru saja ikut tergabung dalam agenda fashion terbesar di Indonesia bertajuk Indonesia Fashion Week (IFW) baru-baru ini. Di IFW, Zaskia sukses memamerkan koleksi terbarunya yang terinspirasi dari Goa Gong di Pacitan.

5. Fitri Aulia

Via http://kivitz.blogspot.co.id/
Via http://kivitz.blogspot.co.id/

Syar’i dan stylish, itulah taglineyang diusung oleh gadis yang lahir 25 tahun lalu ini. Fitri selalu konsisten dengan gaya syar’inya yaitu dengan berbusana muslimah yang longgar, jilbab yang terulur hingga dada serta kaus kaki. Bersama dengan suaminya, Fitri Aulia mendirikan brand fashion muslimah KIVITZ.

Busana rancangannya banyak mengikuti gaya sang desainer, yaitu maxi dress yang dipadukan dengan cardigan serta pashmina polos yang lebar. Hingga saat ini brand KIVITZ miliknya telah mempunyai sejumlah outlet yang tersebar di beberapa daerah di Indonesia serta banyak mendapatkan tanggapan positif.

6. Rani Hatta

Rani Hatta
Rani Hatta

Meski namanya belum terlalu terkenal di ranah fashion hijab, namun, desainnya yang memiliki ciri khas, membuat Rani Hatta terpilih menjadi desainer yang masuk IndonesiaFashion Forward generasi kelima.

Wanita asal DI Yogyakarta ini memang memiliki desain yang tegas dan juga cuttingan yang simpel. Minimalis merupakan signature style dari desain Rani Hatta. Kiprahnya di ranah Internasional dimulai beberapa minggu kemarin. Ia memboyong 16 koleksi Less-nya untuk dipamerkan di Bangkok Fashion Week 2016.

7. Nanida Jenahara Nasution

JenaharaJenahara telah bersentuhan dengan dunia fashion sejak kecil, karena ia merupakan anak dari desainer senior Ida Royani. Walaupun demikian, ia tidak menggunakan nama besar ibunya untuk menaikkan popularitasnya. Jehan dan ibunya memiliki selera fashion yang berbeda. Rancangan busananya lebih banyak bertema urban dengan gaya yang asimetris.

Hal tersebut menjadikan rancangan Jehan terlihat unik dan tentunya fashionable. Hingga saat ini, ia telah mempunyai 3 label fashion, diantaranya Jenahara, Jenahara Nasution, dan Jenahara by Ida Royani sebagai label kerja sama dengan ibunya.

8. Windri Widiesta Dhari

Windri Widiesta Dhari (Foto: nurzahra)
Windri Widiesta Dhari (Foto: nurzahra)

Memiliki nama brand NurZahra, Windri Widiesta Dhari mengaku bahwa dirinya belajar secara otodidak untuk kemampuannya mendesain busana muslim. “Personal experience, saya baru berhijab dan kesulitan mendapatkan busana saat itu,” terang Windri Widiesta Dhari.

Dengan desain yang memiliki karakter kuat, desainer NurZahra ini dilirik oleh Indonesia Fashion Forward dan berkesempatan memamerkan karyanya di ranah Tokyo Fashion Week beberapa tahun lalu.

9. Ghaida Tsurayya

Ghaida Tsurayya. (FOto: Ghaida Collection)
Ghaida Tsurayya. (FOto: Ghaida Collection)

Ghaida mulai melebarkan sayapnya di dunia fashion dengan merilis label GDA pada tahun 2009. Anak sulung dari Aa gym ini berharap bisa berdakwah melalui rancangan baju muslimah. Ciri khas baju rancangannya yaitu didominasi oleh warna-warna pastel yang lembut, sangat sesuai untuk muslimah yang ingin tampil anggun dan feminim.

Karya-karyanya telah dipamerkan di sejumlah ajang fashion show, antara lain Jakarta Islamic Fashion Week 2013 dan Indonesia Moslem Fashion Week 2014. Meski tergolong baru, GDA telah memiliki cukup banyak pelanggan setia. (DP)

 

SHARE

Warning: A non-numeric value encountered in /srv/users/serverpilot/apps/gulalivesco/public/wp-content/themes/Newspaper/includes/wp_booster/td_block.php on line 352

LEAVE A REPLY