Bagaimana Jika Darah Menstruasi Menggumpal? Normal atau Tanda Penyakit?

0
70 views
nordicfoodlab.org

Gulalives.co – Kamu salah satu wanita yang mengalami darah menstruasi menggumpal? Tahukah kamu apa saja yang menjadi penyebab darah menstruasi menggumpal? Dan, normalkah jika seseorang mengalami kondisi ini? Sebelum membahas lebih lanjut, kamu perlu tahu dulu, apa penyebab darah menstruasi menggumpal.

Related image
scoopnest.com

Gumpalan darah saat menstruasi sebenarnya bisa diatasi dengan zat antikoagulan, yang dilepaskan tubuh secara alami. Zat ini berperan untuk mencegah pembekuan darah, termasuk mencegah darah menggumpal saat keluar.

Namun, saat aliran darah haid sedang deras-derasnya, zat antikoagulan ini tidak bisa memproses semua darah untuk dibekukan. Maka, hal ini akan berdampak pada munculnya darah menstruasi menggumpal.

Baca Juga: 21 Hal Tentang Siklus Menstruasi ini Wajib Kamu Tahu, Girls!

Meski kondisi ini dianggap normal, kita tetap perlu waspada. Apalagi jika gumpalan darah saat menstruasi terlalu banyak, atau lebih dari seperempat jumlah darah haid yang dikeluarkan, kamu juga perlu peka terhadap warnanya, ya. Sebab, ada beberapa faktor lain yang bisa menyebabkan darah menggumpal saat menstruasi. Apa saja?

Keguguran

Saat keguguran terjadi (terutama di awal kehamilan), jaringan yang keluar bisa terlihat seperti darah menstruasi menggumpal, dan disertai perdarahan.

Ketidakseimbangan Hormon

Hormon yang dimaksud adalah hormon estrogen dan progesteron. Jika salah satu hormon tidak seimbang, maka kondisi ini juga bisa menyebabkan darah menstruasi menggumpal.

Miom

Miom adalah tumor non kanker yang tumbuh pada dinding rahim. Kondisi ini bisa menyebabkan darah haid keluar lebih banyak, hingga meningkatkan risiko darah haid keluar bersama gumpalan.

Endometriosis

Endometriosis adalah kondisi di mana endometrium (lapisan dalam dinding rahim) tumbuh di luar rahim. Kondisi ini biasanya ditandai dengan perdarahan abnormal dari Miss V, termasuk keluarnya darah dalam bentuk gumpalan.

Adenomyosis

Adenomyosis adalah kondisi ketika lapisan rahim tumbuh ke dalam dinding rahim tanpa sebab yang jelas. Sama seperti endometriosis, kondisi ini juga bisa menyebabkan perdarahan dalam jumlah cukup banyak, hingga terjadinya darah menstruasi menggumpal.

Kanker

Kanker yang ditandai dengan perdarahan dan gumpalan, biasanya terjadi pada kanker rahim dan kanker serviks. Perdarahan ini bisa timbul di luar dari siklus menstruasi, atau setelah seorang wanita melakukan hubungan seksual.

Lantas, apa perbedaan darah menstruasi menggumpal yang normal dan tidak?

Related image
cadenaser.com

Kamu harus bisa membedakan gumpalan darah yang normal dan tidak. Jika berwarna gelap, bertekstur tipis, dan gumpalannya tidak terlalu besar, kamu tidak perlu khawatir, karena hal ini normal. Sebab, gumpalan darah ini merupakan tanda bahwa darah haid kamu sudah tersimpan di dalam rahim dalam waktu yang lama.

Namun, jika gumpalan darah terjadi secara terus-menerus (lebih dari dua siklus menstruasi), menyerupai butiran, dan disertai keluhan fisik (sakit kepala, nyeri pada perut bagian bawah, dan siklus menstruasi tidak teratur), kamu perlu waspada.

Sebab, kondisi ini bisa menjadi tanda adanya masalah pada organ reproduksi, khususnya rahim. Dan, untuk mengetahui penyebab pastinya, kamu perlu melakukan pemeriksaan USG (ultrasonography), biopsi, tes MRI, atau kuret. Tentunya prosedur ini dilakukan sesuai dengan anjuran dari dokter, ya.

Semoga darah menstruasi menggumpal yang kamu alami masih dan akan terus tergolong normal, ya. Salam sehat!

LEAVE A REPLY