Pernahkah Orangtua Berpikir, Seberapa Berat Luka Perceraian bagi Anak?

0
3 views
focusonthefamily.com

Gulalives.co – Kita semua tahu jika tidak ada pasangan suami istri yang ingin bercerai dengan sengaja. Namun, kadang kondisi berkata lain, apa pun bisa terjadi di tengah perjalanan rumah tangga. Termasuk perceraian, pilihan penuh luka yang pada akhirnya mau tidak mau dianggap sebagai keputusan paling tepat, daripada menjalani hubungan pernikahan yang tidak sehat.

Related image
viatademamica.ro

Namun, pernahkah kamu memikirkan efek perceraian yang tentunya begitu besar bagi anak-anak? Satu hingga dua tahun, anak-anak korban perceraian akan mengalami masa yang sulit. Setelah keputusan dibuat, mereka harus menghadapi kenyataan pahit, yakni orangtuanya tak lagi bersama.

“Sebelumnya mereka jadi ‘saksi’ pertengkaran, suasana rumah penuh amarah, bahkan seringkali anak merasa menjadi penyebab perceraian orangtuanya. Ini membuat kepercayaan dirinya bisa sampai pada titik terendah,” ujar Colette Harrod, seorang psikolog keluarga.

Tidak sedikit anak yang akhirnya menyalahkan diri mereka sendiri, atas konflik yang terjadi di antara kedua orangtuanya, apalagi jika konflik yang kerap disuarakan adalah tentang pengasuhan atau perilaku anak. Jika anak percaya bahwa mereka telah menjadi penyebab konflik, tentu saja hal ini harus segera dipulihkan.

Baca Juga: 10 Efek Buruk Perceraian bagi Anak yang Harus Diketahui

“Bapak dan ibu yang bercerai, memiliki utang penjelasan pada anaknya, untuk memberi tahu pada mereka kalau hal itu dilakukan bukan karena anak-anak. Tapi karena masalah orangtua sendiri. Jangan sampai membuat anak merasa bersalah, dan bingung tanpa penjelasan,” lanjut Harrod.

Saat keputusan sudah diambil, pastinya akan melukai anak secara mendalam. Namun, orangtua tetap harus membagi tugas secara adil, agar pengasuhan anak bisa berjalan dengan baik, dan mereka pun tetap mendapatkan kasih sayang secara matang.

Jangan ada lagi pertengkaran di depan anak, apalagi saling menjelekkan satu sama lain. Jangan sampai, bagaimanapun kalian pernah saling cinta, hingga hadir anak-anak di antara kalian.

“Cari bantuan orang lain sebagai penengah, agar pengasuhan setelah perceraian bisa dibicarakan dengan baik dan seimbang. Ingat, anak-anak masih terus membutuhkan pengasuhan bapak dan ibunya hingga dewasa,” tutup Harrod.

Related image
libable.com

Meski ada segelintir anak selebriti yang orangtuanya bercerai tetap tumbuh hebat, sebagai orangtua, kita harus bisa menjadi orangtua terbaik untuk anak kita masing-masing. Dan, tetap hidup sehat dan bahagia untuk diri sendiri, agar bisa menemani anak-anak hingga dewasa.

LEAVE A REPLY