Jangan Salah Kaprah! Lebih Sehat Mana, Daging Kambing atau Sapi?

taste.com.au

Gulalives.co – Selama ini, banyak orang yang salah kaprah menilai tentang lebih sehat mana antara daging kambing atau sapi, kebanyakan dari mereka hanya mengiyakan perkataan orang lain, tanpa mencari tahu fakta yang sebenarnya.

Related image
myrecipes.com

Daging merah adalah salah satu santapan yang paling digemari oleh para non-vegetarian, termasuk daging kambing atau sapi. Namun, tahukah kamu jika ternyata nilai gizi daging merah bervariasi? Ada perbedaan kandungan nilai gizi antara daging kambing atau sapi, dan sangat menarik untuk kamu ketahui.

Daging Kambing vs Daging Sapi dari Segi Manfaat

Secara umum, daging kambing adalah daging yang cukup populer di dunia, terutama di kawasan Timur Tengah. Di balik kelezatannya, ternyata daging kambing tetap lebih banyak kandungan kalori, lho. Di mana daging kambing mengandung 258 kalori, sedangkan daging sapi hanya 217 kalori.

Selain lebih rendah lemak, daging kambing juga mengandung lebih banyak protein, daripada daging sapi. Tingkat kandungan rendah lemak jenuh dan kolesterol dikombinasikan dengan kandungan zat besi dan protein yang tinggi, menjadikan daging kambing sebagai pilihan yang baik, bagi siapapun yang mencari daging merah sehat, tapi tetap ingin menjaga berat badan.

Ada beberapa manfaat daging kambing yang baik untuk kesehatan, seperti menurunkan risiko peradangan dalam pembuluh darah, menstabilkan detak jantung, mencegah kanker karena mengandung selenium dan klorin, menjadi sumber protein yang tinggi, serta mencegah anemia dengan meningkatkan kadar hemoglobin dalam darah.

Baca Juga: Bolehkah Ibu Hamil Makan Daging Kambing? Baca di Sini!

Untuk mendapatkan manfaat daging kambing secara maksimal, diperlukan pengolahan yang tepat. Salah satunya adalah dengan memasak daging kambing pada suhu rendah, agar daging kambing tidak mengering. Pengolahan daging kambing yang terbaik adalah dengan memanggangnya menggunakan cairan tambahan seperti air, anggur, atau susu.

Seperti halnya daging kambing, daging sapi juga memiliki manfaatnya sendiri, seperti mengandung protein untuk pembentukan massa otot, dan baik untuk dikonsumsi saat masa pertumbuhan anak-anak, karena bisa mempertajam daya ingat, lewat kandungan B kompleksnya, memelihara sistem saraf pusat melalui kandungan omega-3.

Dan, peningkatan sel darah merah. Daging sapi juga dapat mempercepat proses penyembuhan luka, mencegah stroke, sumber energi, dan sangat baik untuk memenuhi kebutuhan energi untuk kamu yang aktif berolahraga.

Lantas, mana yang lebih sehat, daging kambing atau sapi?

Sebenarnya, kalau ditanya mana yang lebih sehat antara daging kambing atau sapi, keduanya memiliki manfaat yang kurang lebih sama. Hanya saja memang daging kambing mengandung lebih banyak protein, daripada daging sapi.

Dan, yang membuat daging merah menjadi tidak baik dikonsumsi adalah saat mengonsumsi bagian yang salahnya, seperti lemak dan jeroan, serta pengolahan yang tidak tepat.

Pemberian bumbu yang berlebihan seperti garam, mentega, penggunaan minyak yang tidak sehat, juga dapat membuat konsumsi daging kambing atau sapi menjadi berbahaya. Jadi, kalau ada yang mengatakan konsumsi daging kambing bisa menaikkan tekanan darah, justru ini tidak benar, ya.

Karena, kesalahan tidak terletak pada dagingnya, melainkan pengolahan dan pemberian bumbu yang salah, seperti garam yang terlalu banyak, atau mengombinasikan daging kambing atau sapi dengan makanan berlemak lainnya.

Related image
berkeleywellness.com

Karena, apa pun makanannya, minumnya? Ups! Salah-salah, apa pun makanannya, jika dikonsumsi secara berlebihan, akan selalu tidak baik. Apalagi kalau kamu tidak aktif bergerak dan tidak mengonsumsi serat. Makan terlalu banyak daging kambing atau sapi, akan mengakibatkan kamu mengalami sembelit. Tidak mau, kan?

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here