Cerita Vokalis Jamrud yang Selamat dari Tsunami Selat Sunda

Gulalives.co – Ketika peristiwa Tsunami Selat Sunda terjadi, ternyata bukan hanya band Seventeen dan Jigo yang ada di sekitar lokasi. Sebab, Vokalis Jamrud, yakni Krisyanto, juga berada di sana. Ia sedang berlibur ke tempat mertuanya, di kawasan Carita, Pandeglang. Hal ini tentu membuat Kris turut merasakan tsunami yang datang menerjang, pada Sabtu (22/12/2012) malam.

Image result for krisyanto jamrud tsunami
kapanlagi.com

Saat ombak menerjang, Kris langsung membawa keluarganya mengungsi ke dataran yang lebih tinggi. Ia juga menceritakan kejadian yang nyaris merenggut nyawanya beserta keluarganya tersebut.

Vokalis Jamrud yang identik dengan kacamata hitam ini, menceritakan bahwa ia sedang mengungsi di teras masjid. Kris juga memprlihatkan kondisi para pengungsi lainnya yang berada di sana, saat hujan masih cukup deras.

Baca Juga: Kisah Mengharukan Anak-anak Nurul Fikri yang Selamat dari Tsunami

“Tadi malam terjadi banjir dari laut, tsunami menerpa seluruh pantai barat Banten, termasuk Carita, Anyer, dan Tanjung Lesung. Dari tadi malam sekitar jam 21.00, terjadi tsunami di Pantai Carita, semua mengungsi, termasuk saya, karena rumah saya di dekat bibir Pantai Carita,” ujarnya, seperti dikutip dari channel YouTube-nya, Kapten Kris, Kamis (27/12/2018).

Kris menuturkan jika saat kejadian, ada penduduk yang mengungsi ke atas bukit untuk mencari keamanan. Ia juga menuturkan bahwa sempat mendengar letusan Gunung Anak Krakatau yang cukup keras, sebelum terjadi tsunami. Kris juga menuturkan jika terjangan ombak besar tersebut menewaskan beberapa orang yang sedang berada di Hotel Mutiara Carita.

Baca Juga: Kabar dari Komedian Ade Jigo Setelah Selamat dari Tsunami

“Karena tadi malam terdengar letusan Gunung Anak Krakatau beberapa detik sebelum terjadi tsunami yang cukup keras. Dikabarkan ada beberapa yang meninggal di Hotel Mutiara, Carita. Tinggi airnya sekitar lima meter,” ucap Kris.

“Aku ngungsi ke dataran tinggi. Aku sekarang di rumah orangtua, sudah tiga hari di Carita,” jelas Vokalis Jamrud ini saat dihubungi melalui sambungan telepon.

Baca Juga: Upaya Penyelamatan Dirisaat Terjadi Tsunami

Kris juga mengaku jika saat gelombang tinggi hendak menerjang pantai, ia sempat panik dan mencari tempat yang nyaman guna menghindari tsunami.

“Kejadiannya jam 9 malam ombak tsunaminya, orang pada berlarian sambil teriak ‘air pasang’,” jelasnya.

Sebagian warga pun berhasil sampai ke dataran tinggi, ia pun bersyukur karena dirinya dan keluarga selamat dari musibah yang penuh dengan duka ini.

Baca Juga: Tanda-tanda Gempa Bumi Akan Terjadi

“Satu kampung mengungsi semua ke dataran yang lebih tinggi, alhamdulillah selamat,” tutupnya.

Semoga yang selamat bisa segera pulih, dan yang telah berpulang bisa diikhlaskan, agar mendapat tempat terbaik di sisi-Nya. Aamiin.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here