Cara Tepat Rawan Kulit Sensitif Menurut Pakar

Gulalives.com, SEMARANG — Ladies, kulit sensitif adalah kulit yang sangat reaktif terhadap stres. Ketika Anda mengalami stres mental atau fisik, kelenjar hipofisis di otak melepaskan hormon yang dikenal sebagai hormon penstimulasi, corticotrophin untuk mengaktifkan kelenjar adrenal. Ketika kulit mengalami stres, hal itu juga melepaskan hormon perangsang kelenjar sebum. Lalu bagaimana cara tepat mengatasi kulit sensitif?

Nah, kulit sensitif merespon stres dengan membuat sebum berminyak. Corticotrophin akan menginstruksikan sel-sel mati pada kulit untuk melepaskan histamin. Histamin adalah bahan kimia yang sama yang dapat menyebabkan alergi. Karena kulit sensitif sangat reaktif terhadap stres, kulit akan meresponnya dengan menjadi merah, gatal, iritasi, dan berminyak.

memutihkan Kulit_www.skinbleachings.com
memutihkan Kulit_www.skinbleachings.com

Ketika Anda ingin mengatasi jerawat pada kulit sensitif yang sangat rentan terkena iritasi. Produk perawatan jerawat yang bekerja dengan baik pada kulit normal bisa saja dapat memperburuk kondisi jerawat pada kulit sensitif. Lalu bagaimana cara mengatasi jerawat pada kulit sensitif yang tepat?

Yang menjadi salah satu alasannya adalah karena sebagian besar bahan perawatan kulit untuk jerawat mengandung benzoil peroksida dan asam salisilat. Kedua bahan tersebut dapat merangsang dan mengiritasi kulit yang sensitif. Menurut pakar kecantikan kulit, Joshua Zeichner, MD, seorang asisten profesor dermatologi di The Mount Sinai Hospital, New York City, menemukan, hampir tiga perempat pasiennya memiliki kulit sensitif.

Jangan Asal Putih, Begini Tips Pilih Produk Pemutih KulitDilansir Gulalives.com dari laman Health, Minggu (27/3/2016) Zeichner menyebut kulit sensitif sebagai kulit agresif. Ia menjelaskan pemicu kulit menjadi lebih agresif adalah penggunaan produk khusus kulit atau produk kecantikan yang berbeda jenis dan mereknya. Di mana bahan-bahan di dalam produk itu setiap harinya masuk ke dalam lapisan kulit.

Menurut Environmental Working Group dari Washington D.C., penggunaan produk yang berbeda-beda setiap hari ditambah polusi dan perubahan hormon, menjadi penyebab segala keluhan kulit sensitif, seperti mudah berjerawat, memerah, ruam, hingga kering.

Untuk merawat kulit agresif tentunya memiliki tingkat kesulitan yang berbeda dengan wanita berkulit normal. Berikut langkah tepat untuk merawat si kulit agresif menurut para ahli.

Alergi pada kulit

kulitMenurut Neal Schultz, MD, seorang dermatolog di New York, reaksi yang timbul dari perawatan kulit tidak tepat adalah timbulnya alergi. Schultz menerangkan, alergi kulit pada tubuh seseorang berasal dari kelainan genetik atau fungsi kulit yang salah.

Cara menanganinya dengan mengompres kulit yang alergi menggunakan kain yang direndam bersama air hangat dan susu. Terlebih, menghindari makanan manis juga kacang-kacangan akan membantu peradangan kulit segera berkurang.

Kulit kering

kulittMenurut Karen Kim, MD, seorang dermatolog di Chesnut Hill, tak lain tak bukan penyebab kulit kering akibat kurangnya air dalam tubuh. Diet dan cuaca yang buruk juga akan semakin memperburuk keadaan kulit.

Menangani kulit kering harus dengan perawatan yang ekstra seperti selalu membersihkan kulit setiap malam sebelum tidur, menggunakan sabun khusus. Juga menerapkan masker seminggu sekali secara rutin untuk menjaga kulit tetap lembab.

Rawat kulit kemerahan

Kulit sensitif
Kulit sensitif

Menurut pakar Whitney Bowe, MD, seorang dokter kulit di New York, lebih dari 16 juta orang Amerika memiliki kelenjar minyak yang besar di permukaan kulit, juga kulit kemerahan.

Untuk menghindari kulit seperti ini Bowe menyarankan menggunakan produk yang bebas dari licorice, algae, dan colloidal oatmeal. Untuk perawatan teknis, jenis kulit seperti ini tidak dianjurkan perawatan dengan bahan kimia dan mikrodermabrasi – juga menghindari perawatan kulit dengan bahan yang mengandung vitamin C.

Sementara dalam pengonsumsian makanan pun harus diperhatikan untuk menghindari makanan pedas sebab akan memperburuk kemerahan. “Mengonsumsi makanan yang kaya probiotik seperti yoghurt dapat mencegah sensitivitas kulit, kemerahan, dan gatal-gatal,” ungkap Bowe. (DP)

SHARE

Warning: A non-numeric value encountered in /srv/users/serverpilot/apps/gulalivesco/public/wp-content/themes/Newspaper/includes/wp_booster/td_block.php on line 352

LEAVE A REPLY