Cara Simple Menjaga Performa Mesin Motor

cek selalu kondisi motor Anda, agar performanya selalu terjaga (foto: www.commoto.com)

Gulalives.com, JAKARTA – Menjaga mesin sepeda motor adalah kunci utama agar motor memiliki performa yang baik dalam jangka waktu yang lama. Apalagi kini, produk sepeda motor semakin mudah perawatannya, lho. Seperti sistem pengapian yang sudah elektronik nyaris bebas perawatan, tak lagi menggunakan platina yang perlu penyetelan. Bahkan banyak produk sudah mengandalkan injektor, bukan lagi karburator untuk pengabutan bahan bakar. Tapi untuk lebih mengenal mengenai perawatan mesin, ada baiknya Anda mencermati beberapa tips merawat mesin motor berikut ini.

  • Cek filter udara
Bersihkan filter udara secara berkala (foto: butikolimobil.com)
Bersihkan filter udara secara berkala (foto: butikolimobil.com)

Karena filter udara menentukan kesempurnaan campuran bahan bakar dan udara. Filter yang kotor akan menyumbat udara masuk sehingga tidak optimal, akibatnya campuran udara terlalu kaya. Dan menyebabkan tenaga berkurang, serta penumpukan deposit arang pada ruang bakar.

Untuk itu, bersihkan filter udara secara berkala. Jika menggunakan filter udara yang bisa dibersihkan, tiup dengan udara bertekanan dari arah dalam ke luar. Untuk filter udara yang sudah sobek, segera ganti dan gunakan filter udara yang orisinal.

  • Kenali kondisi busi
Cek kerenggangan dan kondisi elektrodanya (foto: ardiantoyugo.com)
Cek kerenggangan dan kondisi elektrodanya (foto: ardiantoyugo.com)

Dalam hal ini, periksa kerenggangannya, umumnya antara 0,7-0,9mm (bacalah petunjuk pada buku manual kepemilikan kendaraan). Cek pula kondisi elektrodanya, jika berwarna kecoklatan dan kering, berarti pembakaran cukup baik. Jika kekuningan, campuran terlalu kurus. Sedangkan berwarna hitam, maka campuran terlalu kaya atau terjadi kebocoran pelumas jika disertai kondisi basah. Jika demikian mintalah bantuan mekanik atau bengkel yang terpercaya untuk memeriksa sistem bahan bakar atau kompresi ruang bakar.

  • Periksa oli
Gunakan spesifikasi oli yang sesuai dengan rekomendasi pebrikan (foto: www.mpm-motor.co.id)
Gunakan spesifikasi oli yang sesuai dengan rekomendasi pebrikan (foto: www.mpm-motor.co.id)

Ganti setiap 2.000km. Untuk pergantian pelumas, gunakan spesifikasi oli yang sesuai dengan rekomendasi pebrikan (baca petunjuk pergantian pada buku manual kepemilikan kendaraan).

Dalam mengganti oli, lakukan penyalaan mesin hingga mencapai suhu kerja atau selama 10 menit terlebih dahulu. Posisikan sepeda motor dengan standar tengah. Buka tutup pengisian terlebih dahulu, lalu buka baut pengurasan. Biarkan hingga benar-benar terkuras, karena perlu bantuan dengan tiupan udara bertekanan.

Kemudian isi kembali dengan pelumas yang baru hingga mencapai volume yang ditentukan, jangan terlalu banyak atau kurang. Periksa dengan dipstick yang tersedia. Oli yang terlalu banyak akan membuat putaran mesin menjadi berat. Terlalu sedikit pun pelumas tidak optimal.

Periksa volume di setiap minggu. Jika sering kali berkurang atau terlalu cepat berwarna gelap, periksa motor ke mekanik atau bengkel terpercaya karena mengindikasikan terjadinya kebocoran kompresi.

  • Cek tekanan udara pada ban
Disesuaikan dengan rekomendasi pabrik (foto: dunlop.co.id)
Disesuaikan dengan rekomendasi pabrik (foto: dunlop.co.id)

Tekanan udara disesuaikan dengan rekomendasi pabrik. Ban yang kempes akan memaksa mesin bekerja lebih keras, yang berarti hilangnya tenaga percuma dan juga pemborosan bahan bakar.

SHARE

Warning: A non-numeric value encountered in /srv/users/serverpilot/apps/gulalivesco/public/wp-content/themes/Newspaper/includes/wp_booster/td_block.php on line 352

LEAVE A REPLY