Gulalives.com, JAKARTA – Banyak sekali kosmetik palsu yang beredar di pasaran. Itulah sebabnya kita mesti hati-hati dalam memilih produk kosmetik, khususnya yang dijual online. Karena membeli online tidak memegang barang, sehingga kita tidak mengetahui apakah produk itu asli atau palsu.

Memang kosmetik palsu yang beredar di pasaran ini menawarkan harga murah. Namun jangan salah, harga murah ini bisa menimbulkan konsekuensi tersendiri bagi kesehatan jangka pendek maupun panjang. Mengapa? Pasalnya kosmetik abal-abal yang ada di pasaran bisa jadi mengandung bahan berbahaya seperti zat merkuri yang rawan bagi kesehatan.

Wanita mengaplikasikan bedak di wajah. Foto: Shutterstock
Wanita mengaplikasikan bedak di wajah. Foto: Shutterstock

Lantas bagaimana cara membedakan kosmetik asli dengan kosmetik palsu? Menurut Putri K Wardhani, CEO PT Mustika Ratu Tbk, produsen kosmetika terkemuka di Indonesia, berbagi tip untuk mengidentifikasikan produk palsu dan produk asli.

1.Pastikan produk tersebut memiliki nomor resmi dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM). Namun jangan langsung percaya dengan nomor tersebut, cek kembali pada website resmi BPOM apakah cocok produk dan nomornya.

“Meski dalam kemasan produk itu mencantumkan nomor BPOM, tapi nomor BPOM itu juga harus dilihat apakah asli atau palsu. Nomor ini bisa dicocokkan di website BPOM, apakah produk dan nomor yang dicantumkan pada produk memang benar,” kata Putri.

2.Saat ini sudah ada ketentuan bahwa produk Indonesia harus memiliki nomor customer service. Tujuannya ketika sudah menemukan masalah pada produk tersebut, konsumen bisa langsung melakukan komplain pada nomor tersebut.

Waspadai dan kenali make up asli atau palsu. Foto: shutterstock
Waspadai dan kenali make up asli atau palsu. Foto: shutterstock

“Produk yang beredar di Indonesia sudah diajukan punya nomor rujukan customer service, tujuannya kalau ada keluhan bisa kontak nomor tertentu. Nah, cek apakah produk yang dimaksud memiliki nomor yang bisa dihubungi,”ujarnya.

Jika mau sedikit repot, bawa produk yang dimaksud (jika dicurigai palsu) ke laboratorium untuk diuji dan dicocokkan dengan produk resmi.

3.Cari tahu latar belakang perusahaan tersebut. Pastikan produsen kosmetik itu memiliki track record yang baik, sehingga produknya bisa dipercaya.

“Sejarah atau latar belakang dari perusahaan dan produsen bisa dipercaya, kedudukan secara hukum jelas. Kantornya ada di mana, track recordnya bagus,” imbuhnya.

Bedak tabur. Foto: Shutterstock
Bedak tabur. Foto: Shutterstock

Sedangkan menurut VP Marketing e-commerce beauty product Sociolla, Mira Monika, cara terbaik untuk membedakan kosmetik asli dengan yang palsu adalah dengan menggunakan empat parameter berikut ini:

1.Amati adalah warna dari produk kecantikan yang akan dibeli. Bandingkan warna itu dengan kosmetik yang dijual secara resmi. Meskipun sekilas tampilan kosmetik palsu mirip dengan tampilan kosmetik abal-abal, namun akan terlihat bedanya.

2.Amati tekstur produk. Misalnya pada kosmetik asli, tekstur bubuk akan menempel pada kulit. Tapi, kondisi ini berbeda dengan yang palsu. Produk palsu ketika dipakai cendrung tidak menempel, gumpal dan tidak rata.

3.Perhatikan kemasan.Dari huruf di kemasan saja untuk produk palsu sering berbeda dengan yang asli.

Emma Watson mengenakan make up mata natural. Foto: Shutterstock
Emma Watson mengenakan make up mata natural. Foto: Shutterstock

4.Aroma. Misalnya saja ketika membeli parfum, ketika disemprotkan pada kulit dan ada reaksi aroma yang tidak biasa itu bisa jadi parfum palsu. Seseorang yang pernah membeli parfum asli yang dijual di toko resmi tentu akan bisa mencium parfum abal-abal yang diklaim sebagai asli.

“Kalau mau lebih mudah, malas cek dan merasa tidak tenang, lebih baik beli dari distributor asli atau yang sudah tercantum Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM),” pesan Mira.

Nah, Ladies, pesan utamanya adalah, jangan terpikat oleh harga murah atau produk yang menjanjikan hasil instan. Karena bisa jadi produk ini mengandung bahan berbahaya yang akan kamu sesali kelak. (VW)

LEAVE A REPLY