Cara Mudah Mencegah Cacingan Pada Balita

0
3 views
simomot.com

Gulalives.co – Cacingan dapat menyebabkan banyak masalah kesehatan pada buah hati. Sejatinya, cacingan bisa diartikan sebagai suatu penyakit yang disebabkan oleh masuknya cacing ke dalam tubuh. Spesies dari cacing yang berbeda bisa menimbulkan gejala yang berbeda pula, mulai dari sakit perut, bertubuh kurus meski nafsu makan sangat besar, hingga infeksi usus dan kaki gajah.

Biasanya, cacing yang kerap menginfeksi perut dan mempengaruhi fisik anak adalah cacing kremi, cacing gelang, cacing cambuk, dan cacing tambang. Nah, untuk tetap menjaga kesehatan si kecil, sebenarnya ada beberapa hal yang dapat dilakukan sebagai cara mencegah cacingan pada anak. Apa saja hal tersebut?

Perhatikan Area Bermain Anak

Related image
educenter.id

Bermain dan beraktivitas di luar ruangan memang penting untuk tumbuh kembang balita, tapi sebisa mungkin hindarilah area becek, berlumpur, dan dekat dengan genangan air. Ingat untuk selalu memakaikan sepatu tertutup setiap kali anak ingin bermain dan beraktivitas di ruang terbuka ya.

Menggunting Kuku Secara Teratur

Image result for menggunting kuku anak
beritagar.id

Cara mencegah cacingan pada anak adalah dengan menggunting kukunya secara teratur. Pasalnya, kuku yang panjang adalah sarang kuman, penyakit, dan tentu saja cacing. Anak-anak akan lebih sering menyentuh tanah, menggaruk kulit, mengupil, serta menggigiti kuku, sehingga kesempatan cacing untuk masuk ke dalam tubuh menjadi jauh lebih mudah. Ditambah lagi, cacing juga akan lebih mudah bertelur serta berkembangbiak di sela-sela kuku yang kotor.

Selalu Memakai Alas Kaki

Image result for anak bermain memakai alas kaki
bp-guide.id

Biasakan anak memakai alas kaki agar anak terhindar dari kotoran. Karena, jika anak bermain tanpa menggunakan alas kaki dapat memicu cacing masuk dengan menembus kulit kaki seperti larva cacing tambang, yang kemudian akan berjalan menuju usus melalui saluran getah bening (Cutaneus Larva Migran). Nah, larva ini akan tumbuh dewasa di dalam usus, berkembangbiak, dan menghisap darah manusia. Hal ini bisa membuat daya tahan tubuh anak menurun dan menghilangkan nafsu makannya.

Baca Juga: Gemar Olahraga Tanpa Alas Kaki? 4 Bahaya ini Akan Mengintaimu

Menjaga Kebersihan Makanan

Related image
priceza.com

Mencegah cacingan pada anak bisa dilakukan juga dengan menjaga kebersihan makanannya. Cucilah sayur dan buah yang akan dikonsumsi dengan air mengalir, agar kotoran yang melekat dapat dibersihkan tanpa mengurangi nilai gizinya. Tak hanya itu, kamu juga harus berhati-hati jika mengonsumsi makanan mentah atau setengah matang. Meskipun memang lebih kaya gizi, namun beberapa olahan makanan setengah matang berpotensi mengandung cacing jika tidak bersih. Tutupi pula lauk-pauk di meja makan, agar terhindar dari larva cacing serta larva lalat.

Jaga Kebersihan Tubuh Anak

Related image
kumparan.com

Kebersihan tubuh anak juga sangat penting untuk diperhatikan. Lakukan kebersihan tubuh pada buah hati secara menyeluruh dengan cara mencuci sikat gigi sebelum digunakan, mencuci tangan, segera mengganti popok setelah kotor, hanya buang air di toilet bersih dan tidak di luar ruangan, selalu mengenakan celana dalam bersih di malam hari, serta tidak berbagi handuk dan pakaian dengan orang lain.

Jaga Kebersihan Kamar Mandi

Related image
blog.urbanindo.com

Telur cacing dan parasit sangat mudah menyebar, terutama pada area kamar mandi. Untuk mengurangi risiko balita cacingan, kamu juga harus rutin membersihkan seluruh permukaan kamar mandi dengan pembersih anti bakteri, terutama pada dudukan toilet dan pispot.

Rutin Minum Obat Cacing

Image result for balita minum obat cacing
babyologist.com

Menurut rekomendasi World Health Organization (WHO), setiap anak dianjurkan untuk secara rutin minum obat cacing setiap 6 bulan sekali. Akan lebih baik lagi bila orang tua dan orang dewasa lain yang tinggal serumah juga ikut minum obat cacing.

Jangan sampai keceriaan dan semangat si kecil hilang karena cacingan. Lakukan pencegahan sejak dini agar tumbuh kembang buah hati bisa tetap optimal. Di antara semua pencegahan diatas, mana saja yang sudah lakukan di rumah?

LEAVE A REPLY