6 Cara Ampuh Minta Maaf pada Pasangan

weightlossgroove.com

Gulalives.co – Meminta maaf tampaknya mudah diucapkan, ya? Tapi nyatanya kerap terasa berat untuk dilakukan. Apalagi minta maaf pada pasangan. Entah karena ego yang terlalu tinggi, atau hal lainnya, bisa membuat kita merasa gengsi untuk meminta maaf lebih dulu. Namun, apakah kamu rela jika hubunganmu dengan pasangan harus rusak hanya karena kamu enggan minta maaf pada pasangan? Atau justru kamu ingin meminta maaf, tapi tidak tahu bagaimana cara yang tepat? Mudah, terapkan 6 cara ampuh versi Gulalives berikut ini:

Related image
self.com

Akui Kesalahan

Jangan harap hubungan yang kamu jalin bersama pasangan akan selalu berjalan mulus tanpa hambatan. Karena, akan ada masanya kamu melakukan kesalahan yang bisa membuat pasangan marah, pun sebaliknya.

Jadi, daripada harus terus bertengkar tanpa akhir yang jelas, cobalah untuk berbesar hati minta maaf pada pasangan lebih dulu, dengan mengakui kesalahan. Begini, saat kamu berani melakukan suatu kesalahan, baik itu dengan sengaja pun tidak, seharusnya kamu juga punya nyali untuk meminta maaf dan mengakui kesalahan tersebut, ‘kan?

Jangan Emosi

Setelah kamu berani mengakui kesalahan dengan tulus, jangan sampai kamu terbawa emosi jika tanggapan pasangan tidak seperti yang kamu harapkan. Ibarat api yang disiram minyak, kobaran amarahnya akan makin menjalar ke mana-mana jika kamu menyiramnya dengan emosi.

Jadi, daripada memaksa dia untuk menerima permintaan maafmu, lebih baik tenangkan diri sendiri dulu. Pejamkan mata dan atur napas perlahan, sebelum lanjut berbicara untuk meredam emosi. Karena jika kamu meluapkan emosi dengan cara yang salah, justru bisa menjerumuskan hubungan kalian ke dalam masalah baru.

Jangan Ragu

Kadang, butuh lebih lebih banyak usaha untuk menebus kesalahan. Maka, jangan berkecil hati bila di awal pasangan tampak tidak mengacuhkan permintaan maafmu. Sah-sah saja untuk minta maaf pada pasangan beberapa kali, hingga hatinya kembali luluh, terutama untuk kesalahan yang tergolong serius, ya.

Namun, jangan sampai kamu terkesan memaksa dan merengek. Pastikan setiap ucapan maaf yang keluar benar-benar tulus dari hati yang terdalam.

Hal ini akan membuat pasangan melihat seberapa jauh keseriusan dan penyesalanmu. Dan seiring berjalannya waktu, kepercayaan akan kembali tumbuh mengakar dalam rumah tangga yang kalian jalani.

Baca Juga: 4 Cara Tepat Menghadapi Masalah Rumah Tangga Agar Tetap Harmonis

Tukar Posisi

Tak jarang, kesulitan minta maaf pada pasangan muncul karena kamu tidak merasa ada yang salah dari dirimu sendiri. Atau dengan kata lain, kamu menganggap semuanya baik-baik saja. Padahal, nyatanya pasangan sedang dilanda rasa kecewa atas sikap dan perbuatanmu.

Kalau ternyata hal ini yang terjadi, maka cobalah untuk menempatkan dirimu sebagai pasangan. Pikirkan dengan baik tentang kemungkinan yang kamu rasakan jika dihadapkan dengan situasi seperti yang dialami pasangan. Contoh, pasangan merasa kamu terlalu dekat dengan rekan kerja di kantor, tapi kamu justru merasa sebaliknya.

Menurutmu, kedekatan kamu dan orang tersebut hanyalah sebatas rekan kerja, dan tidak lebih. Sekarang, coba pikirkan dan posisikan diri sebagai pasangan dengan segala perilaku yang pernah kamu lakukan pada teman kerja tersebut. Apakah respon kamu masih akan sama dan menganggap hal tersebut biasa saja?

Tulus

Apalah artinya rumah tangga yang sudah kalian bina selama ini, jika kalian tidak bisa saling memahami satu sama lain. Terutama ketika salah satu dari kalian sedang dirundung rasa sedih dan marah. Maka, kesampingkan dulu semua ego, rasa malu, dan gengsi yang menyelimuti dirimu, minta maaf pada pasangan dengan tulus dari dalam hati.

Jelaskan apa yang sebenarnya terjadi, tanpa terkesan membela diri dan berlebihan. Beri juga alasan lengkap mengapa hal tersebut bisa terjadi, tanpa ada yang ditutup-tutupi. Tunjukkan juga keseriusanmu saat meminta maaf, dan pastikan kejadian tersebut tidak akan terulang kembali di kemudian hari.

Beri Waktu

Memaafkan juga perlu proses. Kamu tidak bisa memaksa pasangan untuk memaafkan detik itu juga, setelah kamu minta maaf. Karena, saat kamu memaksa pasangan untuk memaafkan, hal ini justru akan mengacaukan emosinya, atau bahkan membuat pasangan menjadi semakin marah.

Related image
billcloke.com

Pintar-pintarlah dalam membaca situasi dan kondisinya. Jika pasangan ingin menyendiri dulu, hormati keputusannya. Beri ia waktu untuk berpikir dan menenangkan diri. Jika ia sudah menunjukkan tanda-tanda ingin berdamai, kamu bisa kembali mendekatinya, dan membangun suasana hangat yang sempat membeku beberapa waktu lalu.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here