Ikuti 10 Langkah Cara Menghilangkan Stress Ini

Yoga untuk redakan stres

Gulalives.com, JAKARTA – Dalam kehidupan, tak seorang pun bisa menghindari stress. Bahkan bayi yang masih berusia hitungan bulan pun bisa lho mengalami stres, yang ditunjukkan dengan menangis tanpa henti.

Sebisa mungkin usahakan untuk menangani stres. Pasalnya stres yang tak ditangani dengan baik bisa membuat kamu terpuruk secara emosi, selain juga menggerogoti kesehatan fisik.

Stres yang tak dikelola dengan baik bahkan bisa bertambah parah dan tak jarang memicu depresi. Gulalives merangkum sejumlah cara menghilangkan stress. Silakan ikuti panduannya berikut ini:

1. Bernapas dalam

Sebelum akhir tahun 1950-an, seorang endokrinolog, Hans Selye, pertama kali berhasil mengindentifikasi dan mendokumentasikan stres. Penemuan Hans Selya ini menuntun kita pada beberapa penelitian baru yang telah membantu kita dalam upaya memerangi dan meringankan stres.

Menurut Timothy McCall, pengarang buku “Yoga as Medicine: The Yogic Prescription for Health and Healing” , ketika kita bernapas dalam, usahakan untuk menghembuskannya kembali dengan waktu yang sedikit lebih panjang dari saat menghirupnya. Hal tersebut akan menenangkan saraf simpatik.

Misalnya jika kita memerlukan waktu empat detik untuk menarik napas, usahakan untuk memperpanjang saat kita mengeluarkan napas menjadi delapan detik.

Tapi tentu saja ukuran untuk setiap orang akan berbeda. Namun setidaknya ini layak kita coba. Teknik bernapas seperti ini dapat membantu menenangkan pikiran dan tubuh.

2. Mendengarkan musik.

Apabila kita kewalahan dalam menghadapi stres, cobalah untuk santai dan mendengarkan musik. Musik yang tenang memiliki efek positif pada otak dan tubuh, dapat menurunkan tekanan darah dan mengurangi hormon kortisol, hormon yang terkait dengan stres.

Boleh juga sesekali bersenandung saat mendengarkan musik. Ketika bernyanyi atau bersenandung, ini secara alami memperpanjang napas, yang akan membantu menenangkan diri.

Selain musik, suara laut atau suara alam juga memiliki efek menenangkan yang sama. Inilah mengapa kita disarankan untuk mendengarkan suara-suara yang membuat efek tenang.

3. Minum banyak air

Menurut Mike Collins, pendiri “The Perfect Workday”, sebuah perusahaan yang fokus kepada efektivitas di tempat kerja, ketika tingkat hidrasi tubuh turun hingga 2 persen, kemampuan untuk melakukan matematika sederhana dan membuat keputusan pun akan terpengaruh.

Jadi, semakin baik hidrasi tubuh (cukup asupan cairan), maka kita juga akan berpikir dengan lebih baik. Cobalah untuk selalu menyediakan air minum di mana pun kita berada.

Selain itu ada juga minuman yang dapat memberikan efek menenangkan sistem saraf seperti teh hijau. Teh ini mempunyai kadar kafein setengah dari kopi dan mengandung antioksidan yang sehat, serta theanine, asam amino yang memiliki efek menenangkan. Saat gaau atau tertekan, cobalah minum teh hijau – lebih baik tanpa gula.

4. Curhat

Jika merasa kewalahan terhadap sesuatu, bicarakan kepada teman mengenai persoalan yang tengah kamu hadapi, alias curhat Hubungan yang baik dengan teman-teman atau orang-orang yang dicintai merupakan hal yang penting untuk gaya hidup yang sehat.

Suara yang dapat meyakinkan kita, walaupun hanya satu menit, dapat meringankan sedikit beban berat yang sedang kita tanggung. “Segalanya akan baik-baik saja. Tidak usah terlalu cemas,” kalimat demikian sangat menenangkan bukan? Apalagi diucapkan oleh orang yang kita percaya.

5. Tertawa lepas

Humor adalah kebalikan dari stres. Dalam situasi stres, secara emosional kita terlibat dengan beberapa masalah. Ketika kita menertawakan situasi ini, maka kita akan menjauh dari masalah. Selain itu, ketika tertawa, tubuh melepaskan endorfin (hormon ‘merasa baik’) yang dapat meningkatkan suasana hati dan menurunkan stres yang disebabkan hormon kortisol dan adrenalin.

6. Konsumsi makanan sehat

Tingkat stres seseorang berkaitan erat dengan pola makan. Sayangnya, ketika kita menghadapi situasi penuh tekanan, acapkali kita lupa makan dengan benar dan malah cenderung memilih makanan yang banyak mengandung gula dan makanan siap saji.

Padahal, buah dan sayur – sayuran adalah makanan yang baik untuk tubuh kita, dan ikan memiliki omega 3 yang telah terbukti mengurangi gejala stres.

7. Olahraga

Olahraga tidak harus berarti angkat beban di gym atau berlari marathon. Berjalan kaki di sekitar kantor atau bahkan berdiri untuk meregangkan badan selama istirahat di tempat kerja dapat membantu mengatasi situasi stres. Dengan menggerakan badan, kita telah memperlancar peredaran darah dan meningkatkan suasana hati seketika.

8. Tidur cukup

Semua orang tahu bahwa stres dapat menyebabkan kita kurang tidur. Sayangnya, kurang tidur juga merupakan penyebab utama stres. Lingkaran setan ini menyebabkan otak dan tubuh semakin memburuk dengan berjalanya waktu.

Usahakan untuk tidur cukup. Matikan TV, dan lampu. Penting mencukupi kebutuhan tidur saat kita berada dalam tekanan hebat. Meski sulit dilakukan, tak ada salahnya mencoba.

9. Bicara pada diri sendiri dalam cara yang positif. Katakanlah kepada diri sendiri, “Saya akan melakukan yang terbaik yang saya bisa,” ketika berhadapan dengan masalah atau tugas yang berat.

10. Temukan hal-hal yang membuat kita bahagia, dan lakukan sesering mungkin, apakah itu proyek kerajinan, menonton film favorit atau melakukan hobi baru. Lakukan kegiatan untuk membantu menghentikan stres jika muncul, seperti dengan berjalan cepat atau menjauh dari masalah selama beberapa menit.

Selamat mencoba ya! (VW)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here