4 Cara Cepat Menghentikan Perdarahan pada Luka

disastersurvivalskills.com

Gulalives.co – Sebenarnya, semua perdarahan dapat dikendalikan, maka hal ini tidak boleh dibiarkan. Sebab, perdarahan dapat menyebabkan syok hingga kematian. Maka, yang perlu kamu tahu adalah bagaimana cara cepat dan tepat menghentikan perdarahan pada luka. Jika luka yang kamu alami cukup besar, dianjurkan untuk segera cari pertolongan medis. Namun, jika luka tidak terlalu besar dan parah, kamu bisa menghentikan perdarahan sendiri dengan 4 cara berikut ini:

Image result for control bleeding
blog.uvahealth.com

Angkat Bagian yang Berdarah

Arah gravitasi membuat aliran darah turun lebih mudah, daripada mengalir ke atas. Maka, kalau kamu menahan satu tangan di atas kepala, dan yang lainnya pada sisi tubuhmu, tangan yang ke arah bawah akan berwarna merah muda, sementara yang lebih tinggi akan pucat. Nah, prinsip ini bisa kamu gunakan sebagai cara untuk menghentikan perdarahan.

Kalau tangan kamu yang mengalami perdarahan, maka angkat tangan yang terluka hingga posisinya lebih tinggi dari jantung (dada). Karena, dengan mengangkat luka, sama saja kamu sedang memperlambat aliran darah.

Dan, saat darah melambat, lebih mudah untuk menghentikannya dengan dibantu tekanan langsung pada luka. Ingat, posisi tangan yang terluka harus di atas jantung, dan kamu harus tetap menekannya, ya.

Tekan Luka

Mengapa kamu perlu menekan atau menutup luka terbuka yang berdarah? Karena, darah perlu menggumpal untuk memulai proses penyembuhan dan menghentikan perdarahan. Tutup dan tekan luka dengan kasa atau penutup luka lainnya.

Nantinya, kasa akan menahan darah pada luka dan membantu proses pembekuan darah. Kalaupun kamu tidak memiliki kasa, kamu masih bisa menggunakan handuk bersih.

Jika kasa atau handuk sudah penuh dengan darah, tambahkan kembali lapisan kasa atau handuk lainnya. Jangan melepas kasa tersebut, karena akan menghilangkan agen-agen pembukan darah dan mendorong darah untuk keluar lagi.

Baca Juga: 3 Cara Alami ini Ampuh Mengusir Flek Hitam dari Wajah

Titik Tekanan

Titik tekanan adalah area tubuh di mana pembuluh darah berjalan dekat ke permukaan. Maka, dengan menekan pembuluh darah ini, aliran darah pun akan melambat, sehingga memungkinkan tekanan langsung untuk menghentikan perdarahan.

Saat menggunakan titik tekanan, pastikan kamu menekan titik yang lebih dekat ke jantung, daripada luka. Titik-titik tekanan yang biasa ditemukan adalah:

  • Lengan antara bahu dan siku (arteri brakialis),
  • Daerah selangkangan sepanjang garis pakaian dalam (arteri femoral), dan
  • Di belakang lutut (arteri poplitea).

Ingat juga untuk selalu menjaga posisi tubuh agar yang luka tetap lebih tinggi di atas jantung, dan tetap menekan langsung pada bagian luka.

Turniket? Perlukah?

Sangat bisa membatasi atau menyumbat aliran darah ke lengan atau kaki dengan dipasangkan alat ini. Namun, menggunakan turniket untuk menghentikan perdarahan berpotensi merusak pembuluh darah seluruh lengan atau kaki.

Maka, turniket digunakan hanya untuk keadan darurat yang mendesak seperti perdarahan hebat dan darah tidak berhenti dengan penekanan. Turniket juga hanya boleh digunakan oleh orang yang memahami cara pakainya dengan baik, serta tidak dilakukan untuk setiap kasus perdarahan.

Related image
firstaidforlife.org.uk

Turniket harus dikencangkan sampai luka berhenti berdarah. Jika ada perdarahan pada luka setelah menggunakan turniket, maka turniket harus dikencangkan lagi. Maka, jangan sembarangan pakai alat yang satu ini, ya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here