10 Cara Efektif Menghemat Listrik

0
10 views
dontpayfull.com

Gulalives.co – Tidak sedikit dari kita yang mulai kewalahan untuk membayar tagihan listrik yang tidak jarang mengejutkan, karena membuat anggaran bulanan menjadi membeludak. Kita sibuk menghemat pengeluaran harian seperti uang makan, transportasi, dan lain sebagainya. Dan melupakan jika sebenarnya ada satu hal yang bisa kita pangkas secara signifikan, yakni tagihan listrik. Berikut 10 cara efektif menghemat listrik versi Gulalives:

Related image
thesolutionslab.co.za

AC

AC merupakan alat elektronik yang mempengaruhi besar atau tidaknya tagihan listrik rumah tangga kamu. Maka, penggunaan AC secara tepat tentu dapat menghemat daya listrik. Kamu bisa mengatasinya dengan mengecilkan suhu AC jika di dalam ruangan hanya ada 1 hingga 3 orang.

Atau menghindari mengatur AC dengan suhu yang paling kecil, karena hal ini akan membuat tagihan listrik membludak. Jangan lupa juga matikan AC jika sudah tidak digunakan. Gunakan timer agar AC mati secara otomatis saat suhu di dalam ruangan sudah cukup sejuk.

Bijaksana dalam Menggunakan Lemari Es

Lemari es adalah alat elektronik yang menyala dalam waktu lama, atau bahkan tidak pernah kamu matikan kecuali saat ingin membersihkannya, ya? Padahal, kamu juga bisa mematikan alat elektronik ini saat akan berpergian, atau tidak ada makanan dan minuman apa pun di dalamnya.

Agar tidak banyak menyedot energi listrik. Selain itu, hindari juga pengaturan suhu paling rendah pada lemari es. Karena, semakin rendah suhu lemari es, maka akan semakin banyak juga energi listrik yang dibutuhkan. Lakukan perawatan secara rutin, agar suhu lemari es tetap terjaga, tanpa memerlukan daya listrik secara berlebih.

Cabut Kabel dan Peralatan yang Tidak Digunakan dari Saklar

Sampai hari ini kamu masih memiliki kebiasaan membiarkan charger tetap tercolok pada saklar saat tidak sedang digunakan? Hal ini sama saja kamu sedang membiarkan arus listrik tetap mengalir pada perangkat yang masih terhubung tadi. Meskipun peralatannya dalam keadaan mati. Akibatnya, listrik akan terbuang sia-sia. Jadi tolong, cabut kabel dan peralatan dari saklar jika kamu tidak menggunakannya.

Ganti Lampu LED

Lampu LED memiliki cahaya yang sama terangnya dengan lampu watt normal. Hanya saja, harga beli lampu LED memang dua kali lipat lebih mahal, daripada lampu biasa. Namun, selain hemat watt listrik, lampu LED juga lebih awet dan tahan lama, lho. Jadi, tidak ada salahnya untuk membayar lampu dengan harga yang lebih mahal di awal, sebagai upaya menghemat listrik, dan tidak perlu mengganti lampu dalam jangka waktu yang lama.

Gunakan Seperlunya

Bisa kah kamu mulai belajar untuk menggunakan semua hal seperlunya saja? Contoh, jangan biarkan televisi terus menyala hanya untuk menemanimu melakukan aktivitas lain seperti mengobrol atau menelpon.

Karena tanpa disadari, televisi yang terus menyala ini akan membuat pemakaian listrik kamu menjadi semakin besar. Maka, mulai biasakan diri untuk matikan alat-alat yang mengandalkan daya listrik, saat kamu memang tidak menggunakannya, atau ingin melakukan aktivitas yang lain.

Baca Juga: 7 Tips Cerdas Mengatur Gaji Bulanan Agar Tidak Habis Begitu Saja

Jangan Menghidupkan Alat Pemanas Nasi Terus-menerus

Punya magic com atau magic jar? Setelah nasi matang, alat tersebut akan langsung beralih ke mode penghangat nasi, ya? Secara otomatis alat tersebut akan terus menghangatkan nasi. Namun, siapa sangka jika cara seperti ini sebenarnya adalah bentuk pemborosan listrik?

Kalau kamu ingin menghemat listrik, sebaiknya matikan alat pemanas nasi saat tidak dipakai. Kamu bisa tetap menyalakannya beberapa menit sebelum makan, untuk kembali menghangatkan nasi. Jadi, kamu tetap bisa mengonsumsi nasi dalam keadaan hangat, tanpa melakukan pemborosan listrik.

Matikan Alat Elektronik Sebelum Tidur

Beberapa orang memiliki kebiasaan membiarkan televisi tetap menyala saat tidur, atau bahkan membiarkan handphone tetap dalam keadaan di-charge, saat mereka tidur. Padahal, ini merupakan bentuk pemborosan yang dapat meningkatkan tagihan listrik bulanan kamu. Maka, biasakan diri untuk mematikan semua alat elektronik sebelum tidur adalah cara tepa menghemat listrik, termasuk lampu.

Matikan Lampu pada Jam Tertentu

Kebiasaan menggunakan lampu pada siang hari juga termasuk pemborosan. Karena, kita dapat mengandalkan sinar matahari sebagai sumber penerangan di siang hari, kan? Jadi kenapa masih harus menyalakan lampu?

Kalau rumah kamu memang terasa gelap di siang hari, cobalah untuk menggunakan atap yang transparan. Atau bahkan kamu bisa ikut dalam gerakan mematikan lampu pada pukul 17.00 hingga 22.00 malam. Gerakan ini terbukti ampuh dalam menghemat pemakaian listrik dan tagihan bulanan kamu!

Pilih Mesin Cuci yang Tepat

Hindari memilih mesin cuci dengan kapasitas yang terlalu besar, ya. Karena semakin besar kapasitas mesin cuci, maka akan semakin besar pula daya listrik yang dibutuhkan. Sesuaikan kapasitas mesin cuci dengan jumlah pakaian sehari-hari.

Upayakan juga untuk mencuci pakaian tidak melebihi kapasitas dari mesin cuci yang digunakan. Karena, beban mesin cuci akan bertambah jika kamu memiliki kebiasaan tersebut, dan otomatis daya listrik yang digunakan juga akan lebih besar.

Pilih Setrikaan yang Tepat

Setrika adalah salah satu peralatan elektronik dalam rumah tangga yang ukurannya sangat kecil. Namun, siapa sangka jika ia membutuhkan daya listrik yang besar? Bahkan lebih besar dari televisi dan peralatan elektronik lainnya.

Maka, cara menghemat listrik yang terakhir adalah dengan menggunakan setrika yang memiliki pengatur panas otomatis. Sebab, setrika jenis ini akan mati dengan sendirinya, saat suhu panas sudah cukup tinggi. Selain itu, sesuaikan juga panas yang digunakan dengan bahan pakaian yang akan kamu setrika, ya.

Image result for save electricity
pngtree.com

Kalau kamu bisa menerapkan cara menghemat listrik di atas, anggaran yang biasanya kamu gunakan untuk membayar listrik, bisa kamu alokasikan untuk keperluan lainnya, kan?

LEAVE A REPLY