3 Langkah Bijak untuk Menghadapi Orangtua yang sering Memojokkan Anak

0
56 views
momjunction.com

Gulalives.co – Siapa yang tidak ingin memiliki hubungan yang harmonis dengan orangtua? Namun, dalam hidup, ada kalanya orangtua bersikap terlalu protektif, sering menyalahkan, hingga sulit diajak kompromi. Semua wajar, selama masih bisa dikomunikasikan dengan baik. Tapi bagaimana jika anak sudah merasa terlalu dipojokkan? Bisa kah kita menghadapi orangtua sendiri dengan sopan dan tanpa harus menarik urat?

Related image
independent.ie

Sebenarnya, memang ada beberapa hubungan anak dan orangtua yang tidak bahagia (toxic relationship). Biasanya karena mereka terkesan kurang mendukung kemauan dan kemampuan anak, sering menyalahkan, sulit diajak kompromi, hingga tidak mau meminta maaf ke anaknya sendiri, meski mereka sadar jika salah. Akibatnya, hubungan anak dan orangtua pun menjadi renggang.

Menghadapi orangtua yang seperti ini memang gampang-gampang susah. Namun, jika tidak segera dibicarakan, segala perlakuan dan perkataan buruk dari orangtua bisa menjelma bagai kekerasan emosional, yang terus membekas di hati anak.

Bahkan, hal ini bisa menurun ke anak-anaknya, dan terbawa hingga ia dewasa. Inilah alasannya mengapa kali Gulalives ingin membagikan tips yang bisa kamu terapkan untuk menghadapi situasi kurang menyenangkan ini. Kamu bisa menghadapi orangtua dengan:

Bersikap Tegas

Ingat, tidak ada orangtua yang sempurna di dunia ini. Begitu pula dengan orangtua kamu. Kamu tidak akan bisa menggantikan posisi mereka, pun sebaliknya. Maka, salah satu cara terbaik untuk menghadapi orangtua yang seperti ini adalah dengan memaafkannya.

Buang jauh-jauh pikiran negatif kamu tentang mereka, meskipun mereka masih saja menyakiti perasaan kamu. Tapi tidak ada salahnya untuk bersikap tegas, seperti saat orangtua menyalahkan kamu hanya karena kesalahan sepele.

Kamu tidak perlu takut untuk membela diri, agar hal ini tidak terus-menerus terjadi. Tapi ingat ya, bersikap tegas bukan berarti kamu boleh menggunakan nada tinggi hingga terkesan membentak mereka.

Kamu harus memastikan jika suara dan intonasimu lembut, dengan begini kamu tetap bisa menekankan jika kamu sudah cukup dewasa, dan tidak layak untuk terus-terusan disalahkan, seperti anak kecil. Bicarakan pada waktu yang tepat, dari hati ke hati, jangan gunakan emosi. Sebab, emosi tidak akan mengantarkanmu ke mana-mana.

Baca Juga: 12 Tanda Anak Kurang Perhatian, Perbaiki Hubungan Sebelum Terlambat

Bicara Baik-baik

Memang tidak mudah untuk kembali menjalin hubungan baik dengan orangtua yang sering menyalahkan kita. Tapi bagaimanapun, mereka adalah sosok yang berjasa dan penuh cinta dalam kehidupan kita, maka tidak ada salahnya untuk mengajak mereka duduk bersama, untuk kemudian saling bicara dari hati ke hati.

Jangan sampai kamu justru menjauhi orangtua, ya. Meskipun rasanya tentu akan sulit. Kamu bisa menanyakan secara perlahan, apa alasan orangtua berperilaku buruk terhadap kamu, kemudian posisikan diri kamu sebagai mereka.

Bisa jadi, orangtua kamu mungkin sedang stres atau merasakan kekecewaan yang mendalam, sehingga akhirnya secara tidak sengaja menjadikan kamu sebagai pelampiasan.

Atau, pikiran orangtua sedang kusut, sehingga sulit membedakan mana perilaku yang benar dan mana yang salah. Apa pun, jika dibicarakan baik-baik, insya Allah selalu ada jalan keluarnya.

Buat Kesepakatan

Kamu meminta restu orangtua saat akan melamar pekerjaan, dan ingin mereka mendoakan agar kamu lolos seleksi. Namun, bukannya mendukung keputusanmu, mereka justru menolak mentah-mentah, dan menginginkan kamu untuk bekerja di tempat lain.

Ketika kamu gagal lolos tes, mereka pun langsung menyalahkan kamu. “Kamu, sih, nggak nurut. Mama kan sudah bilang … bla bla bla … bla bla bla,” Kalau hal ini terjadi, kamu tidak perlu langsung menarik urat dan berdebat.

Cukup berikan pemahaman pada mereka, jika kamu, anaknya, sudah dewasa dan berhak memilih jalan hidup sendiri. Sampaikan pelan-pelan bahwa kamu membutuhkan masukkan terbaik dari orangtua, bukan aturan yang harus dijalani tanpa hati.

Saat kamu menghadapi orangtua dengan cara ini, mungkin mereka akan menolak batasan-batasan yang kamu minta. Namun, seiring berjalannya waktu, jika kamu sungguh-sungguh dengan apa yang kamu jalani.

Related image
additudemag.com

Dan bisa membuktikan jika itu memang yang terbaik untuk kamu, mereka akan luluh pada waktunya. Ingat, restu orangtua itu penting dalam setiap keberhasilan anaknya, maka jangan pernah lelah untuk terus ‘merayu’ mereka tiap kali datang suasana yang tepat.

LEAVE A REPLY