Kenali Tanda-tanda dan Cara Mengatasi Stress yang Pasti Bisa Kamu Atasi

Stres bikin gampang lupa

Gulalives.com, JAKARTA – Kamu belakangan mudah banget lupa, gatal-gatal hebat, mual juga gampang mengantuk? Bisa jadi tanda-tanda stres tuh.

Pakar kesehatan mengatakan bahwa stres bisa datang dalam gejala yang mengejutkan. Jadi kalau kamu menandai ada yang tak biasa dengan tubuhmu, jangan coba mengabaikannya.

Woman’s Day merangkum tanda-tanda stres yang bisa menjadi lampu kuning dan butuh perhatian ekstra. Cek daftar cara mengatasi stress berikut ini:

1. Sering mengantuk
Sering merasa lemah, lemas, dan tak bersemangat padahal jam tidur dan makan cukup teratur? Hormon stres bisa jadi biang keladinya. Hormon stres menyebabkan tubuh dipenuhi dengan adrenalin dan menyisakan rasa kantuk. Stres juga bisa merusak kualitas tidur sehingga kamu terbangun dengan rasa lelah dan mudah marah.

Solusi:

Cobalah untuk tidur lebih cepat, dan sisakan 30 menit pada siang hari untuk tidur siang.

2. Mudah lupa
Riset menunjukkan bahwa stres kronis bisa memperkecil ukuran bagian otak yang dinamakan hippocampus, yang bertanggung jawab untuk menjaga memori. Alhasil, kamu akan lebih sering melupakan sesuatu. Untungnya, ukurannya akan kembali seperti semula jika level stres berkurang.

Solusi:

Coba lawan kondisi ini dengan berolahraga. Ini bisa dilakukan dengan membiasakan diri berjalan kaki, naik-turun tangga dengan kecepatan sedang, atau menari.

3. Kebingungan
Kamu sulit memutuskan mau berbuat apa? Tak tahu mau memasak apa untuk makan malam? Bingung menentukan pakaian yang akan dikenakan, dan lain sebagainya. Stres menyebabkan distraksi dan kurang mampu untuk fokus.

Solusi:

Untuk mengembalikan fokus, cobalah ambil waktu untuk berjalan kaki. Alirkan stres keluar dari tubuh dengan melatih grup otot besar pada tubuh Anda, seperti kaki. Dengan cara ini diharapkan kamu bisa fokus lagi tidak mengawang-awang. Sinar matahari juga membantu tubuh mengeluarkan serotonin untuk membantu mendorong suasana hati, dan vitamin D mengoptimalkan sistem kekebalan tubuh.

4. Otot kaku
Rasa kaku dan sakit pada leher bisa jadi akibat posisi yang sama berjam-jam di depan meja komputer, dan juga bisa karena stres. Stres bisa mempengaruhi sistem otot kita, hasilnya adalah otot yang mengeras, berkontraksi, atau kejang-kejang.

Solusi:

Jika kamu mengalami keram semacam ini akibat stres, maka coba lakukan hal ini: Ambil napas panjang 5-10 kali dan berfokuslah pada area yang kaku tersebut. Untuk bagian leher, coba lakukan pijatan ringan atau minta pasangan untuk memijat lembut atau mengusap bagian tersebut.

5. Mata kedutan
Kondisi yang disebut dengan blepharospasm ini bisa pula disebabkan oleh stres.

Solusi:

Tutuplah mata dan bayangkan tempat terindah yang pernah kamu kunjungi. Kurangi pula pekerjaan yang terlalu banyak menggunakan otot mata, seperti menatap komputer berjam-jam. Jika memang harus menatap komputer berjam-jam, maka cobalah untuk melihat ke luar ruangan ke titik yang amat jauh. Lakukan hal ini setiap 20 menit sekali.

6. Kutikula terlepas
Kuku rapuh dan kutikula yang terlepas? Kondisi ini bisa jadi disebabkan oleh kegugupan yang berakar dari stres. Kebiasaan yang timbul akibat kegugupan, misal, menggigit kuku adalah sebuah cara untuk menyalurkan rasa gugup tersebut.

Solusi:

Jika kamu biasa “menyalurkan” stres pada tangan dan kuku, cobalah untuk mengalihkan kebiasaan tersebut dengan hal lain, misal, membeli bola remas untuk pengalih stres.

7. Gigi berlubang
Ya, gigi berlubang memang utamanya disebabkan oleh kurang baiknya kebersihan mulut. Namun, stres pun ternyata juga bisa menjadi penyebab, khususnya saat kamu mengertakkan gigi (istilah medisnya bruxism) pada malam hari. Kebiasaan ini bisa mengikis gigi yang berakhir pada gigi berlubang.

Solusi:

Lampiaskanlah stres pada hal lain, misal, menuliskan penyebab stres itu sendiri. Jika sudah terlalu parah dan sulit dicegah, maka kunjungi dokter gigi, sampaikan keluhan, dan mintalah pelindung gigi saat tidur.

8. Ruam kulit
Para ahli tak mengetahui secara pasti. Namun, stres bisa menimbulkan ruam-ruam kemerahan pada kulit seseorang, khususnya pada bagian perut, punggung, lengan, dan wajah.

Solusi:

Melatih pernapasan untuk meredakan ketegangan akibat stres pun bisa dicoba.

9. Mual
Stres bisa membuat rasa tidak nyaman pada bagian perut dan pencernaan.

Solusi:

Salah satu cara untuk mengurangi rasa mual karena khawatir berlebihan terhadap sesuatu adalah dengan mengalirkan air hangat pada ujung-ujung jari. Konon cara ini efektif mengurangi tekanan atau stres. (VW)

SHARE

Warning: A non-numeric value encountered in /srv/users/serverpilot/apps/gulalivesco/public/wp-content/themes/Newspaper/includes/wp_booster/td_block.php on line 352

LEAVE A REPLY