6 Cara Mengajarkan Anak Tentang Uang Sejak Usia Dini

nakita.gird.id

Gulalives.co – Mengajarkan anak tentang uang sejak usia dini merupakan salah satu tindakan yang tepat. Pada usia sekolah dasar adalah waktu yang paling pas untuk mengajarkan pada anak tentang cara mengelola keuangan dengan tujuan untuk menumbuhkan rasa tanggung jawab pada anak dalam hal mengelola dan menggunakan uang.

Maka anak akan terhindar dari sikap kebiasaan pemborosan dan akan tumbuh lebih terorganisir dalam hal menggunakan uang. Dalam hal ini kunci utama yang harus Anda tanamkan dalam diri anak adalah konsep menghargai uang. Berikut cara mengajarkan anak tentang uang.

Mengenalkan Uang Melalui Permainan

Image result for bermain monopoli bersama anak
nakita.gird.id

Anda bisa mengajarkan anak tentang uang melalui sebuah permainan. Misalnya saja permainan monopoli, dalam permainan ini Anda bisa mengenalkan fungsi uang kepada anak-anak.

Khususnya dalam kegiatan berbelanja atau berinvestasi, serta mengajarkan tentang berhemat dan menentukan prioritas kepentingan yang harus didahulukan dalam mengeluarkan uang.

Kenalkan Uang Melalui Kegiatan Berbelanja

Related image
Maxmanroe.com

Mengajarkan anak tentang uang bisa dilakukan dengan mengajaknya berbelanja ke mall atau minimarket. Namun sebelum melakukan kegiatan berbelanja, pastikan dulu anak-anak telah membuat daftar barang yang ingin ia beli.

Kemudian, tunjukkan pada mereka bahwa budget yang Anda miliki dan tekankan bahwa kita akan berbelanja sesuai dengan budget serta catatan belanja. Mintalah bantuan kepada anak untuk mencari daftar belanjaan.

Tidak perlu takut atau ragu meskipun mereka masih kecil. Justru dengan memberikan kepercayaan kepada anak-anak, mereka akan bersemangat dalam menjalankan tugas dari kita.

Ketika anak meminta barang yang diinginkan, ingatkan pada komitmen sebelum berangkat belanja. Bahwa kita hanya membeli barang sesuai dengan daftar belanjaan. Selanjutnya, ajari mereka bagaimana caranya melakukan transaksi di kasir.

Beri Anak Uang Saku

Related image
jambi.tribunnews.com

Anda dapat mulai memberikan jatah uang saku pada anak, uang saku yang Anda berikan untuk sepanjang hari sehingga apabila uang sakunya habis dan meminta lagi pada hari yang sama sebaiknya tidak diberikan.

Sehingga anak dapat mengatur pengeluarannya. Tentu saja Anda harus memperingatinya agar uang saku yang telah diberikan dapat memenuhi kebutuhan seharinya, ajarkan pula untuk menyisihkan uang sakunya untuk menabung.

Ajarkan untuk Menabung

Image result for Ajarkan untuk Menabung
idntimes.com

Anak kecil umumnya tidak tahu bahwa dengan menabung uangnya akan menjadi berlipat ganda. Biasanya, anak menabung dengan tujuan tertentu, yaitu membeli barang yang diinginkannya.

Tapi bagaimana cara mendorong mereka agar terus menabung tanpa terus membelanjakannya? Salah satu cara yang dapat Anda ajarkan adalah dengan memberi celengan yang memungkinkan mereka merasakan pencapaiannya secara visual.

Misalnya, dengan celengan transparan yang akan dengan jelas menunjukkan seberapa banyak uang yang telah ditabung. Mereka akan melihat bagaimana uangnya tumbuh sehingga tidak akan mudah tergoda untuk membelanjakannya.

Anda juga bisa memberinya insentif atau reward seperti layaknya bunga bank. Anda dapat memberi insentif berupa tambahan uang setiap kali ia menabung dengan jumlah tertentu. Berikan insentif sesuai dengan uang yang ia tabung, sehingga ia akan lebih semangat untuk menabung dalam jumlah yang banyak.

Mengajak Anak ke Bank untuk Menabung

Image result for Mengajak Anak ke Bank
infoperbankan.com

Untuk anak usia dini, sepertinya mereka belum perlu dibuatkan rekening pribadi di bank. Namun, Anda tetap disarankan untuk mengenalkan mereka pada instansi keuangan ini. Apa pengertian dari bank, fungsinya, produk-produk di bank dan siapa saja yang membutuhkan bank.

Bagi Anda yang memiliki rekening di bank, tidak ada salahnya untuk mengajak mereka masuk guna merasakan atmosfer bank dan mengajarkan bagaimana caranya menyisihkan uang saku untuk masa depan. Salah satu fungsi utama uang adalah investasi.

Dan menabung adalah salah satu bentuk investasi paling mudah yang bisa Anda ajarkan kepada anak-anak. Jelaskan pada mereka bahwa menabung itu bermanfaat bagi masa depan dan digunakan untuk tujuan jangka panjang, seperti kuliah, menikah atau untuk kebutuhan mendesak.

Mengajarkan Anak untuk Berbagi

Related image
prelo.co.id

Anda dapat mengajarkan tentang uang sekaligus mendiskusikan tentang berbagi pada orang yang membutuhkan. Bantuan uang dimasukkan ke dalam perspektif dengan menunjukkan bahwa ada banyak hal lain seperti dengan adanya cinta keluarga dan sesama umat manusia yang penting.

Dengan demikian anak Anda akan lebih bijak dalam menggunakan uang untuk tabungan, berbagi sesama dan juga untuk kebutuhannya sehingga anak dapat memahami fungsi dari uang, tidak hanya sekedar untuk membeli keinginanya saja.

Baca Juga: Cara Asyik Mengajarkan Sikap Berbagi pada Anak

Jangan pernah beranggapan bahwa uang adalah urusan orang dewasa saja. Penting bagi para orang tua untuk mempersiapkan masa dewasa dan masa depan anak dengan mengajarkannya konsep-konsep dasar keuangan.

Pendidikan ini akan sangat bermanfaat di saat ia mulai menginjak dunia bisnis atau pekerjaan setelah lulus kuliah nanti. Didik dan biasakanlah dari sekarang agar membentuk kebiasaan keuangan yang baik.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here